Kejaksaan Negeri Kota Bekasi Periksa Sejumlah Anggota DPRD Terkait Korupsi Proyek Alat Olahraga

- Jurnalis

Selasa, 26 Agustus 2025 - 12:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketiga tersangka AZ, MAR dan AM digelandang Kejaksaan Negeri Kota Bekasi ke mobil tahanan menuju Lapas Bulak Kapal, Kamis (15/05/2025) malam.

Ketiga tersangka AZ, MAR dan AM digelandang Kejaksaan Negeri Kota Bekasi ke mobil tahanan menuju Lapas Bulak Kapal, Kamis (15/05/2025) malam.

BEKASI — Informasi mengenai pemeriksaan terhadap sejumlah anggota DPRD Kota Bekasi oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) beredar luas pada hari ini, Selasa (26/08/2025).

Pemeriksaan ini dilakukan sebagai bagian dari kelanjutan penyidikan kasus korupsi proyek pengadaan alat olahraga di Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Bekasi tahun 2023.

Saat dikonfirmasi, Kepala Seksi Intelijen sekaligus Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejari Kota Bekasi, Ryan Anugerah, membenarkan kabar tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada (pemeriksaan anggota dewan) tuh,” jawab Ryan singkat kepada awak media yang menunggu di lokasi.

Namun, ia tidak dapat merinci nama-nama wakil rakyat yang dipanggil untuk dimintai keterangan.

Kasus dugaan korupsi ini telah menetapkan tiga tersangka, yaitu AZ, MAR, dan AM. Proyek pengadaan alat olahraga senilai Rp 4,7 miliar ini diduga kuat telah merugikan keuangan negara.

Pemeriksaan terhadap anggota dewan mengindikasikan bahwa penyidik tengah mendalami keterlibatan atau peran pihak-pihak lain dalam skema korupsi tersebut.

Berdasarkan informasi yang beredar di kalangan media, disebutkan bahwa ada sekitar tujuh anggota DPRD Kota Bekasi yang diagendakan untuk diperiksa. Untuk pemeriksaan pada hari ini, AF dan ON disebut tengah menjalani pemeriksaan.

Pemanggilan ini diduga terkait dengan fungsi pengawasan atau keterlibatan mereka dalam proses persetujuan anggaran proyek yang bermasalah.

Di tengah kesibukan rutin di kantor Kejari Kota Bekasi, beberapa awak media tampak menunggu di depan lobi utama, berharap mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai perkembangan kasus ini.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi lebih lanjut dari pihak Kejari mengenai hasil pemeriksaan atau identitas para anggota dewan yang dipanggil.

Publik menantikan transparansi dan langkah tegas dari aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus yang merugikan keuangan negara ini.

Visited 436 times, 3 visit(s) today

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Banjir Duren Jaya: Warga Desak Pemkot Bekasi Evaluasi Camat
Semen Padang FC Ngotot Kandang di Patriot: Kami Fatsun Wali Kota Bekasi!
Proyek Pedestrian Rp7,6 Miliar Jalan Sudirman Lanjut Usai Insiden Pipa PGN Bocor
Kemenhaj Kota Bekasi Pantau Kesehatan Jemaah Haji Selama 20 Hari Pasca Kepulangan
Pekan Depan, 25 Petugas Dishub Kota Bekasi Digembleng Kemenhub
Tragedi Maut Tewaskan Pedagang di Bekasi, Sopir Mobil MBG Resmi Tersangka
Kenaikan Gaji Semu? RSUD Jatisampurna Diduga Akali Iuran BPJS Kesehatan
Daya Beli Lesu, Libur Panjang Gagal Ramaikan Mall di Bekasi
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:18 WIB

Banjir Duren Jaya: Warga Desak Pemkot Bekasi Evaluasi Camat

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:43 WIB

Semen Padang FC Ngotot Kandang di Patriot: Kami Fatsun Wali Kota Bekasi!

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:38 WIB

Proyek Pedestrian Rp7,6 Miliar Jalan Sudirman Lanjut Usai Insiden Pipa PGN Bocor

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:13 WIB

Kemenhaj Kota Bekasi Pantau Kesehatan Jemaah Haji Selama 20 Hari Pasca Kepulangan

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:04 WIB

Tragedi Maut Tewaskan Pedagang di Bekasi, Sopir Mobil MBG Resmi Tersangka

Berita Terbaru

error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x