- Wali Kota Bekasi Tri Adhianto resmi melepas 11 armada water trucking di kawasan PSN SPAM Regional Jatiluhur I pada Senin (03/08/2026).
- Langkah strategis ini merupakan kolaborasi Pemkot Bekasi dan PT Wika Tirta Jaya Jatiluhur untuk mengantisipasi krisis air bersih selama musim kemarau.
- Ke-11 armada tersebut didatangkan dari gabungan lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Bekasi guna memastikan respons cepat distribusi air bersih ke pemukiman warga.
Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi terus memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman musim kemarau panjang pada pertengahan tahun ini.
Sebagai langkah konkret pencegahan krisis pasokan air bersih, Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, secara resmi melepas 11 armada water trucking pada Senin (03/08/2026).
Pelepasan armada darurat ini dipusatkan di kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN) SPAM Regional Jatiluhur I, Kota Bekasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kolaborasi Strategis Pemkot Bekasi Hadapi Musim Kemarau
Kerja sama antara Pemkot Bekasi dan PT Wika Tirta Jaya Jatiluhur menjadi fondasi kuat dalam menghadapi dampak lanjutan dari perubahan iklim.
Cuaca ekstrem yang memicu kemarau berpotensi kuat menyebabkan penyusutan debit sumber air baku, sekaligus melonjaknya kebutuhan harian air bersih masyarakat.
Mengapa Armada Water Trucking Sangat Dibutuhkan Warga Bekasi?
Kehadiran armada water trucking ini sangat krusial sebagai wujud tanggap darurat pemerintah daerah. Langkah preventif ini memastikan pemerataan dan distribusi air bersih kepada warga dapat langsung dieksekusi dalam hitungan jam apabila terjadi gangguan pasokan atau matinya aliran air di berbagai wilayah Kota Bekasi.
Apa Saja Armada yang Dikerahkan dan Bagaimana Antisipasinya?
Sinergi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Bekasi menjadi pilar utama untuk menjamin kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi tanpa hambatan operasional.
Agar distribusi berjalan maksimal, Pemkot Bekasi menyiagakan total 11 armada tangki air dengan rincian sebagai berikut:
- 2 unit armada dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi.
- 3 unit armada dari Perumda Tirta Patriot.
- 3 unit armada dari Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi.
- Armada pendukung tambahan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi.
Imbauan Wali Kota Bekasi Terkait Penggunaan Air Bersih
Usai prosesi pelepasan armada, Wali Kota Bekasi juga menyoroti pentingnya peran serta warga Kota Bekasi dalam menjaga stabilitas ketersediaan air tanah maupun perpipaan.
“Pemerintah telah menyiapkan langkah antisipasi, namun keberhasilan menghadapi musim kemarau juga memerlukan partisipasi masyarakat dengan menggunakan air secara hemat dan tidak melakukan penimbunan secara berlebihan,” kata Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di kawasan PSN SPAM Regional Jatiluhur I, Senin (03/08/2026).
Tri Adhianto menegaskan bahwa budaya hemat air yang dimulai dari skala rumah tangga merupakan langkah sederhana, namun akan memberikan dampak perbaikan yang sangat signifikan bagi ketersediaan sumber daya air di seluruh penjuru kota.
Melalui kesiapan armada tangki air tanggap darurat dan kolaborasi erat seluruh elemen, Pemkot Bekasi optimistis pelayanan air bersih akan tetap terjaga sehingga roda ekonomi dan aktivitas warga tidak lumpuh selama musim kemarau melanda.
Bagaimana kondisi pasokan air bersih di lingkungan rumah Anda saat ini? Bagikan informasi penting ini ke grup warga, dan terus pantau update berita seputar layanan publik dan infrastruktur Kota Bekasi hanya di RakyatBekasi.Com.
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.






