- Fokus Program: Optimalisasi operasional Bank Sampah melalui program Lingkar RW Beken dan Kampung Keren.
- Nilai Bantuan: Dana hibah dikucurkan sebesar Rp 100 juta untuk setiap RW di wilayah Kota Bekasi.
- Instruksi Kepala Daerah: Wali Kota Bekasi secara tegas meminta seluruh Lurah turun tangan memantau dan mendampingi pengurus RW.
- Target DLH: Dinas Lingkungan Hidup menargetkan lebih dari 1.000 Bank Sampah beroperasi secara mandiri dan aktif tahun ini.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menginstruksikan seluruh Lurah di lingkungan Pemkot Bekasi untuk secara serius mengawal dan memaksimalkan kinerja Bank Sampah di wilayahnya masing-masing.
Instruksi ini merespons temuan belum optimalnya pemanfaatan dana hibah Rp 100 juta per RW, yang sedianya diarahkan pada program lingkungan berbasis pengelolaan sampah.
Langkah ini selaras dengan rekomendasi DPRD Kota Bekasi yang menekankan agar kucuran dana Lingkar RW Beken difokuskan pada infrastruktur dan operasional bank sampah, demi mencegah pengulangan proyek fisik yang kurang krusial seperti tahun-tahun sebelumnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Mengapa Wali Kota Bekasi Evaluasi Kinerja Bank Sampah di Program RW Beken?
Wali Kota Bekasi mengevaluasi kinerja Bank Sampah lantaran eksekusi program di tingkat kewilayahan dinilai belum masif, meski pemerintah telah menggelontorkan bantuan hibah Rp 100 juta per RW. Pemkot Bekasi memandang peran Lurah sangat vital sebagai pendorong utama kebijakan ini di lapangan.
”Kepada seluruh Bank Sampah yang hari ini kurang lebih 670 yang aktif, buat Pak Lurah Dana Rp 100 Juta salah satunya untuk menggelorakan Bank Sampah,” tegas Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com melalui keterangannya, Jumat (10/07/2026).
Lebih lanjut, Tri Adhianto menyoroti tanggung jawab pemangku wilayah yang memegang mandat langsung dari Kepala Daerah.
“Jadi saya kira kepada pak lurah untuk bisa mengoptimalkan kinerja bank sampah yang ada, walaupun kita sedang membangun,” tambahnya.
Berapa Jumlah Bank Sampah yang Aktif di Kota Bekasi Saat Ini?
Saat ini, terdapat 657 unit Bank Sampah yang tercatat aktif di Kota Bekasi dari total keseluruhan 1.020 RW.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi terus memonitor operasional ratusan Bank Sampah tersebut dalam kerangka Program Kampung Keren.
Kepala DLH Kota Bekasi, Kiswatiningsih, mengungkapkan data perkembangan operasional di lapangan:
- Sebelum peluncuran program Rp 100 juta per RW: Tercatat hanya sekitar 325 Bank Sampah yang aktif.
- Pasca peluncuran (akhir 2025): Pertumbuhan melonjak signifikan mencapai 657 unit.
- Catatan penimbangan (akhir 2025): Sekitar 602 Bank Sampah sudah mulai aktif menimbang sampah secara rutin.
Kendati demikian, laporan terbaru dari Bank Sampah Induk Patriot (BSIP) Kota Bekasi mencatat masih banyak pengurus RW yang belum mampu mengelola fasilitas tersebut secara mandiri.
Apa Target Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi Tahun Ini?
Pada tahun ini, DLH Kota Bekasi mematok target tinggi agar lebih dari 1.000 Bank Sampah dapat bergerak mandiri dan beroperasi secara penuh.
Untuk mengejar target tersebut, DLH akan memfokuskan pendampingan dan pemantauan rutin terhadap sisa 400 Bank Sampah yang masih pasif.
Berbagai kendala di lapangan cukup dinamis, mulai dari penyesuaian regulasi Pemkot Bekasi hingga nihilnya lahan penampungan di tingkat RW.
DLH akan melakukan evaluasi bertahap untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
”Terpenting kemarin itu mereka sudah mempunyai SK Kepengurusannya terlebih dahulu. Nanti secara bertahap kami lakukan pendampingan dan monitoring secara berkala biar bergerak seperti apa, aktif itu seperti apa, penimbangan kapan, kemudian hasil bank sampahnya dijual ke mana dan lain sebagainya,” jelas Kiswatiningsih.
Pemkot Bekasi berharap intervensi aktif dari aparatur kelurahan mampu mempercepat kemandirian pengelolaan sampah berbasis masyarakat secara masif dan terstruktur.
Solusi hulu ini diharapkan dapat secara efektif memangkas beban volume sampah di Kota Bekasi.
Bagaimana efektivitas Bank Sampah di lingkungan RW Anda? Mari berdiskusi di kolom komentar, dan bagikan artikel ini agar masyarakat semakin peduli pada lingkungan. Baca terus berita terkini seputar pembangunan dan tata kota hanya di RakyatBekasi.Com.
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







