Awas, Ini Dia Dua Fenomena Baru dari Insiden Kebakaran di Kota Bekasi

- Jurnalis

Minggu, 31 Desember 2023 - 15:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebakaran Lapak Rongsokan di Jalan I Gusti Ngurah Rai Kelurahan Bintara Kecamatan Bekasi Barat Rabu (13/12/2023). (foto: DAP - ist)

Kebakaran Lapak Rongsokan di Jalan I Gusti Ngurah Rai Kelurahan Bintara Kecamatan Bekasi Barat Rabu (13/12/2023). (foto: DAP - ist)

KOTA BEKASI – Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi Aceng Solahudin menyatakan bahwa terjadinya kebakaran pada lapak-lapak rongsokan maupun lahan kosong merupakan fenomena baru di Kota Bekasi. [irp posts=”7869″ ] kendati baru, Aceng menilai dua fenomena tersebutlah yang tersulit untuk dipadamkan oleh anak buahnya. “Saya minta bantuan kepada teman-teman untuk mengimbau, Sekarang kan marak lapak-lapak yang terbakar seperti lapak-lapak rongsok, ini kan menjadi fenomena baru di kita (Kota Bekasi),” ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi Aceng Solahudin kepada rakyatbekasi.com, Minggu (31/12/2023). [irp posts=”8028″ ] Aceng menyatakan bahwa para petugas benar-benar sangat dipaksa untuk bekerja secara ekstra guna melakukan proses pemadaman api di sejumlah insiden kebakaran lapak yang terjadi beberapa waktu lalu. “Pasukan Damkar Kota Bekasi (bekerja) sangat beratlah, di beberapa tempat untuk melakukan pemadaman. Contoh di I Gusti Ngurah Rai, kemudian Kampung Lebak hingga proses pemadaman berjalan 3 hari 2 malam lamanya. Karena puluhan ton mungkin tumpukan sampah yang dibiarkan dengan waktu yang lama,” bebernya.
Kebakaran Lapak Rongsokan di Jalan I Gusti Ngurah Rai Kelurahan Bintara Kecamatan Bekasi Barat Rabu (13/12/2023). (foto: DAP – ist)
Selain itu, fenomena selanjutnya adalah sejumlah bangunan liar (bangli) yang berdiri di lahan kosong sangat rawan terjadinya insiden kebakaran. Oleh sebab itu, Aceng mengharapkan sinergi masyarakat untuk turut serta menjaga dengan antisipasi dini mengingat insiden kebakaran yang terjadi di setiap wilayah. [irp posts=”7970″ ] “Fenomena Bangli semua untuk mengingatkan, Karena kalau Damkar saja, berat tugas-tugas pemadaman. Selain tugas pencegahan, secara bersinergi. Mudahan-mudahan Damkar lebih baik, aktif dan memberikan yang terbaik untuk masyarakat,” tutupnya. (DAP)

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tekan Inflasi, Pemkot Bekasi Gelar Pasar Murah di 12 Kecamatan
Gagal Serobot Antrean, Sopir Angkot K-02 Arogan Aniaya Pengemudi di Pekayon Bekasi
Pentingnya Circle Pertemanan, Babe Fayadh: Hijrah dari Dosa
Nonton Bareng Swiss Vs Argentina di CFD Kota Bekasi, Rebut Doorprize-nya!
Be Glow Masih Buka! KOAR Bekasi Pertanyakan Taji Satpol PP Tertibkan Prostitusi Berkedok Panti Pijat
SEPAGETI Rawalumbu Kupas Bahaya Ulama Su’ dan Terapi Bekam
Dikritik DPRD, Wali Kota Bekasi Bela Mutasi PPPK Jadi Guru
Telurkan 24 Karya dalam 8 Hari: Konsistensi Tanpa Batas Zenza TekSas Sambut HUT RI ke-81
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:54 WIB

Tekan Inflasi, Pemkot Bekasi Gelar Pasar Murah di 12 Kecamatan

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:36 WIB

Gagal Serobot Antrean, Sopir Angkot K-02 Arogan Aniaya Pengemudi di Pekayon Bekasi

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pentingnya Circle Pertemanan, Babe Fayadh: Hijrah dari Dosa

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:23 WIB

Be Glow Masih Buka! KOAR Bekasi Pertanyakan Taji Satpol PP Tertibkan Prostitusi Berkedok Panti Pijat

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:54 WIB

SEPAGETI Rawalumbu Kupas Bahaya Ulama Su’ dan Terapi Bekam

Berita Terbaru

Suasana aktivitas pergerakan kendaraan di sepanjang Jalan H.O.S. Tjokroaminoto, kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Jalan protokol nan strategis ini diabadikan untuk mengenang sosok Raden Mas Haji Oemar Said Tjokroaminoto, Pahlawan Nasional yang dijuluki Raja Jawa Tanpa Mahkota sekaligus mentor para tokoh besar revolusi kemerdekaan Republik Indonesia. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan H.O.S Tjokroaminoto: Guru Para Pendiri Bangsa

Minggu, 12 Jul 2026 - 12:15 WIB

Suasana lalu lintas di kawasan Jalan Imam Bonjol. Nama jalan protokol elite yang kerap ditemui di berbagai kota besar ini didedikasikan untuk menghormati Pahlawan Nasional Tuanku Imam Bonjol, ulama besar Sumatra Barat yang berhasil menyatukan rakyat dan memimpin Perang Padri (1803–1838) melawan penjajah Belanda. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan Imam Bonjol: Taktik Ulama di Perang Padri

Sabtu, 11 Jul 2026 - 12:11 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x