Layanan Tirta Patriot Belum Pulih! BPBD Kota Bekasi Atasi Krisis Air

- Jurnalis

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas BPBD Kota Bekasi menyalurkan bantuan air bersih langsung dari mobil tangki ke wadah penampungan milik warga di Jalan Gunung Salak, Perumahan Duren Jaya yang terdampak gangguan pasokan air bersih, Kamis (06/08/2026).

Petugas BPBD Kota Bekasi menyalurkan bantuan air bersih langsung dari mobil tangki ke wadah penampungan milik warga di Jalan Gunung Salak, Perumahan Duren Jaya yang terdampak gangguan pasokan air bersih, Kamis (06/08/2026).

  • BPBD Kota Bekasi beserta instansi lintas sektoral menyalurkan pasokan air bersih menyusul lumpuhnya layanan Perumda Tirta Patriot akibat pencemaran Kali Bekasi.
  • Sebanyak 13 armada tangki gabungan dari berbagai instansi dikerahkan ke titik-titik krisis di wilayah Kota Bekasi.
  • Kawasan Margahayu dan Duren Jaya (Kecamatan Bekasi Timur) serta Harapan Baru dan Teluk Pucung (Kecamatan Bekasi Utara) menjadi area dengan tingkat permintaan bantuan tertinggi.
  • Status siaga distribusi air bersih akan terus dipertahankan oleh Pemkot Bekasi hingga bulan September 2026.

​Warga Kota Bekasi kini tengah dihadapkan pada krisis ketersediaan air bersih menyusul lumpuhnya pelayanan dari Perumda Tirta Patriot.

Merespons kondisi darurat pelayanan publik tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi langsung bermanuver cepat mendistribusikan pasokan air bersih ke sejumlah wilayah terdampak.

Bencana krisis air ini dipicu oleh pencemaran limbah yang parah di aliran Kali Bekasi, membuat kualitas air baku menurun drastis dan tak layak olah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Langkah Taktis BPBD Kota Bekasi Atasi Krisis Air Bersih

​Mengapa Layanan Air Perumda Tirta Patriot Terhenti Total?

​Terhentinya aliran air bersih secara menyeluruh diakibatkan oleh lumpuhnya Instalasi Pengolahan Air (IPA) Teluk Buyung serta adanya insiden pecah pipa jaringan.

​”Hari ini saja sudah mencapai tiga hingga empat rit perjalanan distribusi air bersih. Untuk operasionalnya, BPBD menggunakan dua unit mobil tangki,” kata ​Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kota Bekasi, Wiratma Puspita kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Kamis (06/08/2026).

Wiratma pun memaparkan bahwa instalasi utama yang memasok air ke wilayah utara terpaksa berhenti beroperasi akibat kondisi air baku yang tercemar berat.

​”Yang terganggu sebenarnya IPA Teluk Buyung yang memasok kebutuhan air wilayah utara. Pasokan tersebut sangat bergantung pada kondisi air Kali Bekasi, sehingga kami terus bersiaga memantau perkembangan situasi,” katanya.

​Lebih parah lagi, kata dia, persoalan distribusi ini kian merembet ke wilayah lain akibat kegagalan infrastruktur jaringan pipa.

​”Ternyata masalahnya bertambah dengan adanya pipa pecah kemarin di Jalan Hasibuan. Dampaknya, wilayah Bekasi Timur juga ikut terdampak sehingga banyak permintaan bantuan air bersih yang masuk hari ini,” ungkapnya.

​Berapa Armada yang Dikerahkan Pemkot Bekasi?

​Dalam menanggulangi skala krisis ini, Pemkot Bekasi tidak mengandalkan satu instansi saja, melainkan mengerahkan belasan armada tangki hasil kolaborasi lintas sektoral.

​Bantuan armada secara masif didukung oleh Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi, Perumda Tirta Patriot, hingga pergerakan elemen relawan.

​”BPBD mengerahkan dua mobil, DBMSDA tiga mobil, relawan satu mobil, Damkar tiga mobil, dan dari PDAM sendiri ada empat mobil. Jadi penyaluran dilakukan secara bersama-sama agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” katanya.

​Wilayah Mana Saja yang Paling Membutuhkan Bantuan Air?

​Permintaan pasokan distribusi air bersih tercatat melonjak drastis, dengan titik laporan terbanyak terpusat di kawasan Kecamatan Bekasi Timur dan wilayah utara Kota Bekasi.

