- Pendaftaran SPMB Tahap 2 di Kota Bekasi resmi ditutup pada 8 Juli 2026, Disdik kini fokus pada tahap sinkronisasi data final calon peserta didik.
- Meski persaingan ketat, sejumlah sekolah seperti SMP Negeri 31, SMP Negeri 43, dan SMP Negeri 58 justru kekurangan pendaftar dan kuotanya belum terpenuhi.
- Sebanyak 7.000 calon siswa yang tidak lolos di SPMB Tahap 1 otomatis diikutsertakan untuk bersaing memperebutkan sisa kuota di Tahap 2.
- Total daya tampung SMP Negeri se-Kota Bekasi mencapai 18.957 siswa, untuk menampung lebih dari 34 ribu lulusan SD tahun ini.
Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi resmi menutup rangkaian pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026 setelah berakhirnya Tahap 2 pada 8 Juli lalu.
Saat ini, Pemkot Bekasi melalui Disdik tengah mengebut proses sinkronisasi data guna menentukan hasil akhir siswa yang diterima di jenjang SD dan SMP Negeri.
Ironisnya, di tengah tingginya antusiasme warga, sejumlah SMP Negeri justru dilaporkan masih kekurangan siswa karena sepi peminat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapan Hasil Final SPMB Kota Bekasi 2026 Diumumkan?
Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi saat ini masih merekapitulasi data pendaftar secara menyeluruh. Proses pencocokan data ini menjadi penentu sebelum Disdik mengumumkan kuota final penerimaan siswa baru secara serentak.
”Saat ini kami sedang melakukan sinkronisasi data. Baik, dari pendaftaran dari Tahap 1 maupun Tahap 2 untuk mengetahui secara pasti berkaitan dengan jumlah anak yang diterima di sekolah SD dan SMP Negeri di Kota Bekasi,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Kota Bekasi, Chondro Wibhowo kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Minggu (12/07/2026).
Chondro menjelaskan, proses sinkronisasi ini mencakup kalkulasi peserta yang telah dinyatakan lolos di Tahap 1 pada 29 Juni hingga 1 Juli lalu, dengan peserta pendaftaran Tahap 2.
Langkah ini krusial untuk memastikan tidak ada kekeliruan sistem pada daya tampung riil di masing-masing sekolah negeri.
Mengapa Sejumlah SMP Negeri di Kota Bekasi Sepi Peminat?
Menariknya, meskipun secara makro daya tampung SMP Negeri di Kota Bekasi telah terpenuhi oleh puluhan ribu pendaftar, masih ada anomali di lapangan. Disdik mencatat ada sejumlah sekolah yang kapasitas bangkunya masih kosong dan belum terserap maksimal.
Kekosongan ini mayoritas terjadi di SMP Negeri 31, SMP Negeri 43, dan SMP Negeri 58. Plt Kepala Disdik menilai fenomena ini lebih disebabkan oleh kurangnya minat masyarakat mendaftar ke sekolah-sekolah tersebut dibandingkan sekolah unggulan lainnya.
”Yang dimana belum terpenuhi sepenuhnya secara kuota siswa SMP Negeri. Lantaran, sepi peminat bagi para orang tua calon peserta didik yang melakukan proses pendaftaran di beberapa sekolah yang dimaksud,” sambungnya.
Bagaimana Nasib 7.000 Calon Siswa yang Gagal di Tahap 1?
Sebelumnya, pada pendaftaran SPMB Tahap 1, Disdik mencatat ada sekitar 17 ribu pendaftar. Dari jumlah tersebut, 10 ribu siswa dinyatakan lulus seleksi melalui Jalur Prestasi (Akademik/Non Akademik), Afirmasi, dan Mutasi.
Lalu bagaimana dengan 7.000 calon siswa yang tersisih? Chondro memastikan para siswa ini tidak perlu khawatir karena sistem langsung memberikan kesempatan kedua.
”Karena dari Tahap Satu kemarin ada siswa yang tidak sepenuhnya tertampung dan bagi yang sisa itu otomatis beralih ke kuota Tahap Dua,” katanya.
Berapa Rincian Daya Tampung SMP Negeri Kota Bekasi 2026?
Untuk menjamin transparansi, Pemkot Bekasi merilis angka demografi kelulusan dan kapasitas daya tampung pada SPMB tahun 2026.
Berikut adalah rincian data statistiknya:
- Total Lulusan SD (Negeri & Swasta): 34.893 siswa (Laki-laki: 17.992, Perempuan: 16.971).
- Daya Tampung SMP Negeri: 18.957 siswa (terbagi dalam 449 Rombongan Belajar/Rombel).
- Daya Tampung SMP Swasta: 15.936 siswa (terbagi dalam 498 Rombongan Belajar/Rombel).
Distribusi Kuota Jenjang SMP:
- Jalur Domisili: 45%
- Jalur Afirmasi: 25%
- Jalur Prestasi: 25%
- Jalur Mutasi: 5%
Distribusi Kuota Jenjang SD:
- Jalur Domisili: 83%
- Jalur Afirmasi: 15%
- Jalur Mutasi: 2%
Proses pendaftaran ini seluruhnya terintegrasi secara digital melalui laman resmi spmb.bekasikota.go.id, yang sebelumnya juga diawali dengan fase Pra-Pendaftaran pada 18 Mei hingga 19 Juni 2026 yang diikuti oleh 50 ribu akun calon peserta didik.
Masyarakat Kota Bekasi kini diimbau untuk memantau situs resmi secara berkala guna menunggu hasil pengumuman final.
Jangan lupa sebarkan informasi ini kepada orang tua murid lain yang sedang menantikan hasil seleksi SPMB 2026, dan ikuti terus rakyatbekasi.com untuk kabar terbaru seputar kebijakan publik Pemkot Bekasi!
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







