Pemkot Bekasi Matangkan Rekayasa Lalu Lintas Fly Over Bulak Kapal

- Jurnalis

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MATANGKAN REKAYASA LALU LINTAS – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto (tengah, berkemeja putih) memberikan keterangan kepada awak media dengan didampingi jajaran petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi terkait kesiapan Manajemen Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) menjelang konstruksi Fly Over Bulak Kapal di kawasan pelintasan sebidang Jalan Pahlawan, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jumat (30/10/2026). (Foto: Dok. RakyatBekasi.Com)

MATANGKAN REKAYASA LALU LINTAS – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto (tengah, berkemeja putih) memberikan keterangan kepada awak media dengan didampingi jajaran petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi terkait kesiapan Manajemen Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) menjelang konstruksi Fly Over Bulak Kapal di kawasan pelintasan sebidang Jalan Pahlawan, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jumat (30/10/2026). (Foto: Dok. RakyatBekasi.Com)

  • ​Jadwal Konstruksi & Uji Coba MRLL: Pekerjaan fisik Fly Over (FO) Bulak Kapal dimulai pada 15 November 2026 (target rampung 16 bulan hingga triwulan I 2028), dengan uji coba Manajemen Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) digelar sepekan sebelumnya.
  • ​Jalur Alternatif Pengalihan: Penutupan akses di Jalan Joyo Martono dan Jalan Perjuangan akan dialihkan menuju jalur cadangan di kawasan Ampera serta Jalan Muhammad Yamin, Kecamatan Bekasi Timur.
  • ​Opsi Frontage Road PT KAI: Pemkot Bekasi tengah berkoordinasi dengan PT KAI untuk memanfaatkan jalur sejajar rel (frontage road) guna menghubungkan Bulak Kapal, Ampera, dan Jalan Muhammad Yamin tanpa melintasi rel kereta api.
  • ​Skema Putar Balik (U-Turn): Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi menyiapkan titik putar balik kendaraan mulai dari depan Mall Bekasi Trade Center (BTC) di Jalan Joyo Martono untuk mencegah penumpukan volume kendaraan.

PEMERINTAH KOTA (PEMKOT) BEKASI bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi mematangkan skema Rekayasa Lalu Lintas Fly Over Bulak Kapal menjelang dimulainya konstruksi fisik pada 15 November 2026.

Uji coba pengalihan arus kendaraan di kawasan Bulak Kapal, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, dijadwalkan berlangsung sepekan sebelum pengerjaan proyek berdurasi 16 bulan tersebut dimulai.

Langkah antisipasi ini disiapkan guna mencegah kelumpuhan mobilitas warga akibat penutupan akses Jalan Joyo Martono dan Jalan Perjuangan hingga triwulan pertama tahun 2028.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Skema Rekayasa Lalu Lintas Fly Over Bulak Kapal Kota Bekasi

​Ke Mana Pengalihan Arus Saat Jalan Joyo Martono dan Jalan Perjuangan Ditutup?

​Saat akses Jalan Joyo Martono dan Jalan Perjuangan ditutup selama masa konstruksi Fly Over Bulak Kapal, arus lalu lintas masyarakat akan dialihkan menuju jalur alternatif di kawasan Ampera serta Jalan Muhammad Yamin, Kecamatan Bekasi Timur.

​Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, memastikan pihaknya telah merancang skema Manajemen Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) seiring terbitnya Surat Perintah Kerja (SPK) pengerjaan dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) pada awal November 2026.

​”Saya kira kalau akses jalan dari Jalan Joyo Martono dan Jalan Perjuangan ini ditutup. Kan kita masih punya cadangan yang ada di Ampera maupun yang ada di Jalan Muhammad Yamin,” kata Wali Kota Bekasi Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com saat ditemui di kawasan Bulak Kapal, Kecamatan Bekasi Timur, Jumat (30/10/2026).

​Menurutnya, pengalihan arus lalu lintas menuju Jalan Muhammad Yamin kini sudah dapat diakses dengan leluasa oleh masyarakat apabila Jalan Perjuangan ditutup selama masa pembangunan fisik berlangsung.

​”Sekarang Jalan Muhammad Yamin sudah terbuka lalu lintas apa untuk orang, kendaraan saya kira sudah cukup lancar. Sehingga itu menjadi satu barrier,” tuturnya.

​Bagaimana Rencana Pemanfaatan Jalan Frontage PT KAI di Kawasan Bulak Kapal?

​Pemkot Bekasi tengah menjajaki koordinasi dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) agar mengizinkan penggunaan jalan sejajar rel (frontage road) pada selasar median tepi jalan sebagai akses penghubung warga dari Bulak Kapal menuju Ampera dan Jalan Muhammad Yamin.

​Langkah strategis ini dirancang agar masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi tidak perlu lagi mengantre melewati pelintasan sebidang kereta api, sekaligus mendorong perputaran ekonomi kawasan sekitar.

​”Kita sedang lagi coba, ini juga dikomunikasikan dengan PT KAI. Memungkinkan engga kita gunakan jalan frontage-nya ini. Sehingga nanti akan ada hubungan interaksi antara apa Bulak Kapal dengan yang Ampera,” jelasnya.

​”Begitu juga mungkin kita konektifitas kan langsung juga ke Jalan Muhammad Yamin. Sehingga ini akan menjadi jalan sejajar frontage-nya kereta api. Jadi kalau toh orang hanya punya kegiatan tidak perlu harus melewati kereta api, ini tentu akan lebih memudahkan. Ya jadi konektivitasnya juga akan terhubung dan saya kira ekonominya juga akan lebih maju lah,” tambahnya.

