- Pemkot Bekasi melalui Disdagperin menyelenggarakan Operasi Pasar Murah Mandiri secara bergiliran di 12 kecamatan.
- Program stabilitas harga ini berlangsung mulai tanggal 10 hingga 27 Juli 2026.
- Bertujuan menekan laju inflasi daerah dan menjaga daya beli warga dari lonjakan harga sembako.
- Menggandeng Perum Bulog, distributor besar, hingga agen kebutuhan pokok lokal untuk menjamin stok.
Di tengah ancaman fluktuasi harga kebutuhan pokok, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) mengambil langkah strategis.
Pemkot Bekasi secara resmi menggelar Operasi Pasar Murah Mandiri yang menyasar warga di 12 kecamatan, mencakup kawasan padat seperti Medansatria, Jatisampurna, Bantargebang, dan Rawalumbu.
Langkah responsif ini dieksekusi guna menekan laju inflasi daerah sekaligus mengamankan daya beli masyarakat yang rentan terhadap lonjakan harga pangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapan dan Di Mana Pasar Murah Pemkot Bekasi Digelar?
Operasi Pasar Murah Mandiri ini diselenggarakan secara estafet mulai tanggal 10 hingga 27 Juli 2026. Pelaksanaannya dipastikan menyasar seluruh wilayah di Kota Bekasi agar warga mendapatkan akses pemerataan pangan bersubsidi.
”Operasi Pasar Murah Mandiri ini akan dilaksanakan mulai tanggal 10 sampai 27 Juli 2026 secara bergilir di 12 kecamatan. Tujuannya untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, mengendalikan inflasi, dan membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau,” kata Analis Perdagangan Disdagperin Kota Bekasi, Eko Wijatmiko, kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Minggu (12/07/2026).
Siapa Saja Pihak yang Terlibat dalam Operasi Pasar Murah Ini?
Guna memastikan ketersediaan pasokan komoditas, Pemkot Bekasi tidak bergerak sendiri. Disdagperin berkolaborasi dengan sejumlah pemangku kepentingan strategis di rantai pasok pangan.
Kerja sama lintas sektoral ini mencakup:
- Perum Bulog sebagai penyedia beras dan komoditas utama.
- Distributor bahan pangan berskala besar.
- Pelaku ritel modern di wilayah Bekasi.
- Agen-agen penyedia kebutuhan pokok lokal.
”Dengan melalui kegiatan itu kami turut berkolaborasi bersama Bulog, Distributor, Ritel dan Agen dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok sekaligus menjaga harga tetap terjangkau bagi masyarakat,” tambahnya.
Mengapa Pasar Murah Penting untuk Mengendalikan Inflasi Daerah?
Program ini bukan sekadar ajang diskon sembako, melainkan instrumen vital untuk menjaga keseimbangan antara pasokan dan permintaan di tingkat akar rumput.
Saat rantai pasokan pangan aman dan harganya terjangkau, potensi kelangkaan yang sering memicu inflasi dapat ditekan sedini mungkin.
Pelaksanaan pasar murah menjadi tameng ekonomi pemerintah daerah dalam mengantisipasi lonjakan harga barang pokok.
Kegiatan ini diharapkan mampu mempertahankan stabilitas roda ekonomi warga Kota Bekasi, yang memang menjadi salah satu target utama pemerintahan sepanjang tahun 2026.
Disdagperin Kota Bekasi mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk proaktif memanfaatkan program ini sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan di masing-masing kelurahan atau kecamatan.
Jangan lewatkan kesempatan mendapatkan sembako murah! Bagikan informasi jadwal Operasi Pasar Murah Mandiri ini ke grup warga atau RT/RW Anda, dan terus pantau berita terbaru seputar kebijakan publik Pemkot Bekasi hanya di RakyatBekasi.Com.
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







