Pemkab Bekasi Serahkan Dua Cabang Padat Pelanggan Milik Perumda Tirta Bhagasasi ke Pemkot Bekasi

- Jurnalis

Selasa, 24 Juni 2025 - 08:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penandatanganan berita acara serah terima dilakukan pada Senin (23/6/2025) oleh Wakil Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, dan Direktur Utama Perumda Tirta Bhagasasi, Reza Lutfi Hasan.

Penandatanganan berita acara serah terima dilakukan pada Senin (23/6/2025) oleh Wakil Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, dan Direktur Utama Perumda Tirta Bhagasasi, Reza Lutfi Hasan.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi secara resmi menyerahkan dua cabang layanan air bersih milik Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda) Tirta Bhagasasi kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi sebagai bagian dari penyelesaian sengketa pengelolaan aset air bersih yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Dua Cabang Air Bersih Diresmikan Diserahkan ke Kota Bekasi

Aset yang diserahkan meliputi Cabang Rawalumbu dan Cabang Pembantu Setiamekar, dua wilayah dengan tingkat kepadatan pelanggan yang tinggi dan infrastruktur distribusi air yang strategis.

Serah terima tersebut dilakukan setelah Pemkot Bekasi memenuhi kewajiban pembayaran kompensasi aset kepada Pemkab.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penandatanganan berita acara serah terima dilakukan pada Senin (23/06/2025) oleh Wakil Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, dan Direktur Utama Perumda Tirta Bhagasasi, Reza Lutfi.

Acara ini turut disaksikan oleh sejumlah pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, termasuk Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) serta perwakilan dari Badan Pendapatan Daerah.

Upaya Penyelesaian Sengketa Aset secara Adil

Wakil Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, menyampaikan bahwa penyerahan ini menjadi langkah konkret dalam menyelesaikan sengketa kepemilikan aset air bersih secara adil dan konstitusional.

“Karena Pemkot sudah membayar, kita wajib menyerahkan aset. Tentu ini mengurangi pemasukan kabupaten, tapi hukum harus ditegakkan,” tegas Asep.

Ia juga mengungkapkan rencana Pemkab untuk melakukan audit menyeluruh terhadap seluruh aset Perumda Tirta Bhagasasi yang masih berada di luar wilayah administratif Kabupaten Bekasi.

“Kami akan menginventarisasi ulang agar pengelolaan aset lebih optimal dan bisa mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD),” tambahnya.

Dampak dan Strategi Perumda Tirta Bhagasasi

Direktur Utama Perumda Tirta Bhagasasi, Reza Lutfi, tidak menampik bahwa pelepasan dua cabang ini akan berdampak signifikan terhadap pendapatan perusahaan.

“Cabang Rawalumbu dan Setiamekar adalah wilayah padat pelanggan. Kami perlu merancang strategi baru untuk mengimbangi potensi kehilangan pendapatan,” ujarnya.

Namun demikian, Reza tetap optimistis bahwa dana kompensasi yang diterima dari Pemkot Bekasi dapat menjadi modal penting untuk pengembangan layanan.

“Dana ini akan digunakan untuk perluasan jaringan distribusi, peningkatan kualitas layanan, dan pada akhirnya, memberikan kontribusi lebih besar terhadap PAD,” jelas Reza.

Transisi dan Implikasi Layanan Air Bersih di Bekasi

Transisi aset ini diharapkan dapat memperkuat kemandirian pengelolaan air bersih oleh Pemkot Bekasi di wilayah administratifnya.

Selain meningkatkan efisiensi layanan, kepemilikan penuh terhadap infrastruktur air bersih juga dinilai sebagai langkah penting dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat secara berkelanjutan.

Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mematuhi ketentuan hukum dan prinsip tata kelola yang baik dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Skandal Mafia Tanah Jatiasih: Oknum Camat Jaktim Terindikasi Kolusi Serobot Lahan 1.800 Meter di Kota Bekasi
Urusan Tanah Makin Satset! BPN Hadirkan 3 Layanan Baru di MPP Kota Bekasi
Bahayakan Keselamatan, Pemkot Bekasi Bongkar JPO Grand Mall Usai Rusak Ditabrak Truk
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Gelontorkan Nyaris Rp1 Juta di Pasar Baru, Instruksikan ASN Turun Gunung Lewat ‘Gebrak Pasar’
ASN Wajib Belanja! Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Jadikan ‘Gebrak Pasar’ Agenda Rutin di Seluruh Pasar Rakyat
Gebrak Pasar Dimulai! Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Wajibkan ASN Belanja di Pasar Baru Bekasi
Hari Lansia Sedunia: Hasto Puji Sekolah Lansia Wali Kota Bekasi Tri Adhianto
Ditabrak Truk, Wali Kota Bekasi Pastikan JPO Jalan Sudirman Dibongkar Permanen Malam Ini!
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Skandal Mafia Tanah Jatiasih: Oknum Camat Jaktim Terindikasi Kolusi Serobot Lahan 1.800 Meter di Kota Bekasi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Urusan Tanah Makin Satset! BPN Hadirkan 3 Layanan Baru di MPP Kota Bekasi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Gelontorkan Nyaris Rp1 Juta di Pasar Baru, Instruksikan ASN Turun Gunung Lewat ‘Gebrak Pasar’

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:22 WIB

ASN Wajib Belanja! Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Jadikan ‘Gebrak Pasar’ Agenda Rutin di Seluruh Pasar Rakyat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Gebrak Pasar Dimulai! Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Wajibkan ASN Belanja di Pasar Baru Bekasi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x