Ancaman Kemarau Ekstrem, Pemkot Bekasi Petakan Titik Kritis Rawan Kekeringan

- Jurnalis

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infografis peta kerawanan kekeringan Kota Bekasi. (Nano Banana Pro2)

Infografis peta kerawanan kekeringan Kota Bekasi. (Nano Banana Pro2)

Poin Utama:

  • ​BMKG memprediksi kemarau lebih panjang dan kering dengan durasi 3–7 bulan di berbagai wilayah Indonesia.
  • ​Pemkot Bekasi mulai memetakan wilayah rawan kekeringan dan menginstruksikan OPD serta Pemadam Kebakaran untuk bersiaga.
  • ​BPBD Kota Bekasi menyiapkan dua armada penyuplai air bersih bekerja sama dengan Perumda Tirta Patriot dan instansi terkait.
  • ​Penetapan Kepwal status Siaga Darurat Kekeringan tingkat kota masih menunggu instruksi dan regulasi dari Pemprov Jawa Barat.

​Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mulai melakukan langkah mitigasi strategis menyusul peringatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait potensi musim kemarau ekstrem tahun ini.

Upaya ini difokuskan pada pemetaan titik-titik rawan krisis air bersih dan potensi bahaya kebakaran di seluruh wilayah kelurahan maupun kecamatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemkot Bekasi memastikan kesiapan armada dan pasokan air dari perusahaan daerah untuk melindungi masyarakat dari dampak terburuk fenomena cuaca tersebut.

​Apa Langkah Mitigasi Pemkot Bekasi Menghadapi Kemarau Panjang?

​Pemkot Bekasi saat ini tengah menyisir dan memetakan sejumlah wilayah yang berpotensi paling terdampak kekeringan ekstrem.

Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, menegaskan bahwa koordinasi lintas sektoral sudah diinstruksikan sejak dini agar pelayanan publik tidak lumpuh.

​”Saya sudah bicara dengan BPBD dan juga seluruh OPD yang terlibat harus bersiap-siap, terutama pemadam kebakaran untuk antisipasi kebakaran dan kita antisipasi untuk bersiaga,” kata Abdul Harris Bobihoe kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Selasa (09/06/2026).

​Menurutnya, pemetaan (mapping) sangat krusial mengingat prediksi kemarau bisa memakan waktu berbulan-bulan.

Namun, ia memastikan jajaran Pemkot Bekasi sudah dalam posisi siap menghadapi berbagai kemungkinan terburuk dari ancaman kekeringan ini.

​Kapan Status Siaga Darurat Kekeringan Ditetapkan di Kota Bekasi?

​Penetapan status Siaga Darurat Kekeringan di Kota Bekasi saat ini masih menunggu rujukan regulasi resmi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kota Bekasi, Wiratama Puspita, menjelaskan bahwa regulasi tingkat lokal (Kepwal) akan segera diterbitkan jika hierarki di atasnya sudah menetapkan status tersebut.

​”Terkait kekeringan, kami juga menunggu status dari Provinsi. Biasanya Provinsi mengeluarkan status siaga darurat, nanti di wilayah sendiri akan menyesuaikan. Jika dari Provinsi sudah mengeluarkan, tentunya di Kota Bekasi juga akan segera menyesuaikan mengeluarkan Kepwal penetapan status siaga darurat kekeringan,” kata Wiratama Puspita kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Selasa (09/06/2026).

​Bagaimana Solusi Pemenuhan Air Bersih bagi Warga Terdampak?

​Untuk mengamankan pasokan air bersih bagi warga terdampak, BPBD telah menjalin koordinasi intensif dengan perusahaan utilitas daerah, khususnya Perumda Tirta Patriot (PDAM Kota Bekasi) dan Perumda Tirta Bhagasasi milik Kabupaten Bekasi. Langkah taktis ini disiapkan untuk memastikan dropping air bersih dapat langsung dieksekusi begitu laporan warga masuk ke posko aduan.

​”Tentunya jika ada masyarakat yang melapor kekurangan air bersih, kami akan siap dropping ke sana. Kami punya dua armada kendaraan untuk suplai air dari PDAM; satu khusus air bersih dengan tangki stainless, dan satu lagi tangki biasa tapi tetap dijaga kebersihannya,” kata Wiratama.

​Wilayah Mana Saja yang Diprediksi Mengalami Kemarau Panjang?

​Berdasarkan rilis data terbaru dari BMKG, durasi kemarau tahun ini diprakirakan berlangsung antara tiga hingga tujuh bulan bergantung pada geografis wilayah.

Kondisi ini diprediksi akan membuat musim kemarau terasa lebih kering secara signifikan dibanding tahun sebelumnya.

​Berikut adalah wilayah di Indonesia yang berisiko mengalami kemarau berkepanjangan:

  • ​Sebagian besar Pulau Sumatera dan Jawa.
  • ​Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan sebagian besar Nusa Tenggara Timur (NTT).
  • ​Sebagian besar wilayah Kalimantan dan Sulawesi.
  • ​Maluku dan sebagian besar Maluku Utara.
  • ​Sebagian Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Pegunungan, dan sebagian Papua Selatan.

​Ancaman kemarau ekstrem menuntut kesiapsiagaan penuh, tidak hanya dari jajaran birokrasi Pemkot Bekasi, tetapi juga kesadaran masyarakat dalam mengelola penggunaan air bersih sehari-hari.

Warga diimbau untuk segera melapor ke aparatur wilayah setempat jika lingkungannya mulai mengalami krisis air.

​Bagaimana kondisi pasokan air bersih di lingkungan RT/RW Anda hari ini? Sampaikan informasi maupun keluhan Anda di kolom komentar, dan ikuti terus pembaruan berita seputar layanan publik serta kebijakan Wali Kota Bekasi hanya di RakyatBekasi.Com!


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bapenda Siapkan 20 Jurusita untuk Blokir Rekening Pengusaha Penunggak Pajak di Kota Bekasi
Keren! Investasi di Kota Bekasi Tembus Rp9,4 Triliun di Semester I 2026
Wali Kota Bekasi Targetkan Sisa Temuan BPK Sejak 2003 Tuntas dalam 3,5 Tahun
Progres Capai 80 Persen, Wisata Air Kalimalang Rampung Akhir Agustus 2026
Kritik Tajam LAPENMI Bekasi: MBG Jalan, Kelas Masih Bocor?
Resmi Diumumkan! Ini Dia Daftar Tiga Besar Open Bidding Pemkot Bekasi
APBD Kota Bekasi 2027 Diproyeksi Turun jadi Rp6,5 Triliun, Ini Penyebabnya
Diduga Ada Pencemaran Limbah dari Hulu Bogor, Aliran Kali Bekasi Hitam Pekat
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:01 WIB

Bapenda Siapkan 20 Jurusita untuk Blokir Rekening Pengusaha Penunggak Pajak di Kota Bekasi

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:53 WIB

Keren! Investasi di Kota Bekasi Tembus Rp9,4 Triliun di Semester I 2026

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:39 WIB

Wali Kota Bekasi Targetkan Sisa Temuan BPK Sejak 2003 Tuntas dalam 3,5 Tahun

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:06 WIB

Kritik Tajam LAPENMI Bekasi: MBG Jalan, Kelas Masih Bocor?

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:40 WIB

Resmi Diumumkan! Ini Dia Daftar Tiga Besar Open Bidding Pemkot Bekasi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x