Hujan Abu Vulkanik Anak Krakatau Kepung Udara, BPBD Kota Bekasi Distribusikan 1.000 Masker Tiap Kecamatan

- Jurnalis

Senin, 7 September 2026 - 10:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Kepala Pelaksana BPBD Kota Bekasi, Wiratma Puspita, saat memberikan keterangan pers terkait antisipasi dan mitigasi sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau di Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Senin (07/09/2026).

Plt Kepala Pelaksana BPBD Kota Bekasi, Wiratma Puspita, saat memberikan keterangan pers terkait antisipasi dan mitigasi sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau di Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Senin (07/09/2026).

  • ​BPBD Kota Bekasi mendistribusikan 1.000 masker ke tiap kecamatan guna mengantisipasi paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
  • ​Sebaran debu vulkanik dampak erupsi terpantau sempat menyelimuti wilayah Kota Bekasi pada Minggu (06/09/2026) pagi.
  • ​Masyarakat diimbau segera mengurangi aktivitas di luar rumah dan disiplin mengenakan masker saat bepergian.
  • ​Status aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau saat ini masih berada di level Siaga 3.

PEMERINTAH KOTA (PEMKOT) BEKASI melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) merespons cepat ancaman sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau yang menyelimuti langit Kota Bekasi dalam beberapa hari terakhir.

Sebagai langkah mitigasi, sebanyak 1.000 masker medis disiapkan untuk didistribusikan secara maraton ke seluruh kecamatan mulai Senin (07/09/2026).

Langkah preventif dan taktis ini diambil guna meminimalisir dampak infeksi saluran pernapasan bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Langkah Cepat BPBD Kota Bekasi Hadapi Ancaman Abu Vulkanik

​Plt Kepala Pelaksana BPBD Kota Bekasi, Wiratma Puspita, mengonfirmasi bahwa penyaluran masker telah dikoordinasikan dengan aparat kewilayahan setempat agar tepat sasaran.

​”Jika dibutuhkan ditambahkan, kita bisa menambah sedikit, tergantung kebutuhan yang disesuaikan dilapangan melalui pemangku Camat dan Lurah. Nanti akan kita distribusikan, dan tengah dikoordinasikan dengan kecamatan. Ada yang siap mengambil, ada yang minta diantar,” kata Wiratma Puspita kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Senin (07/09/2026).

​Bagaimana Kondisi Kualitas Udara di Kota Bekasi Saat Ini?

​Kondisi udara di wilayah Kota Bekasi pada Senin pagi terpantau mulai menunjukkan perbaikan signifikan.

Sebelumnya, sisa-sisa abu vulkanik akibat erupsi secara merata turun dan mengganggu pandangan di hampir seluruh wilayah kecamatan.

​”Kemarin pagi memang terjadi dampak. Setelah waktu shubuh itu cukup terdampak sebaran abu vulkanik. Hari ini kalau saya lihat sudah jauh lebih ringan dibandingkan dengan kemarin,” ujarnya.

​Apakah Ada Potensi Erupsi Susulan Gunung Anak Krakatau?

​Meskipun kualitas udara berangsur normal, pihak BPBD Kota Bekasi terus melakukan komunikasi lintas wilayah secara intensif, terutama bersama BPBD Provinsi Banten, untuk memastikan mitigasi kebencanaan tidak mengendur.

​”Untuk memonitoring situasi terkini dari erupsi Anak Gunung Krakatau. Kami terus komunikasi dan menurut mereka sudah mulai mereda, apa durasinya sudah mulai mereda, mulai lebih ringan, tapi masih tetap waspada karena masih terjadi erupsi,” jelasnya.

​Menyikapi hal tersebut, otoritas kebencanaan tetap merilis imbauan keras agar masyarakat membatasi mobilitas eksternal.

Sehari sebelumnya, tepatnya pada Minggu (06/09/2026), pemantauan visual BPBD mengonfirmasi turunnya material debu vulkanik di ruang udara patriot.

