Evaluasi Total Pasar Baru Bekasi: Wali Kota Tri Adhianto Soroti Parkir Ganda hingga Nasib 100 Pedagang

- Jurnalis

Selasa, 1 September 2026 - 12:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto (kiri, memegang mikrofon) memimpin langsung rapat koordinasi dan monitoring bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Bekasi guna mengevaluasi penataan kawasan Pasar Baru Bekasi, Senin (31/08/2026).

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto (kiri, memegang mikrofon) memimpin langsung rapat koordinasi dan monitoring bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Bekasi guna mengevaluasi penataan kawasan Pasar Baru Bekasi, Senin (31/08/2026).

  • ​Fokus penataan kawasan Pasar Baru Bekasi yang berlokasi di Jalan Ir. H. Juanda, Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur.
  • ​Penyelesaian nasib 100 pedagang yang belum mendapatkan tempat relokasi di area Blok B2 dan rooftop.
  • ​Penghapusan praktik pungutan parkir ganda yang membebani pengunjung pasar.
  • ​Instruksi langsung kepada pihak pengelola (PT Mitra Patriot) untuk menghitung ulang biaya sewa agar tidak memberatkan pedagang kecil.

​Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kelanjutan penataan kawasan Pasar Baru Bekasi di Jalan Ir. H. Juanda, Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur.

Langkah strategis ini diambil guna memastikan ketertiban tata ruang sekaligus menjawab berbagai keluhan mendesak dari pedagang maupun pengunjung.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, secara khusus menyoroti empat permasalahan krusial, mulai dari kejelasan lapak relokasi hingga indikasi pungutan liar berkedok parkir ganda.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Melakukan evaluasi terkait dengan berbagai macam hal. Yang harus didengarkan adalah suara-suara dari para penjual dan pembeli,” kata Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com usai memimpin rapat evaluasi penataan kawasan, Senin (31/08/2026).

Empat Poin Kritis Wali Kota Bekasi dalam Penataan Pasar Baru

Bagaimana Nasib Ratusan Pedagang Pasar Baru Bekasi yang Belum Direlokasi?

​Pemkot Bekasi memastikan seluruh pedagang akan mendapatkan ruang berjualan yang layak, baik di area Blok B2 maupun rooftop gedung pasar.

Saat ini, proses pemindahan masih terus berjalan secara bertahap karena kapasitas ruang yang ada sedang dioptimalkan.

​”Dari kemarin sekitar 300 pedagang, kurang lebih 200 sudah masuk. Tinggal sekitar 100 pedagang lagi yang sedang bertahap. Katanya yang 100 ini belum mendapatkan tempat, makanya saya pastikan dulu hal tersebut,” jelasnya.

Mengapa Biaya Sewa Lapak Pedagang Harus Dihitung Ulang?

​Wali Kota Bekasi mendesak pihak pengelola untuk mengevaluasi kembali skema pembiayaan agar tidak mencekik para pedagang kecil.

Pengelolaan aset yang dipegang oleh perusahaan daerah seharusnya memberikan peringanan beban operasional, bukan malah sebaliknya.

​”Saya minta dihitung lagi, dikembalikan ulang. Karena maksudnya dikelola oleh PT MP (Mitra Patriot) tentu harus memiliki nilai yang lebih rendah atau minimal tidak memberatkan pedagang,” terangnya.

Apa Solusi Pemkot Bekasi Atasi Keluhan Parkir Ganda di Pasar Baru?

​Keluhan warga terkait keharusan membayar retribusi parkir dua kali, yakni di area bawah dan area atas pasar, menjadi sorotan tajam pemerintah daerah.

Praktik semacam ini dinilai merugikan masyarakat dan pihak pengelola diinstruksikan untuk segera menertibkan sistem perparkiran tersebut.

​”Katanya masih ada pungutan dua kali parkir, di bawah dan di atas. Ini tentu harus diperbaiki. Keluhan dari pembeli kan, kenapa ke Pasar Baru harus bayar parkir dua kali. Nah, ini yang harus dibenahi dan diselesaikan,” tegas Tri.

Langkah Apa Saja untuk Memperbaiki Infrastruktur Pasar Baru Bekasi?

