- Ketua DPD Golkar Jawa Barat, Daniel Mutaqien Syafiuddin, menegaskan tidak menutup pintu bagi figur eksternal untuk memimpin DPD Golkar Kota Bekasi.
- Syarat mutlak bagi masuknya kader luar struktur dalam pencalonan adalah mengantongi surat diskresi langsung dari Ketua Umum DPP Partai Golkar.
- Seluruh mekanisme penetapan ketua terpilih dipastikan akan tetap tunduk pada AD/ART melalui forum Musyawarah Daerah (Musda) tingkat kota.
PETA PERSAINGAN MEMPEREBUTKAN KURSI Ketua DPD Partai Golkar menjelang Musyawarah Daerah (Musda) 2026 semakin dinamis dan penuh kejutan.
Ketua DPD Golkar Provinsi Jawa Barat, Daniel Mutaqien Syafiuddin, secara terbuka memberikan sinyal bahwa figur eksternal memiliki peluang emas untuk memimpin partai beringin di Kota Bekasi.
Keputusan strategis ini kini sepenuhnya bergantung pada turunnya surat diskresi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dinamika Politik Jelang Musda Golkar Kota Bekasi: Peluang Emas Calon Eksternal
Wacana merapatnya figur non-struktural ke pucuk pimpinan beringin di Kota Patriot bukan lagi sekadar isapan jempol.
Pengurus tingkat provinsi rupanya telah mengantisipasi kemungkinan tersebut dan menyerahkan bola panas ke tangan pengurus pusat.
“Kalau memang memungkinkan kader eksternal muncul, kami tidak masalah. Namun perlu diingat, diskresi itu wewenang DPP, dalam hal ini ketua umum,” kata Daniel Mutaqien Syafiuddin kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Kamis (24/09/2026).
Mengapa Restu DPP Menjadi Kunci Pencalonan Eksternal?
Restu politik berupa diskresi dari tingkat pusat merupakan tiket masuk wajib bagi nama-nama dari luar kepengurusan struktural yang berambisi memimpin partai.
Daniel menegaskan bahwa jajaran pengurus DPD Jawa Barat saat ini memosisikan diri sebagai pelaksana hierarki organisasi yang akan tegak lurus pada apa pun keputusan Ketua Umum.
“Pada intinya kalau ketua umum menyepakati dan menyetujui adanya diskresi kepada kader eksternal, hal itu kami di DPD Jawa Barat akan fatsun melaksanakannya,” katanya.
Bagaimana Mekanisme Pemilihan di Forum Musda Kabupaten/Kota?
Kendati mengantongi jalur khusus berupa diskresi dari pengurus pusat, sang calon eksternal tidak serta-merta bisa langsung dilantik.
Aturan main organisasi mewajibkan figur tersebut untuk tetap bertarung sesuai koridor konstitusi partai.
Merujuk pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Golkar, terdapat sejumlah tahapan krusial yang tidak bisa dilompati:
- Kewenangan Musda: Forum musyawarah di tingkat kota tetap memegang kekuasaan penuh untuk memverifikasi pencalonan, memilih, dan menetapkan ketua.
- Proses Pengesahan: Seluruh komposisi dan personalia pengurus DPD tingkat kota yang baru harus mendapatkan pengesahan resmi dari DPD Provinsi Jawa Barat.
- Tantangan Konsolidasi: Figur yang terpilih dituntut mampu segera merajut kembali faksi-faksi politik dari 12 tingkat Pengurus Kecamatan (PK) hingga 56 Kelurahan se-Kota Bekasi guna memanaskan mesin partai jelang Pemilu 2029.
Apa Dampak Kehadiran Calon Eksternal bagi Mesin Partai?
Masuknya wajah baru dari luar barisan struktural diyakini akan membawa gerbong jaringan logistik, basis relasi, dan pengalaman manajerial yang berbeda. Jika proses transisi ini tidak dikelola secara hati-hati, friksi di akar rumput berpotensi mencuat.
Daniel, yang memimpin Golkar Jabar secara aklamasi pasca-Musda XI pada April 2026 lalu, memberi instruksi tegas agar kader tetap solid dan meletakkan kepentingan partai di atas segalanya. Penyatuan garis komando dinilai mutlak demi kelancaran agenda politik jangka panjang.
“Kalau ketua umum menyepakati dan menyetujui, kami fatsun,” tutup Daniel.
Kehadiran manuver figur eksternal yang disokong diskresi pusat dipastikan akan merombak total peta kekuatan faksi internal Partai Golkar Kota Bekasi.
Kini, jutaan mata masyarakat perpolitikan Kota Patriot tengah menanti sejauh mana adu kuat lobi-lobi tingkat tinggi ini bermuara pada keputusan final di meja Ketua Umum.
Siapakah sosok kuat yang diprediksi mampu menakhodai armada beringin di Kota Bekasi? Sampaikan analisis kritis Anda di kolom komentar, bagikan artikel ini, dan ikuti terus informasi paling update seputar dinamika politik lokal di Saluran WhatsApp RakyatBekasi melalui tautan [Follow WhatsApp Channel RakyatBekasi di sini].
Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


















