Darurat Limbah! Sejumlah Kali di Bekasi Menghitam Pekat dan Bau

- Jurnalis

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Kali Pangeran Jayakarta di Jalan Jayakarta, Kelurahan Harapan Mulya, Kecamatan Medansatria, Kota Bekasi, yang tampak menghitam pekat akibat dugaan pencemaran limbah industri pada Selasa (04/08/2026). Warga mengeluhkan bau tak sedap dan penurunan kualitas air selama sepekan terakhir. (Foto: Jurnalis RakyatBekasi.Com)

Suasana Kali Pangeran Jayakarta di Jalan Jayakarta, Kelurahan Harapan Mulya, Kecamatan Medansatria, Kota Bekasi, yang tampak menghitam pekat akibat dugaan pencemaran limbah industri pada Selasa (04/08/2026). Warga mengeluhkan bau tak sedap dan penurunan kualitas air selama sepekan terakhir. (Foto: Jurnalis RakyatBekasi.Com)

  • ​Sejumlah aliran sungai di Kelurahan Harapan Mulya, Medansatria, Kota Bekasi, dilaporkan menghitam pekat dan berbau busuk selama sepekan terakhir.
  • ​Warga Kampung Air mengeluhkan bau tak sedap dan khawatir keselamatan anak-anak yang biasa berenang di kali tersebut.
  • ​Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menengarai penyebabnya adalah limbah industri dan domestik, serta meminta DLH memeriksa perusahaan lokal.
  • ​Kepala DLH Kota Bekasi Kiswatiningsih menyebut pencemaran berasal dari wilayah Hulu (Kabupaten Bogor), dan Pemkot Bekasi tidak memiliki wewenang menindak di luar wilayah.

​Sejumlah aliran Kali di Kota Bekasi ditemukan dalam kondisi memprihatinkan, menghitam pekat, dan mengeluarkan aroma tidak sedap sejak sepekan terakhir.

Fenomena mengkhawatirkan ini meresahkan warga sekitar, terutama yang tinggal di sepanjang Saluran Kali Irigasi Kampung Air, Jalan Pintu Air, dan Kali Pangeran Jayakarta, Kelurahan Harapan Mulya, Kecamatan Medansatria.

Meski dugaan kuat mengarah pada pencemaran limbah industri, penyebab pastinya belum terungkap.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Wali Kota Respons Keluhan Kali Bekasi Tercemar di Medan Satria

​Mengapa Warga Kampung Air Medan Satria Keluhkan Pencemaran Kali?

​Warga Kampung Air, Kelurahan Harapan Mulya, Kecamatan Medan Satria, mengeluhkan kondisi air sungai yang berubah drastis menjadi hitam pekat dan berbau sepekan ini.

Kondisi ini membuat warga cemas, apalagi anak-anak setempat terbiasa mandi dan bermain di kali tersebut.

“Kalau bisa ditindaklanjuti, supaya air bersih. Ini semakin kesini semakin parah,” tegas Sahrul (52), salah seorang warga kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di lokasi, Selasa (04/08/2026).

​Warga mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi segera menuntaskan persoalan ini agar lingkungan mereka kembali sehat dan tidak menyebarkan penyakit.

“Biasanya bening airnya. Dari limbah atau apa kan kita tidak tau. Dengan, seminggu ini sempat bening satu atau dua hari terkahir terus kotor lagi,” imbuh Sahrul.

​Apa Faktor Utama Penyebab Sungai Menghitam di Kota Bekasi?

​Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menjelaskan bahwa pencemaran di aliran sungai bisa disebabkan oleh beberapa faktor, terutama faktor limbah domestik dan industri.

Tri menekankan pentingnya perhatian terhadap pengaruh sektor industri dalam pencemaran kali, terutama manakala dampaknya meluas hingga ke Kali Bekasi.

​”Saya sudah minta kepada LH untuk turun, masih adakah perusahaan-perusahaan yang berada di Kota Bekasi untuk mereka masih membuang limbah tanpa menggunakan IPAL,” ujar Tri Adhianto.

