Tumpukan Sampah di Terminal Bekasi Picu Bau Busuk, DLH Janji Angkut Hari Ini

- Jurnalis

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tumpukan sampah liar yang didominasi limbah organik pasar berserakan memakan bahu jalan di depan pintu keluar Terminal Induk Bekasi, Jalan Ir. H. Juanda, Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Rabu (22/07/2026). Keberadaan sampah ini dikeluhkan warga akibat bau menyengat. (Foto: RakyatBekasi.Com)

Tumpukan sampah liar yang didominasi limbah organik pasar berserakan memakan bahu jalan di depan pintu keluar Terminal Induk Bekasi, Jalan Ir. H. Juanda, Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Rabu (22/07/2026). Keberadaan sampah ini dikeluhkan warga akibat bau menyengat. (Foto: RakyatBekasi.Com)

  • Lokasi: Pintu keluar Terminal Induk Bekasi dan Pasar Baru Bekasi (Jl. Ir. H. Juanda, Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur).
  • Kondisi: Tumpukan sampah liar menumpuk selama satu hingga dua pekan tanpa penanganan, memicu bau busuk yang dikeluhkan warga.
  • Tindakan: Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi memastikan armada pengangkut akan membersihkan tumpukan limbah tersebut keesokan harinya.

Tumpukan sampah liar yang menggunung di depan pintu keluar Terminal Induk Bekasi, Jalan Ir. H. Juanda, Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, memicu keluhan warga dan pengguna jalan.

Limbah yang didominasi oleh sisa material organik dari kawasan Pasar Baru Bekasi tersebut dibiarkan tanpa penanganan selama lebih dari sepekan hingga menimbulkan bau busuk menyengat.

Menanggapi keluhan publik ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi berjanji akan segera mengangkut tumpukan sampah tersebut agar kenyamanan jalan protokol kembali pulih.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Evaluasi Kinerja DLH Kota Bekasi dalam Pengelolaan Sampah Pasar

​Mengapa Sampah di Pasar Baru Bekasi Dibiarkan Menumpuk?

​Keberadaan sampah liar di kawasan tersebut dibiarkan tanpa pengangkutan rutin dari pihak berwenang selama kurang lebih satu hingga dua pekan terakhir.

Kondisi ini membuat para pedagang dan masyarakat yang melintas merasa sangat terganggu, terutama karena rembesan air limbah yang berbau tajam dan merusak estetika lingkungan kota.

​”Sebenarnya mengganggu karena bau airnya kemana-mana. Kurang lebih, udah seminggu, sampahnya belum terangkut. Karena baunya ini engga sedap,” kata Harun (63) kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di lokasi, Rabu (22/07/2026).

​Apa Dampak Tumpukan Sampah bagi Warga Duren Jaya?

​Dampak utama dari kelalaian pengangkutan ini adalah timbulnya polusi udara berupa bau tidak sedap dan pencemaran titik pejalan kaki dari rembesan limbah organik.

Warga dan pedagang berharap agar kebersihan lingkungan di jalan protokol tersebut sejalan dengan upaya Pemkot Bekasi dan visi Wali Kota Bekasi dalam menjaga tata ruang dan estetika fasilitas umum yang baru saja diperbaiki.

​”Pagi-pagi dibersihkan bisanya. Ya harapannya semoga cepat ditangani, supaya bersih lah enak, jalan sudah dirapihkan,” harapnya.

​Kapan DLH Kota Bekasi Mengangkut Sampah Tersebut?

​Pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi memastikan proses evakuasi dan pengangkutan tumpukan limbah liar tersebut akan dieksekusi pada keesokan harinya tanpa ada hambatan operasional.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kebersihan Jalur Protokol pada DLH Kota Bekasi, Irwan Sukirno, menegaskan komitmen jajarannya untuk segera menyelesaikan persoalan sampah di area publik tersebut.

​”Tidak ada kendala sih, rencana besok segera kita angkut. Nanti akan segera kita angkut,” pungkasnya.

Kondisi infrastruktur jalan yang sudah rapi di Kota Bekasi semestinya diimbangi dengan manajemen pengelolaan persampahan yang responsif dan konsisten.

Ikuti terus update berita terbaru mengenai pelayanan publik dan kebijakan Pemkot Bekasi hanya di RakyatBekasi.Com. Bagikan artikel ini untuk terus mengawal kinerja dinas terkait, dan sampaikan keluhan lingkungan di wilayah Anda melalui kolom komentar!


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Waspada Abu Vulkanik Anak Krakatau! Pemkot Bekasi Siapkan Opsi PJJ untuk Sekolah
Waspada! Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Bekasi, Ini Instruksi Wali Kota Bekasi
Bekasi Hujan Abu Anak Krakatau, Wali Kota Tri Adhianto Desak Proteksi Ekstrem untuk Anak dan Lansia
Kerap Makan Korban, Dedi Mulyadi Janjikan Perbaikan Total Jalan Raya Narogong Lewat APBD Perubahan
UM Indonesia Gelar Sport and Health Festival: Wujud Nyata Dukung Pemkot Bekasi Capai Target Sport City 2030
Abu Vulkanik Krakatau Ancam Kualitas Udara Kota Bekasi, DLH Keluarkan Status Sedang dan Imbau Warga Waspada
Ancaman ISPA Mengintai, Dinkes Kota Bekasi Terbitkan Peringatan Waspada Kualitas Udara Imbas Erupsi Anak Krakatau
Waspada! Abu Vulkanik Anak Krakatau Mulai Selimuti Bekasi, BPBD Tingkatkan Pemantauan
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 01:48 WIB

Waspada Abu Vulkanik Anak Krakatau! Pemkot Bekasi Siapkan Opsi PJJ untuk Sekolah

Minggu, 6 September 2026 - 19:05 WIB

Waspada! Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Bekasi, Ini Instruksi Wali Kota Bekasi

Minggu, 6 September 2026 - 18:44 WIB

Bekasi Hujan Abu Anak Krakatau, Wali Kota Tri Adhianto Desak Proteksi Ekstrem untuk Anak dan Lansia

Minggu, 6 September 2026 - 18:22 WIB

Kerap Makan Korban, Dedi Mulyadi Janjikan Perbaikan Total Jalan Raya Narogong Lewat APBD Perubahan

Minggu, 6 September 2026 - 14:49 WIB

Abu Vulkanik Krakatau Ancam Kualitas Udara Kota Bekasi, DLH Keluarkan Status Sedang dan Imbau Warga Waspada

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x