Minum Pembersih Lantai Jelang Lebaran, Pria di Kaliabang Ditemukan Tewas

- Jurnalis

Senin, 18 April 2022 - 14:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI – Seorang pria berinisial K (35) ditemukan tewas di rumah kontrakannya yang berlokasi di Gang Simbang 1, Kaliabang Tengah, Bekasi Utara pada Senin (18/04/2022) sekira pukul 12.00 WIB.

Kanit Reskrim Bekasi utara, Iptu Haryono mengatakan korban pertama kali ditemukan oleh rekan kerjanya tergeletak dengan posisi tengkurap dan kaki menghadap pintu.

Di samping jasad korban juga turut ditemukan cairan pembersih lantai yang diduga sempat diminum juga oleh korban untuk melakukan bunuh diri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sesuai yang diketemukan, bahwa almarhum ini ditemukan meninggal di dalam rumah kontrakannya dalam keadaan seperti itu. Disampingnya ada juga ditemukan cairan pembersih lantai,” kata Iptu Haryono, Senin (18/04/2022).

Haryono mengungkapkan bahwa sejauh hasil identifikasi pihaknya, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, pihaknya menduga bahwa peristiwa ini merupakan murni bunuh diri.

“Hasil identifikasi kepolisian tidak ada tanda kekerasan, murni diduga karena bunuh diri dengan meminum cairan pembersih lantai,” jelasnya.

Petugas kepolisian dalam hal ini turut mengamankan sejumlah barang bukti seperti satu botol cairan pembersih lantai, kemudian disampingnya ada obat nyamuk bakar berikut obat-obatan untuk penyakit yang dideritanya.

“Yang diamankan barang bukti berupa satu botol cairan pembersih lantai, kemudian disampingnya ada obat nyamuk bakar berikut obat-obatan sakit,” paparnya.

Usai melakukan identifikasi, pihak kepolisian langsung membawa jasad korban ke pihak keluarga yang berada di wilayah Kebumen Jawa Tengah.

“Setelah dilakukan identifikasi, tadi dari pihak keluarga tidak menuntut, tidak akan memperpanjang permasalahan jadi kematian ini dianggap musibah. Selanjutnya jenazah akan dibawa ke kampung halamannya di Kebumen,” tutupnya. (Ayu)


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tekan Inflasi, Pemkot Bekasi Gelar Pasar Murah di 12 Kecamatan
Gagal Serobot Antrean, Sopir Angkot K-02 Arogan Aniaya Pengemudi di Pekayon Bekasi
Pentingnya Circle Pertemanan, Babe Fayadh: Hijrah dari Dosa
Nonton Bareng Swiss Vs Argentina di CFD Kota Bekasi, Rebut Doorprize-nya!
Be Glow Masih Buka! KOAR Bekasi Pertanyakan Taji Satpol PP Tertibkan Prostitusi Berkedok Panti Pijat
SEPAGETI Rawalumbu Kupas Bahaya Ulama Su’ dan Terapi Bekam
Dikritik DPRD, Wali Kota Bekasi Bela Mutasi PPPK Jadi Guru
Telurkan 24 Karya dalam 8 Hari: Konsistensi Tanpa Batas Zenza TekSas Sambut HUT RI ke-81

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:54 WIB

Tekan Inflasi, Pemkot Bekasi Gelar Pasar Murah di 12 Kecamatan

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:36 WIB

Gagal Serobot Antrean, Sopir Angkot K-02 Arogan Aniaya Pengemudi di Pekayon Bekasi

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pentingnya Circle Pertemanan, Babe Fayadh: Hijrah dari Dosa

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:23 WIB

Be Glow Masih Buka! KOAR Bekasi Pertanyakan Taji Satpol PP Tertibkan Prostitusi Berkedok Panti Pijat

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:54 WIB

SEPAGETI Rawalumbu Kupas Bahaya Ulama Su’ dan Terapi Bekam

Berita Terbaru

Suasana aktivitas pergerakan kendaraan di sepanjang Jalan H.O.S. Tjokroaminoto, kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Jalan protokol nan strategis ini diabadikan untuk mengenang sosok Raden Mas Haji Oemar Said Tjokroaminoto, Pahlawan Nasional yang dijuluki Raja Jawa Tanpa Mahkota sekaligus mentor para tokoh besar revolusi kemerdekaan Republik Indonesia. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan H.O.S Tjokroaminoto: Guru Para Pendiri Bangsa

Minggu, 12 Jul 2026 - 12:15 WIB

Suasana lalu lintas di kawasan Jalan Imam Bonjol. Nama jalan protokol elite yang kerap ditemui di berbagai kota besar ini didedikasikan untuk menghormati Pahlawan Nasional Tuanku Imam Bonjol, ulama besar Sumatra Barat yang berhasil menyatukan rakyat dan memimpin Perang Padri (1803–1838) melawan penjajah Belanda. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan Imam Bonjol: Taktik Ulama di Perang Padri

Sabtu, 11 Jul 2026 - 12:11 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x