- Terdapat 5 poin utama dalam inti dakwah Islam, yang meliputi penegakan tauhid, penerapan syariat, perwujudan masyarakat Islami, menghidupkan sunnah, serta meninggalkan kemaksiatan.
- Lingkungan atau circle pergaulan diakui memiliki pengaruh sangat besar terhadap kepribadian, pola pikir, dan tingkat keistiqamahan ibadah seseorang.
- Umat Islam diwajibkan lebih selektif dalam memilih teman akrab, menghindari lingkungan ahli maksiat, dan mencari sahabat yang senantiasa mengingatkan kepada Allah ﷻ.
PENCERAMAH SEKALIGUS TOKOH AGAMA, Babe Fayadh (Kang Faisal Abu Fayadh), kembali mengingatkan umat Muslim mengenai pentingnya mengamalkan lima pilar inti dakwah Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Pesan krusial ini ditekankan menyusul maraknya fenomena individu yang kualitas ibadahnya menurun drastis akibat salah memilih circle atau lingkungan pertemanan.
Melalui tausiyahnya, ia berharap masyarakat senantiasa menjaga keimanan dengan menyeleksi ketat siapa yang dijadikan sebagai sahabat terdekat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Memahami Inti Dakwah Islam dan Bahaya Maksiat
”Jika ingin memperbaiki hidup, jangan hanya memperbaiki targetmu. Perbaiki juga lingkunganmu. Perbaiki juga lingkaran pertemananmu. Sebab masa depanmu sangat mungkin sedang dibentuk oleh orang-orang yang hari ini paling sering bersamamu,” kata Kang Faisal Abu Fayadh kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Selasa (06/10/2026).
Dalam pemaparannya, Babe Fayadh menegaskan lima landasan utama yang harus dipegang teguh oleh umat Islam.
Kelima poin tersebut mencakup kewajiban menegakkan tauhid dan melenyapkan syirik, menerapkan syariat Allah, mewujudkan masyarakat Islami, menghidupkan sunnah Rasulullah ﷺ, serta secara tegas meninggalkan segala bentuk kemaksiatan.
Berdasarkan rujukan dari Kitab Ta’lim Muta’alim, perbuatan maksiat dan dosa sangat berdampak buruk pada kehidupan seorang Muslim.
Kebiasaan berbuat dosa bahkan diyakini mampu menghilangkan hafalan dan menghalangi datangnya cahaya ilmu dari Allah ﷻ. Oleh karena itu, menjauhi lingkungan yang memicu dosa adalah sebuah keharusan mutlak.
Mengapa Lingkungan Pertemanan Sangat Berpengaruh dalam Islam?
Lingkungan pergaulan memiliki dampak langsung dan signifikan terhadap pemahaman (mafahim) serta tindakan seseorang setiap harinya.
Manusia secara fitrah akan terus belajar dan beradaptasi melalui kebiasaan, peniruan, serta interaksi yang berulang di dalam kelompoknya.
Merujuk pada Al-Qur’an surat At-Taubah ayat 119 dan berbagai sabda Nabi Muhammad ﷺ, tidak ada persahabatan yang benar-benar netral.
Setiap pergaulan pasti meninggalkan bekas, yang sering kali diibaratkan seperti berteman dengan penjual minyak wangi yang menularkan keharuman, atau berdekatan dengan pandai besi yang menularkan bau asap menyengat.
Apa Saja Tanda Sahabat yang Wajib Diwaspadai?
Dalam memilih pertemanan, terdapat sejumlah kebiasaan buruk yang harus dijadikan sinyal bahaya bagi keimanan seseorang.
Ulama sepakat bahwa persahabatan dengan ahli maksiat dapat merusak hati secara perlahan, meskipun pada awalnya seseorang merasa imannya sudah cukup kuat.
Beberapa tanda circle pertemanan yang wajib dihindari meliputi:
- Sering mengajak untuk meninggalkan kewajiban shalat dan gemar meremehkan syariat agama.
- Memiliki kebiasaan buruk seperti ghibah, berdusta, dan justru merasa bangga saat melakukan kemaksiatan.
- Menghalangi niat untuk belajar agama serta berani mencela para ulama.
Bagaimana Cara Memilih Sahabat Menurut Syariat?
Untuk menjaga kelurusan niat dan keimanan, ajaran Islam telah memberikan pedoman yang sangat jelas dalam mencari teman sejati.
Sahabat yang baik adalah mereka yang berakal, tidak tamak akan urusan duniawi, serta mampu membawa pengaruh positif.
Pilihlah sahabat yang senantiasa bertakwa, jujur, berakhlak mulia, dan berani mengingatkan kepada kehidupan akhirat.
Teman sejati dalam kacamata Islam adalah sosok yang mau menasihati dengan kelembutan saat kita berbuat salah, menutupi aib saudaranya, serta saling membantu dalam ketaatan tanpa adanya rasa iri hati.
Pemahaman yang mendalam mengenai inti ajaran agama serta sikap yang selektif dalam bergaul menjadi kunci utama umat Islam dalam menjaga keistiqamahan di tengah gencarnya tantangan akhir zaman. Jangan pernah biarkan masa depan dan iman Anda terkikis perlahan hanya karena salah dalam memilih sahabat.
Ingin mendapatkan lebih banyak inspirasi, berita pemerintahan, ekonomi, dan layanan publik terkini? Silakan membaca artikel menarik lainnya, bagikan informasi ini, dan pastikan Anda ikuti Saluran WhatsApp RakyatBekasi [Follow WhatsApp Channel RakyatBekasi di sini] agar selalu update.
Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


