​Pembenahan infrastruktur akan difokuskan pada perbaikan kualitas jalan, kelancaran sistem drainase, dan peningkatan sirkulasi udara di dalam ruang pasar.

Upaya ini dilakukan untuk menciptakan lingkungan transaksi yang sehat, bersih, dan terbebas dari kondisi pengap.

​”Infrastrukturnya harus dipastikan betul. Jalan terus kita perbaiki, saluran jangan sampai bocor atau mampet. Kemudian kemarin ada keluhan panas, saya minta ditambah blower atau exhaust supaya sirkulasi udara lebih baik,” jabarnya.

Apa Dampak Jangka Panjang Penataan Pasar bagi Masyarakat?

​Intervensi langsung dari pemerintah diharapkan mampu memberikan jaminan kenyamanan bertransaksi bagi seluruh elemen masyarakat di sektor ekonomi akar rumput.

Proses pembenahan ini tidak akan berhenti pada satu titik, melainkan terus disesuaikan dengan dinamika persoalan warga di lapangan.

​”Artinya pemerintah hadir untuk memberikan kepastian bahwa mereka yang beraktivitas di dalam pasar harusnya menjadi lebih baik. Dari sisi penjual maupun pembeli. Pembeli juga harus merasa lebih nyaman dan lebih aman,” ungkapnya.

​”Kita lakukan bertahap, karena tidak ada yang sempurna. Permintaan masyarakat juga terus berkembang dan kita mencoba menjawab apa yang hari ini diinginkan warga,” pungkasnya.

​Penataan kawasan Pasar Baru Bekasi ini diharapkan tidak hanya sekadar menertibkan wajah kota, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian warga agar tumbuh lebih progresif dan berkeadilan.

​Dapatkan informasi paling tajam, kritis, dan up-to-date seputar kebijakan Pemkot Bekasi lainnya. Ayo bergabung sekarang juga ke Saluran WhatsApp RakyatBekasi [Follow WhatsApp Channel RakyatBekasi di sini] agar Anda selalu menjadi yang pertama tahu berita terkini!


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dongkrak Gairah Wisata Air, KDM Gagas Lomba Dayung Piala Gubernur Jabar di Kalimalang Bekasi
Krisis Anggaran Daerah, Dedi Mulyadi Larang Bawa ‘Tim Hore’ ke PORPROV Jabar XV 2026 di Kota Bekasi
Pimpin Rakor di Pemkot Bekasi, Dedi Mulyadi Sentil Efisiensi Anggaran Porprov Jabar XV 2026
KONI Jabar Bidik Atlet Terbaik dari Ajang Porprov untuk Persiapan Babak Kualifikasi PON 2027
Tembus 80 Persen, KONI Jabar Pastikan Kesiapan Infrastruktur Porprov Jabar 2026 di Kota Bekasi
Sahabat MUI ‘Gedor’ DPRD Kota Bekasi: Segera Sahkan Perda Anti Penyimpangan Seksual!
TEPIS ISU MIRING! Suami Kades Lambangsari Sebut Video Viral di Lift Trik Politik Kotor Jelang Pilkades
Solusi Relokasi PKL Jalan M Yamin: PTMP Siapkan Awning Rooftop, Exhaust Fan hingga Sewa Gratis di Pasar Baru
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 20:41 WIB

Dongkrak Gairah Wisata Air, KDM Gagas Lomba Dayung Piala Gubernur Jabar di Kalimalang Bekasi

Jumat, 4 September 2026 - 18:04 WIB

Krisis Anggaran Daerah, Dedi Mulyadi Larang Bawa ‘Tim Hore’ ke PORPROV Jabar XV 2026 di Kota Bekasi

Jumat, 4 September 2026 - 16:37 WIB

Pimpin Rakor di Pemkot Bekasi, Dedi Mulyadi Sentil Efisiensi Anggaran Porprov Jabar XV 2026

Jumat, 4 September 2026 - 14:46 WIB

KONI Jabar Bidik Atlet Terbaik dari Ajang Porprov untuk Persiapan Babak Kualifikasi PON 2027

Jumat, 4 September 2026 - 14:08 WIB

Sahabat MUI ‘Gedor’ DPRD Kota Bekasi: Segera Sahkan Perda Anti Penyimpangan Seksual!

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x