Tertibkan Fasilitas Mangkrak, Dishub Kota Bekasi Prioritaskan Halte Jalur Trans Patriot dan Bongkar Halte Sepi

- Jurnalis

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi perbandingan penataan fasilitas halte oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi yang memprioritaskan halte modern di jalur aktif Bus Trans Patriot sekaligus membongkar bangunan halte terbengkalai demi penataan ruang pedestrian di Kota Bekasi, Kamis (22/10/2026). (Foto: Infografis/RakyatBekasi.Com)

Ilustrasi perbandingan penataan fasilitas halte oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi yang memprioritaskan halte modern di jalur aktif Bus Trans Patriot sekaligus membongkar bangunan halte terbengkalai demi penataan ruang pedestrian di Kota Bekasi, Kamis (22/10/2026). (Foto: Infografis/RakyatBekasi.Com)

  • ​Prioritas Jalur Aktif: Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi memfokuskan pembangunan dan penataan halte pada rute berkebutuhan tinggi, khususnya koridor aktif Bus Trans Patriot.
  • ​Titik Kritis Tanpa Halte: Pemberhentian bus (bus stop) di depan Rumah Makan Samedja, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Bekasi Selatan, tercatat belum memiliki bangunan halte khusus meski padat penumpang.
  • ​Pembongkaran & Penataan Pedestrian: Halte yang sudah tidak dilalui angkutan umum akan dievaluasi dan dibongkar guna mengamankan aset Pemkot Bekasi serta memperluas ruang pejalan kaki (pedestrian).
  • ​Relokasi Aset Daerah: Material dan fasilitas dari halte yang dibongkar akan dialihkan ke titik pemberhentian baru yang lebih membutuhkan sesuai pola perjalanan masyarakat.

DINAS PERHUBUNGAN (DISHUB) KOTA BEKASI segera menata ulang fasilitas pemberhentian angkutan umum dengan memprioritaskan penyediaan halte di jalur aktif berkebutuhan tinggi, termasuk koridor Bus Trans Patriot.

Sebaliknya, bangunan halte yang terbengkalai dan tidak lagi dilintasi moda transportasi publik bakal dievaluasi hingga dibongkar.

Langkah strategis Pemkot Bekasi ini diambil guna mengamankan aset daerah sekaligus mengembalikan fungsi ruang pejalan kaki (pedestrian) agar lebih tertib dan tepat sasaran.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Strategi Penataan Halte Dishub Kota Bekasi di Jalur Transportasi Umum

​Mengapa Dishub Kota Bekasi Membongkar Halte yang Sepi Penumpang?

​Dishub Kota Bekasi berencana membongkar halte yang tidak lagi beroperasi karena keberadaannya dinilai membebani pengelolaan aset milik Pemkot Bekasi serta menyempitkan ruang gerak pejalan kaki di trotoar.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dishub Kota Bekasi, Soenaryo Utomo, menegaskan bahwa ketersediaan fasilitas penunjang transportasi harus selaras dengan dinamika mobilitas warga saat ini.

​“Sementara itu, halte yang sudah tidak dilalui transportasi umum akan dievaluasi dan berpotensi dibongkar untuk kepentingan pengamanan aset serta penataan pedestrian,” kata Soenaryo Utomo kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Kamis (22/10/2026).

​Keberadaan bangunan halte tua yang mangkrak di sejumlah ruas jalan kerap memicu persoalan baru, mulai dari kerusakan fisik hingga penyalahgunaan fungsi ruang publik. Oleh sebab itu, penertiban fisik menjadi opsi mutlak agar tata ruang kota tetap terjaga.

​Di Mana Lokasi Prioritas Pembangunan Halte Baru Trans Patriot di Kota Bekasi?

​Titik prioritas penyediaan halte baru difokuskan pada koridor utama yang aktif dilayani Bus Trans Patriot dan angkutan umum lainnya, salah satunya berada di kawasan Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Bekasi Selatan.

Berdasarkan pemetaan lapangan Dishub Kota Bekasi, masih ditemukan sejumlah titik henti (bus stop) potensial yang belum ditunjang bangunan pelindung bagi calon penumpang.

​Salah satu titik krusial yang disoroti berada tepat di depan Rumah Makan Samedja, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Bekasi Selatan.

Meski menjadi lokasi naik-turun penumpang yang aktif, area tersebut hingga kini baru berstatus bus stop tanpa fisik bangunan halte.

​“Jadi memang kita meyakini bahwa ada lokasi-lokasi halte, termasuk di dalamnya lokasi halte atau bus stop-nya Trans Patriot, itu masih belum memiliki halte khusus,” kata Soenaryo.

​Ketimpangan distribusi fasilitas ini membuat Dishub Kota Bekasi mendahulukan pengembangan prasarana di sepanjang jalur aktif Trans Patriot.

Penyediaan halte representatif di jantung protokol Kota Bekasi diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan sekaligus menarik minat warga beralih ke transportasi publik.

​Bagaimana Nasib Aset Halte yang Dibongkar oleh Pemkot Bekasi?