Suasana Kali Pangeran Jayakarta di Jalan Jayakarta, Kelurahan Harapan Mulya, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, yang tampak menghitam pekat akibat dugaan pencemaran limbah industri pada Selasa (04/08/2026). Warga mengeluhkan bau tak sedap dan penurunan kualitas air selama sepekan terakhir. (Foto: Jurnalis RakyatBekasi.Com)

Pemkot Bekasi berkomitmen untuk menindak perusahaan di wilayahnya, sembari mengupayakan koordinasi lintas wilayah untuk menangani sumber pencemaran di area hulu.

​Bagaimana Respons DLH Kota Bekasi Terkait Pencemaran Sungai Berulang Ini?

​Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi, Kiswatiningsih mengaku kesulitan menindak pelaku pencemaran karena sumber utama sering kali berasal dari wilayah Kabupaten Bogor (Hulu).

Masalah pencemaran ini merupakan isu tahunan yang kerap terulang, terutama saat memasuki musim kemarau, dan berulangkali terjadi koordinasi yang belum sepenuhnya efektif antar pemerintah daerah.

​”Kita tidak memiliki kewenangan untuk menindak di wilayah Bogor. Oleh karena itu, kewenangannya ditarik ke tingkat provinsi dan nasional. Saya telah mengirimkan surat ke tingkat provinsi dan nasional,” kata Kepala DLH Kota Bekasi Kiswatiningsih.

DLH Kota Bekasi kini sedang mempertimbangkan opsi-opsi solusi di luar instansi provinsi dan kementerian, serta berkomunikasi dengan pihak swasta terkait bukti pembuangan limbah IPAL langsung ke sungai.

​Tragedi lingkungan yang terus berulang ini menuntut ketegasan dari berbagai pihak terkait. Pemkot Bekasi berharap agar solusi lintas wilayah segera ditemukan, demi pemulihan ekosistem sungai dan kesehatan masyarakat terdampak.

Tetap perbarui informasi terkini mengenai kondisi lingkungan dan kebijakan publik di Bekasi hanya di RakyatBekasi.Com. Bagikan artikel ini untuk meningkatkan kepedulian bersama terhadap sungai kita.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasihani Anak Istri, PPPK Aliansi Merah Putih Minta Oknum Dishub Pelaku Pungli Tak Langsung Dipecat
Kali Bekasi Tercemar Parah, DLH Kota Bekasi Salahkan Bogor
Wali Kota Tri Adhianto Soroti Molornya Proyek JPO Stasiun Bekasi
Mendagri Wacanakan Kenaikan Gaji Kepala Daerah, Pemkot Bekasi Pilih Fokus Atasi Defisit APBD 2027
Laba Anjlok 96%! Perumda Tirta Bhagasasi Bekasi Krisis Parah
Tata Kelola Buruk, Evaluasi Perumda Tirta Bhagasasi Mendesak!
Tak Kunjung Naik Status, Nasib 3.442 PPPK Paruh Waktu Pemkot Bekasi Tunggu Pemerintah Pusat
Sinergitas ​Pemkot Bekasi, Perumda Tirta Patriot, dan WTJJ: Perkuat Ketahanan Air Bersih di Musim Kemarau
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:53 WIB

Kasihani Anak Istri, PPPK Aliansi Merah Putih Minta Oknum Dishub Pelaku Pungli Tak Langsung Dipecat

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:28 WIB

Darurat Limbah! Sejumlah Kali di Bekasi Menghitam Pekat dan Bau

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:49 WIB

Kali Bekasi Tercemar Parah, DLH Kota Bekasi Salahkan Bogor

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:35 WIB

Wali Kota Tri Adhianto Soroti Molornya Proyek JPO Stasiun Bekasi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:26 WIB

Mendagri Wacanakan Kenaikan Gaji Kepala Daerah, Pemkot Bekasi Pilih Fokus Atasi Defisit APBD 2027

Berita Terbaru

Kondisi aliran Air Kali Bekasi yang tampak hitam pekat akibat dugaan kuat pencemaran limbah industri dari wilayah hulu pada musim kemarau di Kota Bekasi, Selasa (04/08/2026). Uji laboratorium mencatat adanya kandungan logam berat yang berisiko bagi warga. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.Com)

Bekasi

Kali Bekasi Tercemar Parah, DLH Kota Bekasi Salahkan Bogor

Selasa, 4 Agu 2026 - 12:49 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x