Rehabilitasi Saluran Sasak Bule Kali Bancong Bikin Pengendara Tergelincir

- Jurnalis

Selasa, 27 Desember 2022 - 13:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampakan Pengerjaan Rehabilitasi Saluran Air Sasak Bule di Kaliabang Tengah, Bekasi Utara.

Penampakan Pengerjaan Rehabilitasi Saluran Air Sasak Bule di Kaliabang Tengah, Bekasi Utara.

Pekerjaan rehabilitasi saluran Sasak Bule Kali Bancong di Jalan Raya Kaliabang Tengah, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, bikin celaka, semrawut dan membahayakan pengguna jalan.

Pasalnya, tidak ada penghalang atau pembatas antara jalan dengan area pekerjaan galian. Sehingga rawan membuat banyak para pengendara terperosok.

Proyek rehabilitasi beranggaran Rp6,4 miliar yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2022 dengan jangka waktu 90 hari itu, terlihat belum 100 persen. Dan dibiarkan begitu saja oleh pekerjanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seorang warga sekitar, Rizki (30) mengatakan pengerjaan saluran air di Jalan Kaliabang Tengah itu dimulai sejak September 2022.

Sodetan dimulai dari Sasak Bule, kata dia, kini sudah sampai Pool Taksi. Namun begitu, galian belum tertutup seluruhnya.

“Sampai saat ini pekerjaannya belum selesai. Padahal di papan proyek pengerjaannya sampai 90 hari. Tapi belum selesai sampai sekarang,” kata Rizki kepada RakyatBekasi, Selasa (27/12/2022).

Selain pengerjaan yang belum selesai, lanjut dia, sisa galian tanah pekerjaan tersebut dibiarkan semrawut dan membahayakan keselamatan pengguna jalan yang sedang melintas sehingga sudah memakan banyak korban tergelincir dan terperosok ke dalam galian tersebut.

“Kemarin malam, ibu-ibu jatuh ke galian. Kalau saya lihat sangat semrawut dan bahaya. Sebab, tidak ada pembatasan atau rambu-rambu,” ucapnya.

Rizki berharap agar dinas terkait segera melakukan evaluasi pekerjaan tersebut. Supaya cepat diselesaikan dan tidak menimbulkan kesemrawutan serta tidak membahayakan pengendara yang melintas.

Terpisah, Sekretaris Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi, Solikhin mengaku tidak hapal kapan pengerjaan saluran Sasak Bule Kali Bancong dimulai.

Namun demikian, dirinya berjanji akan menyampaikan kepada Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) di DBMSDA. Terhadap keluhan masyarakat dan mencari tahu kapan selesainya pekerjaan itu.

“Saya akan tanyakan selesainya kapan. Untuk keluhan warga akan disampaikan ke pemborong atau pelaksananya agar lebih safety lagi,” singkatnya. (pay)


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pentingnya Circle Pertemanan, Babe Fayadh: Hijrah dari Dosa
Nonton Bareng Swiss Vs Argentina di CFD Kota Bekasi, Rebut Doorprize-nya!
Be Glow Masih Buka! KOAR Bekasi Pertanyakan Taji Satpol PP Tertibkan Prostitusi Berkedok Panti Pijat
SEPAGETI Rawalumbu Kupas Bahaya Ulama Su’ dan Terapi Bekam
Dikritik DPRD, Wali Kota Bekasi Bela Mutasi PPPK Jadi Guru
Telurkan 24 Karya dalam 8 Hari: Konsistensi Tanpa Batas Zenza TekSas Sambut HUT RI ke-81
Belum Maksimal, Wali Kota Bekasi Instruksikan Lurah Perkuat Pendampingan Aktivasi Bank Sampah
Disperkimtan: Kota Bekasi Capai 100% ODF, Tapi Septic Tank Bocor Masih Mengancam!
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pentingnya Circle Pertemanan, Babe Fayadh: Hijrah dari Dosa

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:41 WIB

Nonton Bareng Swiss Vs Argentina di CFD Kota Bekasi, Rebut Doorprize-nya!

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:23 WIB

Be Glow Masih Buka! KOAR Bekasi Pertanyakan Taji Satpol PP Tertibkan Prostitusi Berkedok Panti Pijat

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:54 WIB

SEPAGETI Rawalumbu Kupas Bahaya Ulama Su’ dan Terapi Bekam

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:15 WIB

Dikritik DPRD, Wali Kota Bekasi Bela Mutasi PPPK Jadi Guru

Berita Terbaru

Suasana lalu lintas di kawasan Jalan Imam Bonjol. Nama jalan protokol elite yang kerap ditemui di berbagai kota besar ini didedikasikan untuk menghormati Pahlawan Nasional Tuanku Imam Bonjol, ulama besar Sumatra Barat yang berhasil menyatukan rakyat dan memimpin Perang Padri (1803–1838) melawan penjajah Belanda. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan Imam Bonjol: Taktik Ulama di Perang Padri

Sabtu, 11 Jul 2026 - 12:11 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x