Jangan Cuma Jadi Penonton! DPRD Kota Bekasi Desak Pemuda Bangkit Kawal Revolusi Prabowo

- Jurnalis

Kamis, 3 September 2026 - 21:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Fraksi Gerindra Demokrat DPRD Kota Bekasi, Misbahudin, S.E.

Ketua Fraksi Gerindra Demokrat DPRD Kota Bekasi, Misbahudin, S.E.

  • ​Ketua Fraksi Gerindra Demokrat DPRD Kota Bekasi, Misbahudin, mengajak pemuda proaktif mengawal program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
  • ​Organisasi kepemudaan seperti Karang Taruna dan KNPI di Kota Bekasi ditargetkan menjadi pelopor pemberantasan korupsi sejak dini.
  • ​Pemerintah pusat menargetkan revolusi di berbagai sektor strategis guna memperkuat fondasi dasar menuju Indonesia Emas 2045.
  • ​Pemuda dituntut memiliki nalar kritis dan tidak hanya menjadi penonton dalam menyikapi agenda perubahan nasional.

GENERASI MUDA DI KOTA BEKASI dituntut mengambil peran aktif dalam mengawal program prioritas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Ketua Fraksi Gerindra Demokrat DPRD Kota Bekasi, Misbahudin, menegaskan bahwa pemuda tidak boleh sekadar menjadi penonton di tengah revolusi birokrasi dan agenda pemberantasan korupsi yang saat ini tengah digencarkan pemerintah pusat.

Keterlibatan aktif kelompok muda dinilai sangat krusial untuk memastikan arah pembangunan selaras dan tepat sasaran menuju visi Indonesia Emas 2045.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Peran Strategis Pemuda dan DPRD Kota Bekasi

​”Presiden Prabowo saat ini sedang melakukan revolusi di berbagai sektor, termasuk dalam pemberantasan korupsi. Saya berharap pemuda, khususnya di Kota Bekasi lewat organisasi kepemudaan seperti karang taruna, knpi dan organisasi pemuda lainnya mendukung gerakan ini,” kata Misbahudin kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Kamis (03/09/2026).

​Pemerintahan saat ini telah menjalankan berbagai program prioritas terukur yang langsung diarahkan untuk membenahi sejumlah sektor strategis kenegaraan.

Perubahan tersebut diyakini menjadi bagian dari sebuah revolusi struktural di berbagai lini kehidupan masyarakat.

​Mengapa Pemuda Harus Terlibat Aktif Mengawal Program Pemerintah?

​Pemuda wajib terlibat aktif karena mereka adalah ujung tombak yang memastikan setiap kebijakan pembangunan tidak melenceng dan benar-benar tepat sasaran di lapangan.

Menurut Misbahudin atau yang akrab disapa Bang Misbah, kelompok muda tidak boleh hanya berdiam diri menampung manfaat pembangunan dari negara, tetapi harus tampil sebagai motor penggerak perubahan yang konsisten.

​”Perubahan tersebut harus diarahkan untuk memastikan pembangunan berkelanjutan dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” katanya.

​Banyak program prioritas yang saat ini dikerjakan pemerintah menunjukkan besarnya itikad untuk merombak tata kelola pembangunan nasional agar lebih berpihak kepada rakyat luas.

Namun, manuver tersebut membutuhkan sokongan energi, kreativitas, dan keberanian dari generasi pelopor.

​Dampak Korupsi Terhadap Pembangunan Nasional di Mata Legislatif

​Praktik korupsi berdampak sangat destruktif karena bukan sekadar merampok kas negara, melainkan juga menghentikan laju roda pembangunan serta menghancurkan kepercayaan rakyat.

Bang Misbah menempatkan pemberantasan korupsi ini sebagai tulang punggung dari seluruh agenda pembenahan negara saat ini.

​”Praktik korupsi tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga menghambat pembangunan dan menggerus kepercayaan publik terhadap institusi negara,” paparnya.

​Pemerintahan yang transparan dan bersih merupakan syarat mutlak agar program strategis di wilayah hingga ke akar rumput dapat berjalan efektif tanpa hambatan birokrasi yang korup.

Perang melawan korupsi jelas tidak bisa hanya dibebankan kepada pundak aparat penegak hukum dan institusi formal semata.

​Bagaimana Strategi Pemuda Merespons Dinamika Perubahan Ini?