​Aset dari bangunan halte yang telah dibongkar tidak akan dibuang, melainkan diamankan dan direlokasi ke titik pemberhentian lain yang lebih membutuhkan fasilitas penunjang.

Kebijakan daur ulang dan relokasi prasarana ini dinilai lebih efisien dalam mendukung penghematan anggaran daerah Pemkot Bekasi.

​“Secara pengamanan aset dan penataan pedestrian itu nanti akan kita bongkar,” ujarnya.

​Lebih lanjut, Soenaryo memastikan bahwa skema pemindahan komponen halte yang masih layak pakai akan diarahkan langsung untuk menutup kekurangan fasilitas di rute-rute gemuk penumpang. Secara keseluruhan, peta jalan penataan fasilitas angkutan umum oleh Dishub Kota Bekasi mencakup dua fokus eksekusi:

  • ​Penyediaan Fasilitas Prioritas: Membangun dan melengkapi halte khusus pada titik henti (bus stop) di jalur aktif Bus Trans Patriot serta trayek angkutan umum utama.
  • ​Evaluasi, Pembongkaran, dan Relokasi Aset: Menertibkan halte mati yang mengganggu estetika trotoar (pedestrian) serta memindahkan asetnya ke lokasi strategis baru.

​“Dengan begitu, penataan halte direncanakan melalui dua langkah utama, yakni memprioritaskan penyediaan halte di lokasi pemberhentian transportasi umum yang membutuhkan fasilitas serta mengevaluasi halte yang sudah tidak berfungsi untuk dibongkar dan asetnya direlokasi sesuai kebutuhan,” katanya.

​Penentuan titik relokasi maupun pembangunan halte baru ini tetap dikaji secara komprehensif dengan menimbang kepadatan penumpang, pola perjalanan warga, serta keberlanjutan operasional transportasi massal.

Melalui penataan terukur ini, fasilitas publik di Kota Bekasi diharapkan benar-benar fungsional, ramah pejalan kaki, dan mempercantik wajah kota.

​Langkah evaluasi menyeluruh dari Dishub Kota Bekasi ini menjadi ujian penting bagi Pemkot Bekasi dalam menciptakan ekosistem transportasi publik yang terintegrasi dan bebas dari proyek fasilitas mangkrak.

Publik kini menanti realisasi penataan halte di sepanjang Jalan Ahmad Yani serta ketegasan penertiban trotoar di wilayah lainnya.

​Bagaimana kondisi halte di sekitar lingkungan Anda, apakah masih berfungsi optimal atau justru terbengkalai? Tuliskan pendapat Anda di kolom komentar, bagikan artikel ini, dan baca ulasan layanan publik lainnya di portal berita kami.

Agar tidak ketinggalan informasi terkini seputar kebijakan Pemkot Bekasi, segera ikuti Saluran WhatsApp RakyatBekasi melalui tautan [Follow WhatsApp Channel RakyatBekasi di sini].


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bos Summarecon Terjaring OTT KPK, Nasib Proyek Sky Train Bekasi dan TOD Rp 78 Miliar Tetap Jalan!
Realisasi Gedung Parkir Pemkot Bekasi 9 Lantai Masih Menggantung di ABT 2027
Pusaran Korupsi PT Migas Meluas: Kejagung RI Cecar Saksi dari Foster Oil hingga PT SP Dua Hari Beruntun
Menakar Kursi Pendamping Asep Surya Atmadja: Ini Syarat Calon Wakil Bupati Bekasi agar Tak Ada ‘Dusta’ di Pemerintahan
Waspada Sindikat Loker Bodong di Kota Bekasi, BPKN-RI Buka Posko Pengaduan Korban
PKS TPST Bantargebang Berakhir 26 Oktober, Pemkot Bekasi Tuntut Kompensasi DKI Tetap Rp362 Miliar
Desain Awal Dinilai Rumit, Disperkimtan Kota Bekasi Kaji Ulang Lokasi Gedung Parkir Pemkot Bekasi 9 Lantai
Darurat Lahan Parkir di Pusat Pemerintahan, Wali Kota Bekasi Kaji Pembangunan Gedung Parkir 9 Lantai
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Tertibkan Fasilitas Mangkrak, Dishub Kota Bekasi Prioritaskan Halte Jalur Trans Patriot dan Bongkar Halte Sepi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:19 WIB

Bos Summarecon Terjaring OTT KPK, Nasib Proyek Sky Train Bekasi dan TOD Rp 78 Miliar Tetap Jalan!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Realisasi Gedung Parkir Pemkot Bekasi 9 Lantai Masih Menggantung di ABT 2027

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:07 WIB

Pusaran Korupsi PT Migas Meluas: Kejagung RI Cecar Saksi dari Foster Oil hingga PT SP Dua Hari Beruntun

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Menakar Kursi Pendamping Asep Surya Atmadja: Ini Syarat Calon Wakil Bupati Bekasi agar Tak Ada ‘Dusta’ di Pemerintahan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x