Bom Waktu SPBE Cimuning Meledak, Pemkot Bekasi Baru Sibuk Relokasi

- Jurnalis

Senin, 6 April 2026 - 08:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe (tengah), saat memberikan keterangan pers kepada awak media terkait wacana relokasi dan evaluasi tata ruang pasca kebakaran SPBE Cimuning, usai pelaksanaan Apel Pagi di Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Senin (06/04/2026).

Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe (tengah), saat memberikan keterangan pers kepada awak media terkait wacana relokasi dan evaluasi tata ruang pasca kebakaran SPBE Cimuning, usai pelaksanaan Apel Pagi di Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Senin (06/04/2026).

Poin Utama:

  • ​Insiden kebakaran SPBE milik PT Indogas Andalan di Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya pada Rabu (01/04/2026) memicu urgensi evaluasi tata ruang.
  • ​Wakil Wali Kota Bekasi mendorong wacana relokasi SPBE dari kawasan padat penduduk demi keselamatan warga.
  • ​Pemkot Bekasi akan meninjau ulang izin operasional seluruh SPBE di wilayah Kota Bekasi untuk mencegah insiden serupa terulang.

​Insiden kebakaran Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya pada Rabu (01/04/2026) malam lalu menjadi tamparan keras bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi.

Pasca insiden yang diduga kuat akibat kebocoran gas saat proses pengisian tabung tersebut, Pemkot Bekasi kini baru bergegas melakukan evaluasi tata ruang secara menyeluruh.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wacana relokasi tempat usaha berisiko tinggi dari area padat penduduk pun kini mulai diseriusi.

​Mengapa SPBE di Cimuning, Mustikajaya Akan Direlokasi?

​Keberadaan SPBE di tengah permukiman padat penduduk dinilai ibarat bom waktu yang mengancam nyawa dan keselamatan warga sekitar.

Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, menegaskan bahwa pihaknya segera menggelar rapat internal lintas sektoral pasca kebakaran SPBE yang dikelola oleh PT Indogas Andalan tersebut.

Meski diakui bahwa SPBE tersebut beroperasi lebih dulu sebelum permukiman warga menjamur, relokasi dianggap sebagai satu-satunya langkah logis dan berpihak pada keselamatan publik saat ini.

​”Kita coba hari ini saya akan rapat koordinasi dengan teman-teman, saya kira kalau kondisi sekarang saya berharap tidak mungkin lagi. Kita bolehkan pendirian SPBE ada di sekitaran area pemukiman warga, harus direlokasi. Karena itu pemukiman sudah padat sekali,” kata Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com usai memimpin Giat Apel Pagi di Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Senin (06/04/2026).

​Bagaimana Nasib Izin Operasional SPBE Lain di Kota Bekasi?

​Insiden ini memicu Pemkot Bekasi untuk mengevaluasi dan memperketat seluruh perizinan operasional SPBE yang ada di wilayahnya tanpa pandang bulu.

Langkah ini tidak hanya berhenti pada penanganan pasca musibah di Cimuning, tetapi berlanjut pada tinjauan ulang tata ruang yang lebih tajam dan komprehensif.

​”Kita juga bicarakan untuk hal itu, dengan pemilik dan nanti kita coba agar bisa melihat maksudnya apa yang harus dilakukan ke depan. Tentunya bukan hanya SPBE yang ada di Cimuning saja, hari ini kita akan melihat, mereview SPBE yang ada di Kota Bekasi. Agar kejadian serupa tidak terulang kembali di kemudian hari,” tuturnya.

​Sebagai langkah preventif lanjutan, evaluasi tata ruang yang dilakukan oleh Pemkot Bekasi akan difokuskan pada beberapa hal krusial berikut:

  • Evaluasi Perizinan: Meninjau kembali kelayakan izin operasional PT Indogas Andalan pasca insiden kebakaran.
  • Review Tata Letak: Audit zonasi terhadap seluruh SPBE di Kota Bekasi yang saat ini posisinya terlalu dekat atau menempel dengan permukiman warga.
  • Mitigasi Bencana: Pengetatan standar keamanan dan prosedur darurat di seluruh area industri vital yang bersinggungan langsung dengan masyarakat.

​Tragedi di Cimuning harus menjadi pelajaran mahal agar pemerintah daerah tidak lagi gagap dan kecolongan dalam urusan penataan ruang.

Keselamatan warga Kota Bekasi mutlak harus menjadi prioritas utama di atas kepentingan komersial perusahaan manapun.

​Bagaimana tanggapan Anda mengenai wacana relokasi SPBE dari kawasan padat penduduk ini? Sampaikan pendapat Anda di kolom komentar dan bagikan artikel ini agar lebih banyak warga yang waspada!

Baca juga berita tajam dan terpercaya seputar kebijakan Pemkot Bekasi lainnya hanya di RakyatBekasi.Com.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kritik Tajam LAPENMI Bekasi: MBG Jalan, Kelas Masih Bocor?
Resmi Diumumkan! Ini Dia Daftar Tiga Besar Open Bidding Pemkot Bekasi
APBD Kota Bekasi 2027 Diproyeksi Turun jadi Rp6,5 Triliun, Ini Penyebabnya
Diduga Ada Pencemaran Limbah dari Hulu Bogor, Aliran Kali Bekasi Hitam Pekat
Normalisasi Kali Bekasi Berlanjut November 2026 untuk Cegah Banjir
Tumpukan Sampah di Terminal Bekasi Picu Bau Busuk, DLH Janji Angkut Hari Ini
Tembus 1,9 Juta, KPU Kota Bekasi Rilis Data Pemilih 2026
Tolak Daud Husin, Pegawai Perumda Tirta Bhagasasi Ancam Mogok Kerja
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:06 WIB

Kritik Tajam LAPENMI Bekasi: MBG Jalan, Kelas Masih Bocor?

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:40 WIB

Resmi Diumumkan! Ini Dia Daftar Tiga Besar Open Bidding Pemkot Bekasi

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:16 WIB

APBD Kota Bekasi 2027 Diproyeksi Turun jadi Rp6,5 Triliun, Ini Penyebabnya

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:08 WIB

Diduga Ada Pencemaran Limbah dari Hulu Bogor, Aliran Kali Bekasi Hitam Pekat

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:50 WIB

Normalisasi Kali Bekasi Berlanjut November 2026 untuk Cegah Banjir

Berita Terbaru

Ilustrasi.

Bekasi

Kritik Tajam LAPENMI Bekasi: MBG Jalan, Kelas Masih Bocor?

Kamis, 23 Jul 2026 - 22:06 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x