Pelaku Black Campaign di Masa Tenang Pilkada Kota Bekasi Ngaku Nyesel, Begini Ceritanya

- Jurnalis

Minggu, 24 November 2024 - 11:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaku black campaign di masa tenang Pilkada Kota Bekasi.

Pelaku black campaign di masa tenang Pilkada Kota Bekasi.

Mansur, pelaku Black Campaign yang menempelkan stiker bergambar wajah dari salah satu kontestan Pilkada Kota Bekasi yakni Tri Adhianto, mengaku menyesal atas apa yang sudah dilakukannya pada saat pelaksanaan masa tenang.

Ia menambahkan bahwa niatnya hanya untuk membantu rekannya, namun kini dirinya harus diperiksa oleh Sentra Gakkumdu Bawaslu Kota Bekasi atas tindakannya tersebut.

“Saya nyesel, kapok. Enggak mau lagi saya, yang niatnya mau bantu malah dirugikan, enggak mau lagi saya,” ucap Mansur saat ditemui RakyatBekasi.com di lokasi, Minggu (24/11/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Awalnya, dirinya diminta oleh rekannya untuk menempelkan stiker tersebut di salah satu wilayah sekitar Kecamatan Rawalumbu.

“Awalnya saya disuruh sama teman saya untuk menempelkan stiker. Saya bilang mau, kapan? Nanti malam sekitar jam 24.00 WIB. Tapi nanti jam 22.00 WIB kumpul dulu. Nanti kalau buat jalan ada uang jalan sama rokok Rp 100 ribu saya dikasih,” imbuhnya.

Ia menjelaskan bahwa dirinya disuruh oleh seseorang bernama Misar, yang merupakan saudaranya, dan memberikan barang tersebut kepadanya dan rekannya.

“Yang nyuruh Misar, barang ini dari dia. Saya disuruh nempelin aja, nempelin di pagar panel sama tiang listrik sekitar Rawalumbu,” ungkapnya.

Mansur menjelaskan bahwa aksinya saat menempelkan stiker tersebut diketahui oleh warga sekitar di wilayah Mustikasari, Kecamatan Mustikajaya, sekitar pukul 05.00 WIB.

“Tadi jam 5 pagi. Dari jam 12 sampai jam 5 nempel, mau arah balik ketahuan warga,” katanya.

Selain itu, Mansur juga tidak mengetahui bahwa pada pelaksanaan Pilkada sedang berlangsung masa tenang. Ia hanya diminta oleh rekannya untuk menempelkan stiker tersebut.

“Enggak tahu saya, disuruh aja nempelin ini (enggak tahu kalau masa tenang Pilkada). Rekan saya dapat dari temannya, enggak tahu enggak kenal saya. Orang baru,” katanya.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bursa Calon Wakil Bupati Bekasi Memanas: Tarik Ulur Koalisi PDIP, PPP, dan PBB, Sosok Waras Wasisto Jadi Sorotan!
Evaluasi 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Fraksi Gerindra DPRD Kota Bekasi Desak Anggaran Tepat Sasaran
Tak Sekadar Manuver Politik, Ketua DPC PPP Kota Bekasi Gus Nawal Salurkan Kursi Roda untuk Warga Bantargebang
Demokrasi Lokal Diuji Politik Uang dan Disinformasi, Bawaslu Rangkul Aktivis Cipayung hingga Pemkot Bekasi Perketat Pengawasan Pemilu
Bayang-Bayang “Serigala dan Domba” di Musda Golkar Kota Bekasi: Ranny Fahd Disarankan Mundur Demi Marwah
Kantongi Restu DPP dan 13 Suara Kunci, Ranny Fahd A Rafiq Mantap Menangkan Musda Golkar Kota Bekasi
Sah! Nawal Husni Pimpin PPP Kota Bekasi, Bidik 5 Kursi DPRD Lewat Kekuatan Akar Rumput
Efek Kasus KPK Sang Suami, Kans Ranny Fahd Arafiq di Musda Golkar Kota Bekasi Kian Meredup
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Bursa Calon Wakil Bupati Bekasi Memanas: Tarik Ulur Koalisi PDIP, PPP, dan PBB, Sosok Waras Wasisto Jadi Sorotan!

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Evaluasi 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Fraksi Gerindra DPRD Kota Bekasi Desak Anggaran Tepat Sasaran

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Tak Sekadar Manuver Politik, Ketua DPC PPP Kota Bekasi Gus Nawal Salurkan Kursi Roda untuk Warga Bantargebang

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:30 WIB

Demokrasi Lokal Diuji Politik Uang dan Disinformasi, Bawaslu Rangkul Aktivis Cipayung hingga Pemkot Bekasi Perketat Pengawasan Pemilu

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:44 WIB

Bayang-Bayang “Serigala dan Domba” di Musda Golkar Kota Bekasi: Ranny Fahd Disarankan Mundur Demi Marwah

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x