​”Untuk kemarin dan hari ini, permintaan cukup banyak datang dari wilayah Bekasi Timur, terutama di kawasan Margahayu dan Duren Jaya,” ujarnya.

​Sementara itu, krisis serupa juga menjerat ribuan warga di utara Kota Bekasi imbas matinya produksi IPA Teluk Buyung.

​”Benar, kemarin permintaan distribusi air bersih cukup banyak dari wilayah Harapan Baru dan Teluk Pucung,” katanya.

​Sampai Kapan Distribusi Air Bersih Ini Berlangsung?

​Meski debit dan warna air Kali Bekasi perlahan menunjukkan perubahan dari hitam pekat menjadi kecokelatan, BPBD Kota Bekasi memastikan status siaga darurat akan terus berlanjut.

​”Kami akan tetap bersiaga hingga bulan September. Jadi apabila masih ada kebutuhan distribusi air bersih dari masyarakat, kami siap membantu bersama instansi terkait,” imbuhnya.

​Ia juga menegaskan kepada publik bahwa terhentinya suplai air ini murni sebuah kelalaian teknis dan degradasi lingkungan, bukan fenomena alamiah.

​”Tidak, sampai saat ini belum ada laporan terkait kekurangan air akibat cuaca panas. Distribusi yang kami lakukan merupakan respons terhadap gangguan layanan akibat kondisi air baku dan persoalan teknis jaringan distribusi,” pungkasnya.

​Pemkot Bekasi terus mengupayakan perbaikan jaringan infrastruktur dan pemulihan kualitas layanan Perumda Tirta Patriot.

Warga yang membutuhkan suplai darurat diimbau untuk segera berkoordinasi dengan pengurus RT/RW setempat agar diteruskan ke posko BPBD.

​Baca terus perkembangan terbaru mengenai pelayanan publik dan kebijakan Pemkot Bekasi. Jangan lupa bagikan artikel ini dan ikuti Saluran WhatsApp RakyatBekasi agar selalu update dengan berita terkini!


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Bullying! Disdik Kota Bekasi Ungkap Fakta Kasus Perkelahian Siswa Alexandria Boarding School
Kemarau Panjang, Harga Cabai Rawit Merah di Kota Bekasi Menggila Nyaris Tembus Rp100 Ribu
Viral Kasus Boarding School Rawalumbu, Disdik Kota Bekasi Bantah Perundungan dan Sebut Hanya Perkelahian Siswa
Darurat Mafia Tanah! Kasus Kayuringin dan Jatiasih Tampar Integritas BPN Kota Bekasi
Tekan Angka Stunting di Kabupaten Bekasi, Alfamidi Salurkan 12.000 Telur untuk Puluhan Balita
Babak Baru Penganiayaan Siswa Boarding School Rawalumbu: Polisi Cek TKP, Pemkot Bekasi Janji Investigasi Paralel
Dikritik DPRD Soal Minim Fasilitas RW, Wali Kota Bekasi: Yang Penting Dengar Keluhan Warga, Bukan Seremonial
Viral Penganiayaan Siswa di Boarding School Rawalumbu, Disdik Kota Bekasi Gelar Investigasi Paralel dengan Polisi
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 15:55 WIB

Bukan Bullying! Disdik Kota Bekasi Ungkap Fakta Kasus Perkelahian Siswa Alexandria Boarding School

Selasa, 29 September 2026 - 12:20 WIB

Kemarau Panjang, Harga Cabai Rawit Merah di Kota Bekasi Menggila Nyaris Tembus Rp100 Ribu

Selasa, 29 September 2026 - 10:20 WIB

Viral Kasus Boarding School Rawalumbu, Disdik Kota Bekasi Bantah Perundungan dan Sebut Hanya Perkelahian Siswa

Selasa, 29 September 2026 - 09:06 WIB

Darurat Mafia Tanah! Kasus Kayuringin dan Jatiasih Tampar Integritas BPN Kota Bekasi

Selasa, 29 September 2026 - 08:45 WIB

Tekan Angka Stunting di Kabupaten Bekasi, Alfamidi Salurkan 12.000 Telur untuk Puluhan Balita

Berita Terbaru

Ilustrasi.

Politik

Tensi Memanas! Kader Muda Desak Regenerasi Golkar Kota Bekasi

Selasa, 29 Sep 2026 - 13:35 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x