​Kapan Uji Coba Rekayasa Lalu Lintas Fly Over Bulak Kapal Dilaksanakan?

​Dishub Kota Bekasi menjadwalkan persiapan lapangan serta uji coba Manajemen Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) pada sepekan sebelum jadwal konstruksi 15 November 2026 dimulai, atau sekitar tanggal 8 November 2026.

​Kepala Dishub Kota Bekasi, Zeno Bachtiar, menegaskan bahwa penerapan rekayasa arus di lokasi proyek akan diselaraskan secara bertahap mengikuti tahapan pengerjaan fisik di lapangan.

​”Kalau pelaksanaan pekerjaan di tanggal 15 November, kemungkinan jeda sepekan sebelumnya sudah kami lakukan persiapan. Termasuk, uji coba terlebih dahulu secara penyesuaian dilapangan,” katanya.

​Sebelumnya pada awal September lalu, Dishub Kota Bekasi tercatat telah merampungkan dokumen Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin) serta kajian teknis MRLL guna mendukung kelancaran konstruksi Fly Over Bulak Kapal.

​”Secara kajian untuk penerapan Manajemen Rekayasa Lalu Lintas, mungkin sudah kita lakukan analisa sejak  6 bulan atau 1 tahun yang lalu sudah. Jadi kita sedang menunggu proses pembebasan lahan rampung dan lain-lain,” ucap dia melalui keterangannya, Rabu (02/09/2026) lalu.

​Secara teknis, kata dia, penerapan rekayasa arus di Jalan Joyo Martono sepenuhnya menyesuaikan jadwal dimulainya pengerjaan fisik oleh kementerian terkait.

​”Jadi kita menunggu pembangunannya dulu secara waktu,  soal Manajemen Rekayasa Lalu Lintas dan Andalalin nya sudah,” katanya.

​Berdasarkan mekanisme terbaru yang disiapkan Dishub Kota Bekasi, titik rekayasa arus di Jalan Joyo Martono akan dimulai dari depan Mall Bekasi Trade Center (BTC).

Seluruh kendaraan bermotor dari arah tersebut akan diarahkan melakukan putar balik (U-Turn) menuju jaringan jalan alternatif lainnya agar lalu lintas tetap kondusif dan terhindar dari penumpukan volume kendaraan.

​Rincian Skema Manajemen Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) Bulak Kapal:

  • ​Jadwal Mulai Konstruksi: 15 November 2026 (target pengerjaan 16 bulan hingga Triwulan I Tahun 2028).
  • ​Jadwal Uji Coba MRLL: Sepekan sebelum konstruksi (sekitar 8 November 2026).
  • ​Akses Jalan Terdampak Penutupan: Jalan Joyo Martono dan Jalan Perjuangan, Kecamatan Bekasi Timur.
  • ​Titik Putar Balik (U-Turn): Depan kawasan Mall Bekasi Trade Center (BTC) di Jalan Joyo Martono.
  • ​Rute Alternatif Warga: Jalur cadangan kawasan Ampera, Jalan Muhammad Yamin, serta rencana pemanfaatan frontage road sejajar rel milik PT KAI.

​Kesiapan uji coba rekayasa lalu lintas serta kelancaran sosialisasi kepada para pengguna jalan kini menjadi faktor penentu agar dimulainya proyek Fly Over Bulak Kapal pada pertengahan November tidak memicu kemacetan baru di kawasan Bekasi Timur.

​Apakah Anda setiap hari melintasi kawasan Jalan Joyo Martono dan Jalan Perjuangan? Bagikan informasi rute alternatif ini kepada rekan Anda dan tulis tanggapan Anda di kolom komentar. Jangan lupa ikuti Saluran WhatsApp RakyatBekasi melalui tautan Follow WhatsApp Channel RakyatBekasi di sini agar selalu update dengan info lalu lintas dan berita terkini seputar Kota dan Kabupaten Bekasi.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polemik Grand Kamala Lagoon: Evaluasi SE Wali Kota Bekasi, Pembentukan P3SRS, hingga IPL Rp622 Ribu
Wali Kota Bekasi Pastikan Proyek Fly Over Bulak Kapal Dimulai 15 November 2026
Fly Over Bulak Kapal Bekasi Rp188 Miliar Ditargetkan Rampung Awal 2028
Menko AHY Turun Langsung Tinjau Kesiapan Proyek Fly Over Bulak Kapal
GPB2P Minta Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Ade Syukron Kawal Kritis Kebijakan Bupati Asep
Sikat Celah Agen Bodong! Agen Perlinsos Digital Kota Bekasi Wajib Verifikasi NIK dan Biometrik Wajah Saat Daftarkan Warga
Tutup Celah Manipulasi Bansos! Validasi NIK Perlinsos Kota Bekasi Kini Lacak Pajak hingga Aset Warga Secara Otomatis
Diduga Potong Uang Remunerasi Pegawai, Fopera Desak Wali Kota Copot Dirut RSUD CAM Bekasi
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:06 WIB

Polemik Grand Kamala Lagoon: Evaluasi SE Wali Kota Bekasi, Pembentukan P3SRS, hingga IPL Rp622 Ribu

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Pemkot Bekasi Matangkan Rekayasa Lalu Lintas Fly Over Bulak Kapal

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Wali Kota Bekasi Pastikan Proyek Fly Over Bulak Kapal Dimulai 15 November 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Fly Over Bulak Kapal Bekasi Rp188 Miliar Ditargetkan Rampung Awal 2028

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:44 WIB

Menko AHY Turun Langsung Tinjau Kesiapan Proyek Fly Over Bulak Kapal

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x