- Lokasi Proyek: Jalan Mohammad Yamin, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi.
- Tindakan Fokus: Penggalian dan penyambungan saluran air sepanjang kurang lebih 100 meter menggunakan alat berat DBMSDA.
- Target Waktu: Drainase fungsional selesai dalam 7 hari, dilanjutkan pengaspalan pada tahun 2026, dan instalasi U-Ditch permanen pada awal 2027.
DINAS BINA MARGA DAN SUMBER DAYA AIR (DBMSDA) KOTA BEKASI resmi mengebut proyek perbaikan Jalan Mohammad Yamin di Kecamatan Bekasi Timur.
Langkah strategis ini diawali dengan pengerjaan serta penanganan saluran air untuk mengatasi titik genangan yang kerap dikeluhkan warga sekitar.
Penataan drainase ini menjadi syarat mutlak yang harus diselesaikan sebelum tahapan pengaspalan jalan direalisasikan pada tahun 2026 ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Strategi DBMSDA Pemkot Bekasi dalam Perbaikan Jalan Mohammad Yamin
Kepala DBMSDA Kota Bekasi, Idi Sutanto, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengerahkan alat berat secara langsung ke lokasi.
Langkah taktis ini bertujuan untuk menggali dan menata ulang saluran air yang selama ini menjadi biang kerok genangan di kawasan sentral Kecamatan Bekasi Timur tersebut.
“Saluran air sudah kita mulai, kita gali pakai alat kita. Targetnya sekitar seminggu selesai, setelah itu baru kita aspal,” kata Idi Sutanto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com melalui keterangannya, Senin (07/09/2026).
Mengapa Saluran Air di Jalan Mohammad Yamin Sering Mengalami Genangan?
Menjawab pertanyaan dan keluhan masyarakat terkait genangan, masalah utama ternyata terletak pada sistem drainase yang belum terintegrasi dari hulu ke hilir.
Meski infrastruktur air sudah pernah dibangun pada masa lampau, masih terdapat ruang kosong yang memutus aliran air.
“Saluran air Moh Yamin sebenarnya beberapa tahun yang lalu pernah kita bangun, memang kurang sekitar seratus sekian meter yang belum ada salurannya,” ujarnya.
Sebagai langkah tanggap darurat, DBMSDA melakukan penggalian pada titik-titik yang belum tersambung tersebut.
Hal ini memastikan aliran air dapat berfungsi dengan baik dan tidak tumpah ke badan jalan saat hujan turun.
Kapan Pengaspalan dan Pemasangan U-Ditch Permanen Direalisasikan?
Untuk mengembalikan kenyamanan para pengguna jalan, proses pengaspalan akan segera dieksekusi setelah penggalian drainase dinyatakan tuntas.
Pengerjaan aspal ini memanfaatkan persediaan material dan armada operasional milik Pemkot Bekasi secara optimal.
Sementara itu, untuk perbaikan sistem pembuangan air jangka panjang yang lebih kokoh, DBMSDA telah merancang penggunaan beton cetak.
“Di awal tahun kita kerjakan permanen, sekarang kita gali yang penting fungsional dulu,” tambahnya.
Secara teknis, berikut adalah tahapan detail perbaikan yang dilakukan oleh DBMSDA Kota Bekasi:
- Pengerahan alat berat untuk mengeruk lahan drainase yang belum tersambung (sepanjang kurang lebih 100 meter).
- Memastikan aliran air berjalan fungsional tanpa hambatan selama satu minggu ke depan.
- Pelaksanaan pengaspalan jalan pada tahun 2026 demi mendukung mobilitas ekonomi warga.
- Pembangunan sistem saluran air permanen menggunakan teknologi U-Ditch pada awal tahun 2027.
Langkah cepat dan terukur dari Pemkot Bekasi ini diharapkan mampu mengembalikan fungsi maksimal Jalan Mohammad Yamin.
Dengan tuntasnya masalah genangan dan perbaikan aspal, roda perekonomian serta aktivitas keseharian masyarakat di Kecamatan Bekasi Timur dipastikan dapat kembali berjalan lancar.
Dukung terus pembangunan daerah dan jangan lewatkan informasi faktual lainnya! Bagikan artikel ini serta bergabunglah di Saluran WhatsApp RakyatBekasi [Follow WhatsApp Channel RakyatBekasi di sini] agar Anda selalu update dengan berita terkini.
Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


















