Pemasukan Rp40 Miliar Lebih, Baznas Kota Bekasi Layani Warga Seperti Pengemis, Deprok di Lantai

- Jurnalis

Kamis, 28 April 2022 - 10:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Amil dan Zakat Nasional (Baznas) Kota Bekasi diketahui mendapatkan pemasukan dari Zakat dan pendapatan lainnya lebih dari Rp40 miliar.

Anehnya ada hal yang tidak manusiawi terpantau di kantor Baznaz Kota Bekasi, yang saat ini masih numpang di Komplek Muzdalifah Islamic Center.

Parahnya, kondisi kantornya terlihat sangat tidak memenuhi estetika yang berakibat tidak nyaman dipandang mata karena seluruh plafon hampir jebol.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya ngurus bantuan kesehatan bang, awalnya di urus pihak kelurahan kemudian dikasih surat ini dan ke baznas bawa KTP dan KK Asli,” ujar Ragil salah satu warga Bekasi Utara yang mengurus bantuan kesehatan melalui Baznas Kota Bekasi, Senin (25/04/2022) lalu.

Ragil mengungkapkan bahwa dirinya sudah menunggu lebih dari 20 menit setelah menyerahkan berkas ke petugas jaga di Baznas.

Meski tidak mengeluhkan adanya pelayanan yang jauh dari kata ” Prima”, lelaki 39 tahun ini mengaku sangat prihatin dengan pelayanan baznas.

Hal tersebut terlihat dari warga masyarakat yang seharusnya mendapatkan pelayanan yang prima, terpaksa harus duduk deprok di lantai karena tidak tersedianya tempat duduk.

“Iya nih ngga ada kursi, di bawah kayaknya, ya deprok saja. Cape abisnya sudah dua puluh menit lebih berdiri. Bahkan ada yang duduk di meja tu bang, ngga ada kursi,” keluh Ragil.

Hal senada disampaikan Watin (bukan nama asli). Perempuan paruh baya ini mengaku heran dengan lambatnya pelayanan di Baznas Kota Bekasi saat dirinya sedang mengurus proposal kegiatan keagamaan.

Watin mengaku dirinya enggan lagi berurusan dengan Baznas Kota Bekasi. Selain lambat dalam pelayanan, Baznas Kota Bekasi terkesan hanya milik sekelompok orang saja karena tidak adanya sosialisasi pelayanan bagi masyarakat.

“Jangan ada kesan mereka seperti peminta- minta, padahal ada hak – hak mereka di dana zakat yang dikumpulkan Baznas Kota Bekasi,” ucapnya kesal.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Kantor Baznas Kota Bekasi masih menumpang di aula muzdalifah Islamic Center Kota Bekasi.

Kondisi gedung terpantau atapnya mau ambruk secara keseluruhan karena tidak terawat.

Di ruangan pelayanan dan ruang tamu bagi warga, tidak ada tempat duduk selain di meja resepsionis. Alhasil warga banyak yang duduk di ubin.

Hal ini membuktikan bahwa pelayanan Badan Amil dan Zakat Nasional Kota Bekasi masih jauh panggang dari api.

Para warga yang meminta bantuan terkesan seperti peminta-minta. Ingat bahwa ada hak fakir miskin dalam asnaf zakat.

Maka hargailah hak mereka dengan memberikan pelayanan terbaik, karena Baznas sudah mendapat keuntungan berupa gaji bagi pegawai.

Terlebih ada penghargaan lain yang sudah dipercayakan Pemkot Bekasi kepada Ismail sebagai Ketua Baznas Kota Bekasi. (Mar)


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tekan Inflasi, Pemkot Bekasi Gelar Pasar Murah di 12 Kecamatan
Gagal Serobot Antrean, Sopir Angkot K-02 Arogan Aniaya Pengemudi di Pekayon Bekasi
Pentingnya Circle Pertemanan, Babe Fayadh: Hijrah dari Dosa
Nonton Bareng Swiss Vs Argentina di CFD Kota Bekasi, Rebut Doorprize-nya!
Be Glow Masih Buka! KOAR Bekasi Pertanyakan Taji Satpol PP Tertibkan Prostitusi Berkedok Panti Pijat
SEPAGETI Rawalumbu Kupas Bahaya Ulama Su’ dan Terapi Bekam
Dikritik DPRD, Wali Kota Bekasi Bela Mutasi PPPK Jadi Guru
Telurkan 24 Karya dalam 8 Hari: Konsistensi Tanpa Batas Zenza TekSas Sambut HUT RI ke-81

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:54 WIB

Tekan Inflasi, Pemkot Bekasi Gelar Pasar Murah di 12 Kecamatan

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:36 WIB

Gagal Serobot Antrean, Sopir Angkot K-02 Arogan Aniaya Pengemudi di Pekayon Bekasi

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pentingnya Circle Pertemanan, Babe Fayadh: Hijrah dari Dosa

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:23 WIB

Be Glow Masih Buka! KOAR Bekasi Pertanyakan Taji Satpol PP Tertibkan Prostitusi Berkedok Panti Pijat

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:54 WIB

SEPAGETI Rawalumbu Kupas Bahaya Ulama Su’ dan Terapi Bekam

Berita Terbaru

Suasana aktivitas pergerakan kendaraan di sepanjang Jalan H.O.S. Tjokroaminoto, kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Jalan protokol nan strategis ini diabadikan untuk mengenang sosok Raden Mas Haji Oemar Said Tjokroaminoto, Pahlawan Nasional yang dijuluki Raja Jawa Tanpa Mahkota sekaligus mentor para tokoh besar revolusi kemerdekaan Republik Indonesia. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan H.O.S Tjokroaminoto: Guru Para Pendiri Bangsa

Minggu, 12 Jul 2026 - 12:15 WIB

Suasana lalu lintas di kawasan Jalan Imam Bonjol. Nama jalan protokol elite yang kerap ditemui di berbagai kota besar ini didedikasikan untuk menghormati Pahlawan Nasional Tuanku Imam Bonjol, ulama besar Sumatra Barat yang berhasil menyatukan rakyat dan memimpin Perang Padri (1803–1838) melawan penjajah Belanda. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan Imam Bonjol: Taktik Ulama di Perang Padri

Sabtu, 11 Jul 2026 - 12:11 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x