​Strategi utama merespons perubahan adalah dengan membangun budaya integritas sejak dini dan turun tangan langsung membentuk gerakan kerakyatan yang solid.

Masyarakat luas wajib dilibatkan secara organik untuk menjadi bagian dari benteng pengawasan kebijakan publik di wilayahnya masing-masing.

​”Pemuda harus ikut mengawal. Jangan sampai perubahan yang sedang dilakukan pemerintah hanya menjadi urusan pemerintah. Ini harus menjadi gerakan bersama. Kalau pemuda hanya menjadi penonton, maka perubahan tidak akan menjadi gerakan rakyat,” tuturnya.

​Untuk itu, Misbahudin menegaskan kesiapannya menyuntikkan semangat revolusi ini kepada seluruh elemen kepemudaan di Kota Bekasi.

Ia memacu agar ledakan energi pemuda langsung diarahkan pada penguatan kapasitas pembangunan nasional.

​”Saya mendukung semangat revolusi yang dilakukan Presiden Prabowo,” katanya.

​Berdasarkan tinjauan Bang Misbah, formula karakter yang wajib dimiliki oleh pemuda unggul saat ini meliputi tiga aspek utama:

  • ​Produktif: Mampu menciptakan solusi dan inisiatif baru dalam pembangunan daerah.
  • ​Kritis: Berani menyuarakan kebenaran dan mengevaluasi kebijakan yang dirasa melenceng.
  • ​Konstruktif: Selalu memberikan kritik yang disertai dengan jalan keluar yang rasional.

​Kendati demikian, dukungan penuh kepada pemerintah ini sama sekali tidak bertujuan membungkam suara rakyat.

Sikap kritis harus tetap dirawat secara objektif guna menggaransi setiap kebijakan strategis benar-benar berdampak positif bagi masyarakat luas.

Peran serta seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda dan lembaga legislatif, akan menjadi faktor penentu suksesnya agenda revolusi pemerintahan saat ini.

Pengawalan ketat di akar rumput dipastikan mempersempit celah kebocoran anggaran sehingga target kesejahteraan rakyat lebih cepat tercapai.

​Bagikan informasi ini kepada kolega Anda dan mari bersama-sama kawal pembangunan di wilayah kita! Jangan lupa ikuti terus Saluran WhatsApp RakyatBekasi [follow WhatsApp Channel RakyatBekasi ] agar selalu update dengan berita politik, ekonomi, dan layanan publik tercepat di Kota Bekasi.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPRS Patriot Masih ‘Nebeng’ Sistem BJB, DPRD Desak Wali Kota Bekasi Evaluasi Penambahan OPD untuk Penggajian PPPK
Nilai PKS TPST Bantargebang Anjlok Rp19 Miliar, DPRD Kota Bekasi Pastikan BLT Uang Bau Aman namun Tanpa Subsidi Listrik
Evaluasi 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Fraksi Gerindra DPRD Kota Bekasi Desak Anggaran Tepat Sasaran
Dana Kompensasi TPST Bantargebang Dijanjikan Cair Awal November 2026 Tanpa Pemotongan
Komisi IV Desak Calon Dewan Pendidikan Kota Bekasi 2026–2031 Hadirkan Terobosan Konkret
Wanti-wanti Jangan Ada Titipan Politik, Komisi IV Soroti Ketertutupan Seleksi Dewan Pendidikan Kota Bekasi
Warga Bulak Sentul Tagih Bansos Lansia dan U-Ditch, Nawal Husni Janji Kawal Mati-matian!
Awas SiLPA Membengkak! Serapan APBD Kota Bekasi Baru 58 Persen, DPRD Desak OPD Kejar Target 99 Persen

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:01 WIB

BPRS Patriot Masih ‘Nebeng’ Sistem BJB, DPRD Desak Wali Kota Bekasi Evaluasi Penambahan OPD untuk Penggajian PPPK

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Nilai PKS TPST Bantargebang Anjlok Rp19 Miliar, DPRD Kota Bekasi Pastikan BLT Uang Bau Aman namun Tanpa Subsidi Listrik

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Evaluasi 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Fraksi Gerindra DPRD Kota Bekasi Desak Anggaran Tepat Sasaran

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Dana Kompensasi TPST Bantargebang Dijanjikan Cair Awal November 2026 Tanpa Pemotongan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:29 WIB

Komisi IV Desak Calon Dewan Pendidikan Kota Bekasi 2026–2031 Hadirkan Terobosan Konkret

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x