Dinkes Kota Bekasi Segera Gelar Sidang Etik Bidan Akibat Salah Suntik Vaksin pada Bayi 9 Bulan

- Jurnalis

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

infografis. (Nano Banana Pro2)

infografis. (Nano Banana Pro2)

​Poin Utama:

  • ​Bidan Puskesmas Bintara Jaya dibebastugaskan usai insiden kelalaian salah suntik vaksin pada bayi berusia 9 bulan.
  • ​Dinkes Pemkot Bekasi segera menggandeng organisasi profesi untuk menggelar sidang kode etik dalam waktu dekat.
  • ​Kondisi bayi korban kelalaian dilaporkan mulai membaik dari radang otak dan terus dalam pengawasan medis yang ketat.
  • ​Kasus fatal ini menjadi alarm keras dan bahan evaluasi menyeluruh bagi seluruh tenaga kesehatan di Kota Bekasi.

​Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi memastikan bakal menggelar sidang kode etik profesi bagi bidan di Puskesmas Bintara Jaya.

Langkah tegas ini diambil menyusul kelalaian oknum tersebut yang salah memberikan vaksin, sehingga menyebabkan seorang bayi berusia 9 bulan menderita radang otak. Saat ini, tenaga kesehatan terkait telah dibebastugaskan dari pelayanan umum.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Apa Sanksi Bagi Bidan yang Salah Vaksin di Puskesmas Bintara Jaya?

​Dinkes Kota Bekasi bertindak cepat dengan mencabut kewenangan pelayanan oknum bidan tersebut agar tidak menimbulkan korban lain.

​”Selanjutnya kami segera akan melibatkan organisasi profesi terkait kode etik. Namun, langkah awal kita melarang pelayanan bagi yang bersangkutan untuk bertugas melayani masyarakat,” kata Kepala Dinkes Kota Bekasi, Satia Sriwijayanti Anggraini kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Jumat (26/06/2026).

​Satia menambahkan, bidan bersangkutan kini telah ditarik ke kantor dinas untuk menjalani proses pembinaan intensif.

Sanksi administratif dan profesi akan dijatuhkan secara berlapis sesuai hasil putusan sidang etik bersama organisasi profesi terkait.

​Bagaimana Kondisi Terkini Bayi Korban Kelalaian di Bekasi?

​Di tengah proses penjatuhan sanksi bagi tenaga kesehatan yang lalai, Dinkes mengklaim fokus utama Pemerintah Daerah saat ini tetap pada keselamatan dan pemulihan sang pasien.

Bayi mungil yang sempat mengalami radang otak akibat kesalahan fatal tersebut dilaporkan mulai menunjukkan progres kesehatan yang positif.

​”Alhamdulillah sudah kembali pulih namun tetap dalam pengawasan kita. Kemarin memang ada kelalaian dari pihak kami dan telah diberikan sanksi,” ujar Satia.

​Pemantauan ketat oleh dokter spesialis terus dilakukan. Hal ini untuk memastikan proses penyembuhan sang bayi berjalan optimal tanpa meninggalkan efek samping jangka panjang.

​Evaluasi Menyeluruh Tenaga Kesehatan Pemkot Bekasi

​Tragedi medis di Kelurahan Bintara Jaya, Kecamatan Bekasi Barat ini menjadi alarm keras bagi sistem pelayanan kesehatan dasar di Kota Patriot.

Satia menegaskan bahwa insiden memalukan tersebut akan menjadi bahan evaluasi total bagi Dinkes Kota Bekasi.

​Berikut adalah langkah mitigasi yang akan segera dieksekusi oleh Dinkes Kota Bekasi:

  • ​Melakukan audit prosedur standar operasional (SOP) tindakan imunisasi di seluruh puskesmas.
  • ​Meningkatkan pengawasan berlapis dan pembinaan rutin bagi seluruh tenaga kesehatan (nakes).
  • ​Menjamin transparansi penanganan kasus kelalaian medis yang merugikan warga masyarakat.

​”Hal ini agar ke depannya seluruh nakes lebih meningkatkan kehati-hatian dalam menjalankan tugas pelayanan, sehingga insiden serupa tidak kembali terulang,” pungkasnya.

​Kasus ini membuktikan urgensi reformasi kedisiplinan pelayanan publik di Kota Bekasi, terutama yang menyangkut prosedur medis pada anak.

Pemkot Bekasi dituntut tak hanya sekadar memberikan sanksi mutasi, tetapi juga menjamin perlindungan dan rasa aman bagi warga yang berobat di fasilitas kesehatan tingkat pertama.

​Bagaimana pendapat Anda tentang sanksi untuk bidan yang lalai ini? Tinggalkan komentar Anda di bawah, dan bagikan artikel ini untuk mengawal kualitas pelayanan publik di Kota Bekasi! Baca juga berita investigasi terkini lainnya hanya di RakyatBekasi.Com.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Bekasi Lantik 12 Juru Sita Bapenda, Siap Sita Aset hingga Sandera Pengemplang Pajak
Wali Kota Bekasi Rombak Total UMKM Alun-Alun M. Hasibuan: Gerobak Diseragamkan, Koperasi Dibentuk!
Didesak DPRD, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Siapkan Penataan Pasar Bantargebang Usai Rampungkan Pasar Baru
Akhiri Drama Dualisme, Kadin Kota Bekasi Rombak Paradigma Organisasi Jelang Rapimnas
Telan APBD Murni, Pembangunan Gedung Perpustakaan Modern Kota Bekasi Capai 82 Persen, Intip Wajah Barunya!
Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp90 Ribu, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Jamin Stok Pangan Aman di Pasaran
Ancaman Banjir Kota Bekasi Mengintai Akibat Alih Fungsi Lahan, Ini Langkah Kritis DBMSDA!
Antisipasi Banjir Kota Bekasi 2026: DBMSDA Kebut Pengerukan Kali di 12 Kecamatan, Bukti Kapasitas Drainase Kritis?
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Wali Kota Bekasi Lantik 12 Juru Sita Bapenda, Siap Sita Aset hingga Sandera Pengemplang Pajak

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:54 WIB

Wali Kota Bekasi Rombak Total UMKM Alun-Alun M. Hasibuan: Gerobak Diseragamkan, Koperasi Dibentuk!

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Didesak DPRD, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Siapkan Penataan Pasar Bantargebang Usai Rampungkan Pasar Baru

Minggu, 4 Oktober 2026 - 23:13 WIB

Akhiri Drama Dualisme, Kadin Kota Bekasi Rombak Paradigma Organisasi Jelang Rapimnas

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Telan APBD Murni, Pembangunan Gedung Perpustakaan Modern Kota Bekasi Capai 82 Persen, Intip Wajah Barunya!

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x