Ini Dia Alasan DBMSDA Kota Bekasi Tak Bongkar Bangunan Liar Milik Ormas

- Jurnalis

Kamis, 22 September 2022 - 18:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI – Proses pembongkaran bangunan liar (bangli) di Jalan Kalijati, Kayuringin terlihat tebang pilih.

Sebanyak 60 bangli di sekitar lokasi dibongkar Satpol PP, sedangkan beberapa bangunan diduga milik sejumlah ormas di lokasi tersebut sama sekali tak tersentuh.

Terkait bangunan liar milik sejumlah ormas yang belum dibongkar di Jalan Kalijati, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Sekretaris Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi Solikhin mengatakan bahwa pihaknya tak bermaksud tebang pilih saat melakukan pembongkaran.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia mengungkapkan, sebenarnya semua yang ada di bantaran Kalijati seharusnya dibongkar semua. Tidak terkecuali bangunan diduga milik sejumlah ormas.

Solikhin beralasan bahwa belum dibongkarnya bangunan tersebut karena permintaan dan alasan khusus dari pihak ormas, agar sementara tidak dibongkar dulu.

“Tapi sepanjang ini yang dipakai untuk lapak, ini kita bersihkan. Nanti rencana akan dibuat taman, kalau perlu kita lebarkan ini badan jalan,” kata Solikhin kepada rakyatbekasi.com saat di lokasi pembongkaran, Kamis (22/09/2022).

Dari kegiatan pembongkaran tersebut, sambung Solikhin, nantinya akan dibuatkan ruang terbuka publik di tanah milik negara.

“Kenapa belum kita bongkar (milik ormas) mungkin lebih ke stabilitas dulu, tapi mereka (ormas) terima kalau semua diperlakukan sama, konsepnya gitu,” tutupnya seraya menjelaskan alasan belum dibongkarnya bangunan milik sejumlah ormas. (mar)


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pentingnya Circle Pertemanan, Babe Fayadh: Hijrah dari Dosa
Nonton Bareng Swiss Vs Argentina di CFD Kota Bekasi, Rebut Doorprize-nya!
Be Glow Masih Buka! KOAR Bekasi Pertanyakan Taji Satpol PP Tertibkan Prostitusi Berkedok Panti Pijat
SEPAGETI Rawalumbu Kupas Bahaya Ulama Su’ dan Terapi Bekam
Dikritik DPRD, Wali Kota Bekasi Bela Mutasi PPPK Jadi Guru
Telurkan 24 Karya dalam 8 Hari: Konsistensi Tanpa Batas Zenza TekSas Sambut HUT RI ke-81
Belum Maksimal, Wali Kota Bekasi Instruksikan Lurah Perkuat Pendampingan Aktivasi Bank Sampah
Disperkimtan: Kota Bekasi Capai 100% ODF, Tapi Septic Tank Bocor Masih Mengancam!
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pentingnya Circle Pertemanan, Babe Fayadh: Hijrah dari Dosa

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:41 WIB

Nonton Bareng Swiss Vs Argentina di CFD Kota Bekasi, Rebut Doorprize-nya!

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:23 WIB

Be Glow Masih Buka! KOAR Bekasi Pertanyakan Taji Satpol PP Tertibkan Prostitusi Berkedok Panti Pijat

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:54 WIB

SEPAGETI Rawalumbu Kupas Bahaya Ulama Su’ dan Terapi Bekam

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:15 WIB

Dikritik DPRD, Wali Kota Bekasi Bela Mutasi PPPK Jadi Guru

Berita Terbaru

Suasana lalu lintas di kawasan Jalan Imam Bonjol. Nama jalan protokol elite yang kerap ditemui di berbagai kota besar ini didedikasikan untuk menghormati Pahlawan Nasional Tuanku Imam Bonjol, ulama besar Sumatra Barat yang berhasil menyatukan rakyat dan memimpin Perang Padri (1803–1838) melawan penjajah Belanda. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan Imam Bonjol: Taktik Ulama di Perang Padri

Sabtu, 11 Jul 2026 - 12:11 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x