Hari Kedua SPMB 2025 SMP di Bekasi Ternak Masalah, Jenis Kelamin Peserta Didik Tiba-tiba Berubah

- Jurnalis

Selasa, 24 Juni 2025 - 18:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksanaan hari kedua Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 jenjang SMP Negeri di Kota Bekasi kembali menuai sorotan.

Sejumlah orang tua calon peserta didik masih mengalami kendala teknis, mulai dari akses login yang gagal, perubahan data administrasi yang tidak sesuai, hingga hilangnya berkas yang telah diunggah sebelumnya.

Keluhan Orang Tua: Data Berubah, Berkas Hilang

Pendaftaran SPMB di Kota Bekasi sendiri telah berlangsung selama tiga hari, yakni mulai 23 hingga 25 Juni 2025, melalui laman resmi https://spmb.bekasikota.go.id/school-info. Tiga jalur pendaftaran yang dibuka meliputi Prestasi, Afirmasi, dan Mutasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun demikian, hingga hari kedua pendaftaran, sejumlah orang tua masih mengeluhkan sistem yang belum berjalan lancar.

Salah satunya adalah Fauziah (27), warga Bekasi Selatan, yang mengaku kembali mengalami kesulitan saat mengakses laman pendaftaran SPMB di pagi hari.

“Saya baru bisa login siang hari, tapi data adik saya berubah semua, bahkan titik koordinat domisili ikut berubah secara otomatis,” ujarnya saat dikonfirmasi RakyatBekasi.com, Selasa (24/06/2025).

Lebih mengejutkan lagi, Fauziah menyebut bahwa jenis kelamin adiknya tiba-tiba berubah dalam sistem, dari laki-laki menjadi perempuan, dan seluruh dokumen yang sudah diunggah pada tahap pra-pendaftaran hilang.

“Sudah saya coba unggah ulang, tapi tetap tidak bisa. Akibatnya, adik saya tidak bisa memilih sekolah karena menu pilihan sekolah di website-nya tidak muncul,” tambahnya.

Wali Kota Bekasi Instruksikan Langkah Cepat

Menanggapi persoalan ini, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyatakan bahwa ia telah memberikan instruksi langsung kepada Dinas Pendidikan Kota Bekasi untuk mengambil tindakan cepat terkait keluhan para orang tua.

“Saya sudah perintahkan langsung untuk menindaklanjuti laporan yang masuk. Kita harus bertindak cepat agar warga mendapat kepastian,” ujar Tri saat ditemui di Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Selasa (24/06/2025) siang.

Tri menjelaskan bahwa Pemerintah Kota akan mengevaluasi permasalahan ini secara menyeluruh, termasuk kemungkinan adanya kendala teknis pada server maupun faktor lainnya seperti overload akses.

“Kita akan buat berita acara dan rapatkan masalah ini. Jika memang ada kesalahan sistem, kita akan cari dukungan teknis agar bisa diperbaiki secepatnya,” terangnya.

Belum Ada Skema Perpanjangan Waktu Pendaftaran

Ketika ditanya mengenai kemungkinan perpanjangan waktu pendaftaran akibat gangguan teknis, Tri menyebut bahwa belum ada skenario untuk memperpanjang jadwal pada Tahap 1. Namun, masyarakat masih memiliki kesempatan mendaftar melalui Tahap 2, 3, dan 4.

“Sampai hari ini, belum ada rencana perpanjangan waktu. Tapi warga masih bisa mengikuti tahap-tahap selanjutnya,” pungkasnya.

Penegasan Transparansi dan Perbaikan Sistem

Kasus ini menjadi catatan penting bagi Disdik dan Pemkot Bekasi untuk meningkatkan transparansi dan kesiapan sistem digital dalam proses penerimaan siswa baru.

Pemerintah diminta untuk memastikan setiap calon peserta didik mendapatkan akses setara dan sistem berjalan tanpa hambatan teknis yang merugikan.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pusaran Korupsi PT Migas Meluas: Kejagung RI Cecar Saksi dari Foster Oil hingga PT SP Dua Hari Beruntun
Menakar Kursi Pendamping Asep Surya Atmadja: Ini Syarat Calon Wakil Bupati Bekasi agar Tak Ada ‘Dusta’ di Pemerintahan
Waspada Sindikat Loker Bodong di Kota Bekasi, BPKN-RI Buka Posko Pengaduan Korban
PKS TPST Bantargebang Berakhir 26 Oktober, Pemkot Bekasi Tuntut Kompensasi DKI Tetap Rp362 Miliar
Desain Awal Dinilai Rumit, Disperkimtan Kota Bekasi Kaji Ulang Lokasi Gedung Parkir Pemkot Bekasi 9 Lantai
Darurat Lahan Parkir di Pusat Pemerintahan, Wali Kota Bekasi Kaji Pembangunan Gedung Parkir 9 Lantai
​Layani 2.000 Komuter Tanpa Atap, Halte Transjakarta B41 Jatiasih Akhirnya Dibangun Oktober Ini via CSR Bank BJB
Loker Palsu di Bekasi Kembali Beroperasi, GMNI Semprot Disnaker dan Sebut Komitmen KDM Hanya Konten Belaka
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:07 WIB

Pusaran Korupsi PT Migas Meluas: Kejagung RI Cecar Saksi dari Foster Oil hingga PT SP Dua Hari Beruntun

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Menakar Kursi Pendamping Asep Surya Atmadja: Ini Syarat Calon Wakil Bupati Bekasi agar Tak Ada ‘Dusta’ di Pemerintahan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:51 WIB

Waspada Sindikat Loker Bodong di Kota Bekasi, BPKN-RI Buka Posko Pengaduan Korban

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Desain Awal Dinilai Rumit, Disperkimtan Kota Bekasi Kaji Ulang Lokasi Gedung Parkir Pemkot Bekasi 9 Lantai

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Darurat Lahan Parkir di Pusat Pemerintahan, Wali Kota Bekasi Kaji Pembangunan Gedung Parkir 9 Lantai

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x