Plh Wali Kota Bekasi Klaim WFH ASN Efektif, Pelayanan Aman?

- Jurnalis

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ASN dan Tenaga Kerja Kontrak Pemerintah Kota Bekasi seusai mengikuti Apel pagi, Senin (15/01/2024).

ASN dan Tenaga Kerja Kontrak Pemerintah Kota Bekasi seusai mengikuti Apel pagi, Senin (15/01/2024).

Poin Utama:

  • ​Pemkot Bekasi mengevaluasi kebijakan Work From Home (WFH) tiap Jumat bagi ASN sejak pertengahan April 2026.
  • ​Plh Wali Kota Bekasi mengklaim ritme kerja adaptif tanpa mengganggu pelayanan publik di kelurahan dan kecamatan.
  • ​Program WFH diisi dengan penyelesaian tupoksi reguler dan kegiatan wajib belajar bahasa Inggris bagi para aparatur.
  • ​Sistem piket pergantian diberlakukan agar pelayanan langsung ke masyarakat tetap berjalan maksimal.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi terus mengevaluasi penerapan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berlaku secara rutin setiap hari Jumat.

Kebijakan turunan dari Pemerintah Pusat ini telah berjalan sejak pertengahan April 2026 lalu. Sejauh ini, ritme kerja pegawai diklaim mulai beradaptasi secara efektif tanpa mengorbankan kualitas pelayanan publik bagi warga Kota Bekasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Apakah Pelayanan Publik Pemkot Bekasi Terganggu Selama WFH ASN?

​Pelayanan publik di lingkungan Pemkot Bekasi dipastikan tidak terganggu dan tetap berjalan optimal selama masa WFH ASN.

Masyarakat yang membutuhkan layanan administrasi dasar, seperti pengurusan dokumen, tidak perlu khawatir karena loket tetap beroperasi.

​”Secara umum penerapan kebijakan WFH terhadap pelayanan publik itu tetap berjalan dengan baik. Jadi memang tidak ada kendala ataupun keluhan di masyarakat tentang pelayanan,” kata ​Plh Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di Gedung Plaza Pemkot Bekasi selepas Giat Senam Sparco, Selasa (02/06/2026).

Secara tegas Bang Harris, sapaan karibnya, menginstruksikan agar tidak ada celah layanan masyarakat yang terbengkalai.

Fasilitas ujung tombak birokrasi, baik itu kantor kelurahan maupun kecamatan, wajib mengatur jadwal piket harian seluruh pegawainya.

​”Saya pastikan tidak boleh ada pelayanan publik itu yang tertinggal. Tidak boleh. Kalaupun ada ini, mereka harus bergantian dari di Kelurahan, di Kecamatan,” tegas sosok politisi asal Partai Gerindra tersebut.

​Bagaimana Ritme dan Sistem Kerja ASN Bekasi Saat WFH Jumat?

​Sistem kerja pegawai pada hari Jumat disesuaikan agar aparatur tetap produktif meskipun bertugas dari rumah.

Para ASN dituntut menyelesaikan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing tanpa sedikit pun meninggalkan tanggung jawab yang ada.

Menariknya, Pemkot Bekasi turut menyisipkan program peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di sela waktu kerja.

​”Jadi saya kira cukup bagus, dan mereka yang di rumah pun masih tetap bekerja dengan kegiatannya. Dan juga kita isi hari Jumat itu dengan belajar bahasa Inggris,” ungkap Bobihoe.

​Meski mengklaim birokrasi semakin dinamis, Pemkot Bekasi tidak menutup mata terhadap sejumlah catatan perbaikan di lapangan.

Pihak eksekutif terus membenahi celah pengawasan agar pelaksanaan WFH benar-benar efisien. Penyesuaian ritme terus dievaluasi secara ketat guna memastikan kinerja birokrat tidak mengendur.

​Apa Hasil Evaluasi Uji Petik Wali Kota Bekasi Sebelumnya?

​Langkah evaluasi dan pengawasan pegawai terkait efektivitas WFH juga pernah disoroti langsung oleh Wali Kota Bekasi Tri Adhianto.

Penilaian awal ini dilakukan persis setelah kebijakan WFH Jumat bergulir perdana pada pertengahan April lalu.

Fokus utama saat uji petik adalah memantau kedisiplinan dan mencegah pegawai membolos dengan alasan bertugas dari luar kantor.

​”Tapi rasanya yang namanya pertama biasanya tertib. Nanti tinggal berikutnya coba lebih kita lakukan penekanan,” kata Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com melalui keterangannya, Kamis (16/04/2026).

​Evaluasi berkala ini membuktikan keseriusan Pemkot Bekasi dalam menjawab tantangan disrupsi pola kerja modern yang serba cepat. Berdasarkan pantauan awal Pemkot, kekuatan 40 persen pegawai yang siaga berjaga di kantor terbukti sudah cukup mumpuni untuk melayani seluruh kebutuhan masyarakat Kota Bekasi.

Penerapan sistem kerja hybrid pada akhirnya menjadi ujian nyata bagi komitmen Pemkot Bekasi dalam melayani masyarakat.

Birokrasi yang lincah, profesional, dan adaptif kini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan mutlak di era modern.

​Bagaimana tanggapan Anda mengenai layanan administrasi kelurahan atau kecamatan saat hari Jumat? Bagikan keluhan maupun pengalaman Anda di kolom komentar, dan jangan lupa bagikan informasi dari RakyatBekasi.Com ini ke grup warga di lingkungan Anda!


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jika Tak Berani Usut Tuntas Mafia SPMB 2026, GMNI Desak Wali Kota Bekasi Pakai Rok Saja
Skandal SPMB Kota Bekasi 2026, GMNI: Batalkan Siswa Jalur Siluman dan Titipan Anggota DPRD
Pemkot Bekasi Tolak Bela Pejabat Tersangka Pungli MCK Pasar Bantargebang!
Kejari Bekasi Libatkan Ahli Forensik Bongkar Pungli MCK Pasar Bantargebang
Bekasi Utara Peringkat Kelima Penjudi Online Terbanyak se-Jabodetabek! Ini Kata Wali Kota Tri Adhianto
Celah Kecurangan Terbuka Lebar, Zonasi SPMB Kota Bekasi Nodai Akal Sehat
Target Tuntas Akhir September, JPO Stasiun Bekasi Bakal Dilengkapi Lift
Kasus Pungli MCK Pasar Bantargebang: Kejari Bidik Tersangka Baru!
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:10 WIB

Jika Tak Berani Usut Tuntas Mafia SPMB 2026, GMNI Desak Wali Kota Bekasi Pakai Rok Saja

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:58 WIB

Skandal SPMB Kota Bekasi 2026, GMNI: Batalkan Siswa Jalur Siluman dan Titipan Anggota DPRD

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:55 WIB

Pemkot Bekasi Tolak Bela Pejabat Tersangka Pungli MCK Pasar Bantargebang!

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:28 WIB

Kejari Bekasi Libatkan Ahli Forensik Bongkar Pungli MCK Pasar Bantargebang

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:55 WIB

Bekasi Utara Peringkat Kelima Penjudi Online Terbanyak se-Jabodetabek! Ini Kata Wali Kota Tri Adhianto

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x