​”Namun sampai saat ini kita masih wait and see. Jadi kalau dipantau semalam itu angin lebih ke arah barat,” ucapnya.

​Lebih lanjut, Wiratma menjelaskan bahwa secara prakiraan cuaca, konsentrasi abu vulkanik terberat seharusnya jatuh di sekitar Barat Laut, melingkupi perairan Samudra Hindia dan daratan Lampung.

​”Meskipun memang ada terpantau debu tipis di area Kota Bekasi, tapi masih belum mengganggu,” ujarnya.

​Mengapa Pemkot Bekasi Belum Menetapkan Status Siaga Darurat?

​Terkait desakan penetapan status kebencanaan, BPBD belum mengambil keputusan untuk menaikkan level menjadi siaga darurat abu vulkanik tingkat daerah.

Kebijakan ini diambil setelah berkoordinasi dengan BPBD Jawa Barat dan BPBD Banten sembari memetakan pergerakan angin.

​”Sementara kita masih lihat dulu perkembangannya. Sembari berkomunikasi secara informal kepada teman-teman BPBD Banten. Karena dilaporkan situasi perkembangan dilokasi masih Siaga 3, belum naik secara status tanda bahaya,” pungkasnya.

​Bencana erupsi vulkanik ini menjadi peringatan nyata bahwa dampak bencana alam dapat melintasi batas geografis dengan sangat cepat.

Oleh karena itu, sinergi antara Pemkot Bekasi dan kesadaran masyarakat sangat dibutuhkan untuk menjaga kesehatan bersama.

​Tetap waspada, kurangi aktivitas luar ruangan yang tidak mendesak, dan disiplin gunakan masker! Jangan lewatkan informasi terkini seputar kebijakan publik dan mitigasi bencana di kota patriot.

Bagikan artikel ini kepada keluarga Anda dan ikuti Saluran WhatsApp RakyatBekasi [Follow WhatsApp Channel RakyatBekasi di sini] agar selalu update dengan berita terpercaya!


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bos Summarecon Terjaring OTT KPK, Nasib Proyek Sky Train Bekasi dan TOD Rp 78 Miliar Tetap Jalan!
Realisasi Gedung Parkir Pemkot Bekasi 9 Lantai Masih Menggantung di ABT 2027
Pusaran Korupsi PT Migas Meluas: Kejagung RI Cecar Saksi dari Foster Oil hingga PT SP Dua Hari Beruntun
Menakar Kursi Pendamping Asep Surya Atmadja: Ini Syarat Calon Wakil Bupati Bekasi agar Tak Ada ‘Dusta’ di Pemerintahan
Waspada Sindikat Loker Bodong di Kota Bekasi, BPKN-RI Buka Posko Pengaduan Korban
PKS TPST Bantargebang Berakhir 26 Oktober, Pemkot Bekasi Tuntut Kompensasi DKI Tetap Rp362 Miliar
Desain Awal Dinilai Rumit, Disperkimtan Kota Bekasi Kaji Ulang Lokasi Gedung Parkir Pemkot Bekasi 9 Lantai
Darurat Lahan Parkir di Pusat Pemerintahan, Wali Kota Bekasi Kaji Pembangunan Gedung Parkir 9 Lantai
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:19 WIB

Bos Summarecon Terjaring OTT KPK, Nasib Proyek Sky Train Bekasi dan TOD Rp 78 Miliar Tetap Jalan!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Realisasi Gedung Parkir Pemkot Bekasi 9 Lantai Masih Menggantung di ABT 2027

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:07 WIB

Pusaran Korupsi PT Migas Meluas: Kejagung RI Cecar Saksi dari Foster Oil hingga PT SP Dua Hari Beruntun

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Menakar Kursi Pendamping Asep Surya Atmadja: Ini Syarat Calon Wakil Bupati Bekasi agar Tak Ada ‘Dusta’ di Pemerintahan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:51 WIB

Waspada Sindikat Loker Bodong di Kota Bekasi, BPKN-RI Buka Posko Pengaduan Korban

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x