Gagal Islah, PDIP Bekasi Pasang Badan untuk ARH dalam Kasus Toyor Topi Politisi PKB

- Jurnalis

Kamis, 25 September 2025 - 16:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi Ahmad Faisyal Hermawan memimpin preskon terkait pertikaian yang terjadi antara ARH dan Ahmadi, Kamis (25/09/2025).

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi Ahmad Faisyal Hermawan memimpin preskon terkait pertikaian yang terjadi antara ARH dan Ahmadi, Kamis (25/09/2025).

DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi resmi memberikan pendampingan hukum setelah upaya mediasi yang diinisiasi BK DPRD tidak dihadiri pihak Ahmadi dari Fraksi PKB.

BEKASI – Suhu politik di Kota Bekasi memanas setelah perseteruan antara dua anggota DPRD, Arif Rahman Hakim dari PDI Perjuangan dan Ahmadi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), berujung pada laporan kepolisian.

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Bekasi kini secara resmi memberikan bantuan hukum penuh kepada kadernya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah ini diambil menyusul gagalnya upaya islah (mediasi) yang diinisiasi oleh Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Bekasi.

Perseteruan ini bermula dari adu argumen sengit dalam Rapat Badan Anggaran (BANGGAR) terkait Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kota Bekasi tahun 2026 pada Senin (22/09/2025).

​Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi, Ahmad Faisyal, menyatakan bahwa partai telah menunjukkan itikad baik untuk menyelesaikan masalah secara damai.

“Kami menyikapi pemberitaan yang ramai di media sosial beberapa hari terakhir mengenai perseteruan antar Anggota DPRD saat Rapat BANGGAR,” ujar Faisyal dalam konferensi pers di Gedung DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi, Ruko Sentra Niaga Kalimalang, Kamis (25/09/2025).

​”BK DPRD Kota Bekasi telah menginisiasi islah antara Bang Arif dan Bang Madong (sapaan akrab Ahmadi). Kami diundang dan menunjukkan itikad baik untuk menandatangani kesepakatan damai,” tambahnya.

Upaya Mediasi Tak Mendapat Respons

​Menurut Faisyal, upaya mediasi tersebut tidak membuahkan hasil karena pihak Ahmadi beserta Fraksi PKB tidak memenuhi undangan dari BK DPRD.

​”Ternyata, Ahmadi beserta Fraksi PKB tidak hadir. BK DPRD telah memberikan waktu 1×24 jam, namun tidak ada respons positif dari pihak yang bersangkutan,” jelas Faisyal.

​Atas dasar itu, DPC PDIP Kota Bekasi menggelar rapat internal dan mendengarkan kronologi lengkap dari Arif Rahman serta saksi lainnya. Hasilnya, partai memutuskan untuk “pasang badan”.

​”Kami telah mendengar kronologi dari awal dan dari seluruh pihak. Partai memutuskan untuk memberikan pendampingan hukum penuh kepada Bang Arif sebagai terlapor. Bang Arif siap, dan partai pun siap,” tegasnya.

Proses Hukum Terus Berjalan

Sebelumnya, pada Senin (22/09/2025) sore, Ahmadi secara resmi melaporkan Arif Rahman Hakim ke Polres Metro Bekasi Kota.

Laporan tersebut terdaftar dengan nomor LP/B/2359/IX/2025/SPKT/Polres Metro Bekasi Kota/Polda Metro Jaya.

​Kasatreskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, mengonfirmasi penerimaan laporan tersebut.

“Benar, kami telah menerima laporan polisi dengan pelapor atas nama A (Ahmadi) terkait dugaan tindak pidana penganiayaan ringan,” kata AKBP Braiel dalam keterangannya, Selasa (23/09/2025).

Pihak kepolisian, lanjutnya, tengah melakukan proses pendalaman atas laporan yang dilayangkan.

“Selanjutnya akan diproses sesuai mekanisme hukum yang berlaku,” sambungnya.

Sikap Arif Rahman Hadapi Laporan

​Di sisi lain, Arif Rahman Hakim menyatakan kesiapannya untuk menghadapi proses hukum. Ia merasa narasi yang berkembang di media sosial telah menyudutkan dirinya dan keluarganya.

​”Sebagai warga negara yang taat hukum, kami akan mengikuti proses ini. Apalagi narasi di media sosial dalam beberapa hari ini sangat menyudutkan saya dan keluarga, seolah-olah terjadi penganiayaan berat dan semacamnya. Padahal saya hanya ‘toyor’ topinya,” ungkap Arif.

​Pihak PDI Perjuangan berharap proses hukum dapat berjalan secara transparan, adil, dan tanpa intervensi dari pihak manapun.

​”Jalur perdamaian sudah kami tempuh. Namun, jika pihak sana lebih menghendaki jalur hukum, kami siap menghadapi dengan fakta-fakta yang akan disajikan nanti,” tutup Faisyal.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Ada Pencemaran Limbah dari Hulu Bogor, Aliran Kali Bekasi Hitam Pekat
Normalisasi Kali Bekasi Berlanjut November 2026 untuk Cegah Banjir
Tumpukan Sampah di Terminal Bekasi Picu Bau Busuk, DLH Janji Angkut Hari Ini
Tembus 1,9 Juta, KPU Kota Bekasi Rilis Data Pemilih 2026
Tolak Daud Husin, Pegawai Perumda Tirta Bhagasasi Ancam Mogok Kerja
Ngeri! Sepanjang 2026 Disdamkarmat Bekasi Evakuasi 509 Ular dari Permukiman Warga
Perbaikan Jalan Ir H Juanda Capai 60%, Kapan Rampung Total?
Kali Bekasi Mengering, Pemkot Desak BBWSCC Kebut Normalisasi
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:08 WIB

Diduga Ada Pencemaran Limbah dari Hulu Bogor, Aliran Kali Bekasi Hitam Pekat

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:50 WIB

Normalisasi Kali Bekasi Berlanjut November 2026 untuk Cegah Banjir

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:22 WIB

Tumpukan Sampah di Terminal Bekasi Picu Bau Busuk, DLH Janji Angkut Hari Ini

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:41 WIB

Tembus 1,9 Juta, KPU Kota Bekasi Rilis Data Pemilih 2026

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:12 WIB

Ngeri! Sepanjang 2026 Disdamkarmat Bekasi Evakuasi 509 Ular dari Permukiman Warga

Berita Terbaru

Infografis resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi yang menampilkan rincian total 1.920.128 pemilih terdaftar dalam hasil Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan II Tahun 2026, dirilis di Bekasi pada Rabu (22/07/2026). Terlihat rincian detail perbandingan pemilih laki-laki dan perempuan beserta jumlah kecamatan dan kelurahan (Sumber Foto: KPU Kota Bekasi).

Bekasi

Tembus 1,9 Juta, KPU Kota Bekasi Rilis Data Pemilih 2026

Rabu, 22 Jul 2026 - 18:41 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x