Penataan Stasiun Bekasi Mulai Tertib, Dishub Imbau Pengemudi Ojol Kasih Paham ke Penumpang

- Jurnalis

Rabu, 7 Mei 2025 - 14:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi melaporkan bahwa penataan kawasan Stasiun Bekasi mulai menunjukkan hasil positif, dengan kemacetan yang berkurang berkat langkah-langkah progresif dari berbagai pemangku kepentingan.

Kepala Bidang Teknik Lalu Lintas (Lalin) Dishub Kota Bekasi, Teguh Indrianto, menyatakan bahwa penertiban di Stasiun Bekasi, Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Perjuangan, dan Jalan Pusdiklat telah memasuki hari kedua, dengan hasil yang semakin terpola dan tertib.

“Penertiban yang dimulai sejak Senin (05/05/2025) mulai menunjukkan hasil. Angkot, pengguna jalan, dan tempat penitipan motor kini lebih tertib. Trotoar yang sebelumnya digunakan untuk parkir motor kini sudah steril,” ujarnya dalam keterangannya, Rabu (07/05/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski sebagian besar aspek lalu lintas sudah lebih teratur, Teguh mengungkapkan bahwa pedagang kaki lima (PKL) dan mitra pengemudi ojek online (Ojol) masih beroperasi di trotoar Jalan Perjuangan pada sore hingga malam hari, sehingga menyebabkan gangguan bagi pejalan kaki.

“Pejalan kaki yang keluar dari Stasiun Bekasi seharusnya bisa menggunakan trotoar, tetapi karena trotoar masih digunakan untuk aktivitas PKL dan Ojol, mereka terpaksa berjalan di badan jalan, yang berpotensi menghambat lalu lintas,” jelasnya.

Teguh juga menyebut bahwa meskipun titik jemput Ojol telah dipindahkan, masih ada beberapa pengemudi yang belum sepenuhnya mematuhi aturan.

“Pemindahan titik penjemputan ke Jalan Perjuangan belum sepenuhnya diikuti oleh semua mitra Ojol. Sebagian masih menggunakan titik lama, sehingga masih terjadi gangguan lalu lintas di kawasan stasiun,” paparnya.

Dishub Kota Bekasi menyarankan agar mitra Ojol mensosialisasikan aturan baru kepada konsumen, sehingga titik penjemputan yang telah ditentukan dapat diterapkan secara efektif.

“Kami berharap sosialisasi terhadap titik jemput yang baru dapat berjalan lebih baik. Mungkin minggu depan akan lebih efektif, terutama jika sudah ada koordinasi dengan pengurus Ojol,” tutupnya.

Dengan adanya penertiban yang semakin tertib, Dishub Kota Bekasi berharap kawasan Stasiun Bekasi dapat menjadi lebih nyaman bagi pengguna transportasi umum dan pejalan kaki, serta meminimalisir kemacetan akibat parkir liar dan aktivitas yang menghambat lalu lintas.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tekan Angka Pengangguran, Disnaker Kota Bekasi Hadirkan 3.500 Peluang Kerja di Job Fair 2026
Dinkes Kota Bekasi Segera Gelar Sidang Etik Bidan Akibat Salah Suntik Vaksin pada Bayi 9 Bulan
Kasus Bidan Salah Suntik Vaksin di Bekasi Berujung Sanksi, Kondisi Bayi Membaik
Pemkot Bekasi Kebut Venue Porprov Jabar 2026, Target Oktober Rampung
Kajian SEPAGETI Rawalumbu: Padukan Ilmu Taqwa dan Terapi Islami
Wawali Bekasi Apresiasi Tingginya Disiplin PPPK Angkatan 118 dalam Orientasi MOOC
Sentil Pemkab soal Bekasi Darurat Begal, Mahamuda Dukung Kombes Sumarni Tepis Isu MBG
Bantah Tudingan Pelecehan Seksual, Kasatpol PP Bekasi Tantang Sumpah Pocong
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:59 WIB

Tekan Angka Pengangguran, Disnaker Kota Bekasi Hadirkan 3.500 Peluang Kerja di Job Fair 2026

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:51 WIB

Dinkes Kota Bekasi Segera Gelar Sidang Etik Bidan Akibat Salah Suntik Vaksin pada Bayi 9 Bulan

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:10 WIB

Kasus Bidan Salah Suntik Vaksin di Bekasi Berujung Sanksi, Kondisi Bayi Membaik

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:04 WIB

Pemkot Bekasi Kebut Venue Porprov Jabar 2026, Target Oktober Rampung

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:33 WIB

Kajian SEPAGETI Rawalumbu: Padukan Ilmu Taqwa dan Terapi Islami

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x