Peringati Hari Guru, Disdik Bekasi Tekankan Peningkatan Kompetensi dan Literasi Digital: Wajib Paham AI dan Coding

- Jurnalis

Rabu, 26 November 2025 - 16:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Warsim Suryana.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Warsim Suryana.

​BEKASI – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi menjadikan momentum peringatan Hari Guru Nasional tahun ini sebagai titik balik transformasi pendidikan di wilayahnya. Disdik secara tegas mendorong seluruh tenaga pendidik untuk lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi guna menunjang Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang lebih efektif.

​Pesan tersebut disampaikan sebagai refleksi dari peringatan Hari Guru yang jatuh pada Selasa (25/11/2025) kemarin. Pemerintah Kota Bekasi menilai, tantangan pendidikan masa kini menuntut guru tidak hanya mengajar, tetapi juga terus belajar.

​Fokus pada Digitalisasi Pembelajaran: Coding hingga AI

​Sekretaris Disdik Kota Bekasi, Warsim Suryana, menyampaikan arahan substantif kepada para guru. Ia menekankan bahwa peningkatan kompetensi guru bukan lagi pilihan, melainkan keharusan di era digital ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Guru diharapkan untuk terus tumbuh dan berkembang, meningkatkan kapasitas dan kompetensi diri, serta beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital. Penguasaan digitalisasi pembelajaran seperti Coding dan Artificial Intelligence (AI) kini menjadi sangat penting,” ujar Warsim dalam keterangannya, Rabu (26/11/2025).

​Menurutnya, integrasi teknologi dalam kelas akan membantu siswa lebih siap menghadapi tantangan global, sekaligus membuat proses pembelajaran menjadi lebih menarik dan relevan.

​Menjadi Agen Perubahan di Era Merdeka Belajar

​Selain aspek teknis, Warsim juga menyoroti peran guru sebagai agen perubahan dalam implementasi Kurikulum Merdeka Belajar. Guru diminta mampu membentuk karakter murid yang kuat melalui pembelajaran yang mendalam dan bermakna.

​”Guru harus menjadi agen perubahan transformasi pendidikan. Tidak hanya transfer ilmu, tetapi juga membentuk karakter siswa sesuai profil Pelajar Pancasila,” tegasnya.

​Kolaborasi Tripusat Pendidikan

​Disdik Kota Bekasi juga mengingatkan pentingnya sinergi dalam ekosistem pendidikan. Keberhasilan pendidikan tidak bisa dicapai oleh sekolah sendirian.

​”Guru didorong untuk menjalin kerja sama dan komunikasi yang baik dengan orang tua, masyarakat, komunitas, dan lembaga lain untuk membangun pendidikan yang holistik,” tambah Warsim.

​Dukungan Penuh Pemerintah

​Untuk mendukung peningkatan kompetensi guru tersebut, pemerintah tidak lepas tangan. Warsim memastikan bahwa Disdik Kota Bekasi, bersama Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Barat dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, akan terus memfasilitasi berbagai pelatihan.

​”Kami terus mendorong guru untuk semangat berinovasi dan menciptakan pembelajaran berkualitas. Di sisi lain, pemerintah terus melakukan program peningkatan dan pengembangan kapasitas guru secara berkelanjutan,” pungkasnya.

​Apakah Anda seorang tenaga pendidik? Bagaimana cara Anda menerapkan teknologi dalam kelas? Bagikan pengalaman inspiratif Anda di kolom komentar!


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Lecehkan Karyawati, Pengusaha Ikan Hias Bekasi Ini Ditangkap Polisi
Tiga Cabor Sumbang Medali Emas Perdana Jelang Opening Ceremony Porprov Jabar 2026 di Stadion Patriot
Baru Menjabat Sekda Kota Bekasi, Harta Muhammad Solikhin Adik Ipar Wali Kota Capai Rp4,7 Miliar: Ini Rincian LHKPN-nya!
Uji Nyali 22 Kandidat Dewan Pendidikan Kota Bekasi 2026–2031
Kawal Visi Wali Kota Bekasi, Mampukah Sekda Muhammad Solikhin Satukan Komando 23.000 ASN?
Imunisasi Kejar Puskesmas Bintara Kota Bekasi Tembus 91,4 Persen, 3 Balita Zero Dose Kini Disisir Petugas
Kakanwil BPN Jabar Apresiasi Inovasi Si-RIMA dan PTSL Kantah Kota Bekasi
Kupon Bulan Dana PMI Dipatok Rp50 Ribu per Pegawai: Donasi Kemanusiaan atau Pungutan Wajib?
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 21:07 WIB

Diduga Lecehkan Karyawati, Pengusaha Ikan Hias Bekasi Ini Ditangkap Polisi

Rabu, 4 November 2026 - 16:10 WIB

Tiga Cabor Sumbang Medali Emas Perdana Jelang Opening Ceremony Porprov Jabar 2026 di Stadion Patriot

Rabu, 4 November 2026 - 15:32 WIB

Baru Menjabat Sekda Kota Bekasi, Harta Muhammad Solikhin Adik Ipar Wali Kota Capai Rp4,7 Miliar: Ini Rincian LHKPN-nya!

Rabu, 4 November 2026 - 13:01 WIB

Uji Nyali 22 Kandidat Dewan Pendidikan Kota Bekasi 2026–2031

Rabu, 4 November 2026 - 11:34 WIB

Kawal Visi Wali Kota Bekasi, Mampukah Sekda Muhammad Solikhin Satukan Komando 23.000 ASN?

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x