Gerindra Tumbangkan PDIP di Survei Elektabilitas Parpol IPO 2026

- Jurnalis

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gerindra geser PDI-P di puncak elektabilitas - hasil survei IPO 2026 (Ilustrasi)

Gerindra geser PDI-P di puncak elektabilitas - hasil survei IPO 2026 (Ilustrasi)

  • Partai Gerindra berhasil merebut posisi puncak elektabilitas parpol (17,5%), menggeser dominasi PDIP (12,8%).
  • Pemetaan preferensi pemilih ini berdasarkan riset Lembaga Indonesia Political Opinion (IPO) pada 27 Juli–3 Agustus 2026 dengan melibatkan 1.200 responden.
  • Meski elektabilitasnya merosot, PDI Perjuangan masih menguasai tingkat popularitas partai politik di mata publik dengan raihan 97,5 persen.

Peta politik nasional kembali bergerak dinamis setelah Partai Gerindra berhasil menggulingkan dominasi PDI Perjuangan (PDIP) dari takhta tertinggi pilihan publik.

Fakta politik ini terungkap dari rilis riset terbaru Lembaga Indonesia Political Opinion (IPO) di Jakarta, Minggu (09/08/2026).

Pergeseran posisi ini menjadi sinyal keras adanya perubahan pola dukungan masyarakat menjelang kontestasi politik mendatang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dinamika Elektabilitas Partai Politik Menjelang Tahun Pemilu

Lembaga IPO menggelar survei ini secara nasional sepanjang periode 27 Juli hingga 3 Agustus 2026 dengan menarik sampel sebanyak 1.200 responden.

Hasilnya mengonfirmasi tren positif yang dialami oleh kendaraan politik besutan Prabowo Subianto tersebut di tingkat akar rumput.

“Gerindra masih menjadi pilihan mayoritas masyarakat, meskipun jika dibandingkan dengan periode survei sebelumnya terjadi penurunan, tetapi itu tetap menempatkan Gerindra sebagai parpol dengan elektabilitas tertinggi saat ini,” kata Direktur Eksekutif IPO, Dedi Kurnia Syah melalui keterangannya, Minggu (09/08/2026).

Berapa Persentase Elektabilitas Parpol Menurut Survei IPO 2026?

Berdasarkan paparan data statistik yang dirilis, mayoritas responden mengalihkan dukungannya yang berimbas pada lonjakan persentase Partai Gerindra, sementara sejumlah partai papan tengah bersaing ketat. Berikut adalah urutan elektabilitas partai politik saat ini:

  • Partai Gerindra: 17,5 persen
  • PDIP: 12,8 persen
  • Partai Golkar: 10,4 persen
  • Partai Demokrat: 8,1 persen
  • PKB: 7 persen
  • PAN: 5,1 persen
  • PKS: 4,6 persen
  • Partai NasDem: 4,4 persen
  • PSI: 1,9 persen
  • PPP: 1,6 persen
  • Perindo: 0,9 persen
  • Partai Gerakan Rakyat: 0,5 persen

Mengapa PDIP Masih Unggul Dalam Kategori Popularitas Parpol?

Meskipun harus merelakan posisi jawara elektabilitas kepada Gerindra, PDI Perjuangan ternyata masih tercatat sebagai partai paling populer di telinga masyarakat Indonesia.

Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) mengenai elektabilitas partai politik. (Foto: IPO)

Tingkat pengenalan figur partai berlogo banteng moncong putih ini belum tergoyahkan, mengindikasikan rekam jejak historis yang kuat meski belum sejalan dengan tingkat keterpilihan saat survei dilakukan.

Berikut adalah peta tingkat popularitas lima partai teratas serta parpol lainnya di Indonesia:

  • PDIP: 97,5 persen
  • Partai Golkar: 97 persen
  • Partai Gerindra: 93,8 persen
  • PKB: 81,8 persen
  • PAN: 79,5 persen
  • PKS: 72,7 persen
  • Partai Demokrat & Partai NasDem: 70,5 persen
  • PSI: 70,2 persen
  • Perindo: 52,7 persen
  • Partai Gelora: 38,5 persen
  • Partai Hanura: 16 persen
  • PBB: 7,4 persen
  • PPP: 6,5 persen
  • Partai Ummat: 3,5 persen
  • Partai Gerakan Rakyat: 3,1 persen

Pergeseran angka pada survei elektabilitas ini tentu memberikan pekerjaan rumah yang besar bagi mesin partai untuk merumuskan ulang strategi memenangkan hati rakyat ke depannya.

Jangan lewatkan perkembangan peta politik nasional, informasi pemerintahan, ekonomi dan layanan publik terkini. Mari bergabung dan ikuti Saluran WhatsApp RakyatBekasi di tautan berikut: [https://whatsapp.com/channel/0029Vb5ZJjQAjPXF02KomG18] agar selalu update!


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bursa Musda Golkar Kota Bekasi Memanas: DPD Jabar Siap Fatsun Jika DPP Beri Diskresi Kader Eksternal!
Suami Terjerat Korupsi Ratusan Miliar, KPK Didesak Telusuri Aliran Dana Politik Ranny Fahd Jelang Musda Golkar Kota Bekasi!
Ranny Fahd Arafiq Kantongi Restu DPP untuk Musda Golkar Kota Bekasi, Pengamat: Citra Partai Dipertaruhkan!
Pintu Diskresi Terbuka: Akankah Figur Eksternal Pimpin DPD Golkar Kota Bekasi?
Junaedi Masuk Bursa Politik Usai Pensiun, Sekda Kota Bekasi: Didorong Saya Bisa Nyebur!
Musda Golkar Kota Bekasi Memanas: Tiga Kuda Hitam Tantang Dominasi Petahana, Siapa Paling Kuat?
Peluang Figur Eksternal di Musda Golkar Kota Bekasi: Bahlil Buka Pintu, Diskresi DPP Jadi Kunci!
Panasnya Musda Golkar Kota Bekasi: Cegah Faksi Pecah, Bahlil Buka Pintu Diskresi Figur Eksternal
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 11:25 WIB

Bursa Musda Golkar Kota Bekasi Memanas: DPD Jabar Siap Fatsun Jika DPP Beri Diskresi Kader Eksternal!

Rabu, 23 September 2026 - 18:43 WIB

Suami Terjerat Korupsi Ratusan Miliar, KPK Didesak Telusuri Aliran Dana Politik Ranny Fahd Jelang Musda Golkar Kota Bekasi!

Rabu, 23 September 2026 - 18:33 WIB

Ranny Fahd Arafiq Kantongi Restu DPP untuk Musda Golkar Kota Bekasi, Pengamat: Citra Partai Dipertaruhkan!

Selasa, 22 September 2026 - 15:29 WIB

Pintu Diskresi Terbuka: Akankah Figur Eksternal Pimpin DPD Golkar Kota Bekasi?

Selasa, 22 September 2026 - 15:09 WIB

Junaedi Masuk Bursa Politik Usai Pensiun, Sekda Kota Bekasi: Didorong Saya Bisa Nyebur!

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x