Gelar Reses II TA 2025, Ahmadi Serap Aspirasi Warga Jatikramat soal Posyandu dan Infrastruktur

- Jurnalis

Jumat, 25 April 2025 - 23:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Anggota DPRD Kota Bekasi dari PKB, Ahmadi menggelar reses II Tahun Anggaran 2025. Kegiatan jaring aspirasi tersebut dilakukan di RW 04 Jatikramat, kecamatan Jatiasih, Jumat (25/04/2025) malam.

Anggota DPRD Kota Bekasi dari PKB, Ahmadi menggelar reses II Tahun Anggaran 2025. Kegiatan jaring aspirasi tersebut dilakukan di RW 04 Jatikramat, kecamatan Jatiasih, Jumat (25/04/2025) malam.

Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PKB, Ahmadi, menggelar kegiatan Reses II Tahun Anggaran 2025 di RW 04, Kelurahan Jatikramat, Kecamatan Jatiasih.

Kegiatan ini bertujuan untuk menjaring aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya (Dapil IV), yang meliputi Kecamatan Jatiasih, Pondok Melati, dan Jatisampurna.

Ahmadi, yang akrab disapa Madonk ini, menyampaikan bahwa kegiatan reses ini menjadi momen penting untuk mendengarkan langsung keluhan dan usulan masyarakat, terutama terkait posyandu dan pembangunan infrastruktur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari beberapa reses yang saya lakukan, ibu-ibu posyandu sering menyampaikan aspirasi mereka. Posyandu adalah ujung tombak dalam menangani masalah seperti stunting, orang sakit, hingga orang dengan gangguan jiwa. Namun, perhatian pemerintah terhadap posyandu saat ini belum maksimal. Kami akan mendorong agar janji Wali Kota Bekasi terkait hal ini segera direalisasikan,” ujar Madonk kepada awak media, Jumat (25/04/2025) malam.

Selain posyandu, warga juga mengeluhkan kondisi pembangunan infrastruktur yang dinilai tidak merata. Di RW 04, pembangunan jalan dan saluran air belum tersentuh selama hampir lima tahun, sehingga menjadi perhatian utama masyarakat.

“Masalah jalan dan saluran air menjadi keluhan utama warga. Pembangunan di wilayah ini sangat minim, sehingga kami akan mendorong agar pemerintah segera melakukan perbaikan,” imbuhnya.

Madonk mengungkapkan bahwa DPRD Kota Bekasi akan segera menggelar rapat Banggar untuk membahas sinkronisasi anggaran dengan pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Tri Adhianto dan Harris Bobihoe .

“Akselerasi pemerintahan baru akan menjadi fokus utama. Ada revisi dan efisiensi anggaran yang diajukan oleh Gubernur, sehingga kami perlu memastikan bahwa anggaran tersebut dapat digunakan secara optimal,” jelasnya.

Terkait anggaran posyandu, Madonk menegaskan bahwa Komisi IV DPRD Kota Bekasi akan mendorong peningkatan alokasi anggaran melalui Rencana Kerja (Renja) DP3A.

“Anggaran posyandu di Kota Bekasi sebenarnya tidak besar. Ini hanya soal kemauan pemerintah untuk memberikan perhatian lebih. Dengan postur anggaran APBD yang saat ini mencapai Rp 6,2 triliun, saya yakin pemerintah bisa merealisasikan kebutuhan posyandu,” paparnya.

Warga Jatikramat, kata dia, berharap agar aspirasi yang mereka sampaikan dapat segera direalisasikan oleh Pemerintah Kota Bekasi. Dengan dukungan dari DPRD, diharapkan pembangunan infrastruktur dan peningkatan anggaran posyandu dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.

Oleh karena itu dirinya berkomitmen untuk terus mengawal aspirasi warga hingga terealisasi dalam program kerja pemerintah daerah.

“Kegiatan reses ini menunjukkan dedikasi DPRD Kota Bekasi dalam mendukung pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” tuturnya

Lebih jauh Madonk mengakui bahwa saat ini APBD Kota Bekasi mengalami defisit sebesar 1 persen, namun ia optimis bahwa anggaran yang ada dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Jika pemerintah Kota Bekasi memiliki kemauan, semua ini bisa direalisasikan. Saya bersama teman-teman di Komisi IV akan terus mendorong agar kebutuhan posyandu dan infrastruktur di dapil-dapil lainnya juga dapat terpenuhi,” pungkasnya.


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Bekasi Ngantor di RW Tahun 2027, DPRD Lempar Kritik Tajam Soal Fasilitas dan Kinerja Lurah
Jangan Cuma Tunggu Pusat, DPRD Desak DBMSDA Kota Bekasi Segera Rilis Blueprint Mitigasi Banjir 2026
Jangan Cuci Tangan! DPRD Kota Bekasi Sentil DKI Jakarta soal Wacana Pemotongan Dana Kompensasi TPST Bantargebang
Cegah SiLPA Menggunung! Komisi II DPRD Kota Bekasi Ultimatum DBMSDA dan Disperkimtan Petakan Proyek Rawan Mangkrak
Awas Banjir Mengintai! DPRD Desak DBMSDA Kota Bekasi Kunci Anggaran Normalisasi Kali Bekasi 2027
Kontrak Berakhir 2026, DPRD Wanti-wanti Pemkot Bekasi Jangan Ambil Keputusan Sepihak soal TPST Bantargebang
DPRD Sentil Rencana Wali Kota Bekasi Berkantor di RW: Jangan Sekadar Gimmick Politik!
Raperda Penyimpangan Seksual Kota Bekasi Segera Disahkan, Ancaman Penutupan Tempat Usaha Menanti Pelanggar
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 12:42 WIB

Wali Kota Bekasi Ngantor di RW Tahun 2027, DPRD Lempar Kritik Tajam Soal Fasilitas dan Kinerja Lurah

Jumat, 25 September 2026 - 12:11 WIB

Jangan Cuma Tunggu Pusat, DPRD Desak DBMSDA Kota Bekasi Segera Rilis Blueprint Mitigasi Banjir 2026

Rabu, 23 September 2026 - 15:52 WIB

Jangan Cuci Tangan! DPRD Kota Bekasi Sentil DKI Jakarta soal Wacana Pemotongan Dana Kompensasi TPST Bantargebang

Rabu, 23 September 2026 - 15:32 WIB

Cegah SiLPA Menggunung! Komisi II DPRD Kota Bekasi Ultimatum DBMSDA dan Disperkimtan Petakan Proyek Rawan Mangkrak

Rabu, 23 September 2026 - 10:17 WIB

Awas Banjir Mengintai! DPRD Desak DBMSDA Kota Bekasi Kunci Anggaran Normalisasi Kali Bekasi 2027

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x