- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan segera memanggil Anggota DPR RI Fraksi Golkar, Ranny Fahd Arafiq.
- Pemanggilan ini terkait kasus dugaan suap pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) Summarecon di Kabupaten Bogor yang menjerat suaminya, Fahd Arafiq, dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT).
- Dalam OTT pada 14 September 2026 lalu, penyidik KPK menyita barang bukti berupa uang tunai hingga ratusan miliar rupiah.
- Himpunan Mahasiswa, Pemuda dan Rakyat Bekasi (HM PRB) mendesak KPK untuk menelusuri potensi aliran dana haram tersebut ke aktivitas politik Ranny, khususnya menjelang Musda Golkar Kota Bekasi.
KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI (KPK) memastikan akan segera memanggil Anggota DPR RI Fraksi Golkar, Ranny Fahd Arafiq, untuk diperiksa terkait kasus dugaan korupsi pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) Summarecon di Kabupaten Bogor.
Rencana pemanggilan ini menyusul Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap sang suami, Fahd Arafiq, pada pertengahan September lalu.
Kasus ini kini memantik desakan publik untuk mengusut tuntas potensi aliran dana haram, terutama menjelang perhelatan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Bekasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Babak Baru OTT: Jadwal Pemeriksaan Ranny Fahd Arafiq oleh KPK
Kapan KPK Memeriksa Ranny Fahd Arafiq Terkait Kasus Suaminya?
Penyelidikan kasus suap HGB di lingkungan Kementerian ATR/BPN terus bergulir dan kini mulai menyasar lingkaran terdekat para tersangka.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan bahwa lembaga antirasuah tersebut akan memanggil Ranny dalam waktu dekat untuk dimintai keterangan.
”Pasti diperiksa. segera kita panggil,” kata Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin (28/09/2026).
Pemeriksaan ini ditujukan untuk mendalami sejauh mana Ranny mengetahui asal-usul kekayaan serta aktivitas transaksi yang dilakukan suaminya yang telah ditetapkan sebagai tersangka.
”Nanti semua akan kita sampaikan, sejauh mana keterlibatannya,” ujarnya.
Mengapa Aliran Dana Politik Ranny Jelang Musda Golkar Kota Bekasi Disorot?
Di tempat terpisah, desakan agar KPK menelusuri rekam jejak pembiayaan politik Ranny juga disuarakan secara lantang oleh elemen masyarakat di Kota Bekasi.
Himpunan Mahasiswa, Pemuda dan Rakyat Bekasi (HM PRB) menilai ada urgensi kuat untuk menyelidiki irisan antara uang tunai ratusan miliar yang disita KPK dengan aktivitas politik sang legislator.
”Kami mendorong KPK memeriksa Ranny Fahd Arafiq. perlu ditelusuri apakah ada aliran dana dari Fahd yang digunakan untuk kepentingan politik Ranny,” kata Koordinator HM PRB, Eko Nopriawan.
Menurut Eko, posisi strategis Ranny sebagai anggota dewan di Senayan sekaligus salah satu figur yang disebut-sebut akan maju dalam Musda Golkar Kota Bekasi membuat pengusutan aliran dana ini sangat krusial.
HM PRB menegaskan, dugaan ini tidak boleh berhenti sekadar menjadi komoditas isu politik, melainkan harus dibuktikan melalui penelusuran transaksi keuangan.
Apa Dampak Penyelidikan KPK terhadap Kontestasi Politik di Kota Bekasi?
Sorotan tajam dari HM PRB ini semakin meningkatkan eskalasi politik internal di tubuh Partai Golkar Kota Bekasi yang akan segera menggelar Musda.
Pemeriksaan Ranny oleh KPK dinilai publik menjadi ujian berat bagi kredibilitas dan marwah partai berlambang beringin tersebut.
KPK diharapkan dapat bergerak cepat dan transparan mencermati sumber pembiayaan aktivitas politik apabila Ranny benar-benar nekat melenggang di bursa Ketua DPD Golkar Kota Bekasi, demi memastikan kontestasi politik daerah terbebas dari suntikan dana korupsi.
RakyatBekasi.Com akan terus mengawal perkembangan proses hukum di Gedung KPK dan dampaknya terhadap konstelasi politik di Kota Bekasi. Baca terus berita politik, pemerintahan, dan layanan publik yang kritis serta berimbang.
Bagikan artikel ini kepada kolega Anda, sampaikan opini di kolom komentar, dan pastikan untuk mengikuti Saluran WhatsApp RakyatBekasi [Follow WhatsApp Channel RakyatBekasi di sini] agar selalu update dengan berita paling tajam dan terpercaya!
Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


















