Plt Wali Kota Bekasi Minta Sekwan Jaga Komunikasi dengan DPRD

- Jurnalis

Senin, 25 April 2022 - 09:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Walikota Bekasi Tri Adhianto minta Sekretaris DPRD Hanan Tarya agar terus berkomunikasi dengan para anggota DPRD Kota Bekasi.

Hal ini dimaksudkan agar jalannya pemerintahan lebih baik dan lancar. Menurutnya DPRD sebagai bagian terpenting dalam pemerintahan, harus terus dapat berkomunikasi dengan unsur Pemerintah Kota Bekasi.

“Saya contohkan Pak Sekwan, pada tanggal 27 April besok mau ada paripurna, sementara saya harus ke Bandung penyerahan BPK. Jadi sebaiknya diatur waktunya. Atau bahkan bisa Bu Sekda yang hadir. Jangan sampai Plt ngga hadir Paripurna malah jadi salah komunikasi?,” ungkap Plt Tri Adhianto dalam pidatonya pada Apel Pagi, Senin (26/04).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal paling terpenting masih menurut Tri adalah komunikasi harus terus terbangun dengan para anggota DPRD. Banyak acara yang waktunya bersamaan dengan agenda paripurna sehingga harus diatur agar tidak menimbulkan miss komunikasi.

“Kalau mungkin bisa daring atau nggak, atau perbedaan waktu yang diatur. Jangan sampai ada masalah, komunikasi dengan dewan harus terbangun,” katanya.

Tri juga meminta agar terkait anggaran Perubahan dan Anggaran murni tahun 2023 harus cepat dikomunikasikan dengan DPRD. Banyak persoalan yang harus segera ditangani terutama pembahasan anggaran perubahan.

“Agustus harus selesai, ada kerjaan besar yang harus dilakukan. Lakukan komunikasi, finalisasi dengan yang terhormat. Forum SKPD harus segera dibagi agar pembahasan cepat selesai dan berkualitas. Saya juga minta setiap SKPD harus evaluasi dan berinovasi,” tutupnya. (mar)


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Libur MBG Bikin Harga Pangan di Kota Bekasi Turun, Kok Bisa?
Tekan Inflasi, Pemkot Bekasi Gelar Pasar Murah di 12 Kecamatan
Gagal Serobot Antrean, Sopir Angkot K-02 Arogan Aniaya Pengemudi di Pekayon Bekasi
Pentingnya Circle Pertemanan, Babe Fayadh: Hijrah dari Dosa
Nonton Bareng Swiss Vs Argentina di CFD Kota Bekasi, Rebut Doorprize-nya!
Be Glow Masih Buka! KOAR Bekasi Pertanyakan Taji Satpol PP Tertibkan Prostitusi Berkedok Panti Pijat
SEPAGETI Rawalumbu Kupas Bahaya Ulama Su’ dan Terapi Bekam
Dikritik DPRD, Wali Kota Bekasi Bela Mutasi PPPK Jadi Guru
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:24 WIB

Libur MBG Bikin Harga Pangan di Kota Bekasi Turun, Kok Bisa?

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:54 WIB

Tekan Inflasi, Pemkot Bekasi Gelar Pasar Murah di 12 Kecamatan

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:36 WIB

Gagal Serobot Antrean, Sopir Angkot K-02 Arogan Aniaya Pengemudi di Pekayon Bekasi

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:41 WIB

Nonton Bareng Swiss Vs Argentina di CFD Kota Bekasi, Rebut Doorprize-nya!

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:23 WIB

Be Glow Masih Buka! KOAR Bekasi Pertanyakan Taji Satpol PP Tertibkan Prostitusi Berkedok Panti Pijat

Berita Terbaru

Ilustrasi suasana aktivitas jual beli bahan kebutuhan pokok di salah satu pasar tradisional di Kota Bekasi, Minggu (12/07/2026).

Bekasi

Libur MBG Bikin Harga Pangan di Kota Bekasi Turun, Kok Bisa?

Minggu, 12 Jul 2026 - 19:24 WIB

Suasana aktivitas pergerakan kendaraan di sepanjang Jalan H.O.S. Tjokroaminoto, kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Jalan protokol nan strategis ini diabadikan untuk mengenang sosok Raden Mas Haji Oemar Said Tjokroaminoto, Pahlawan Nasional yang dijuluki Raja Jawa Tanpa Mahkota sekaligus mentor para tokoh besar revolusi kemerdekaan Republik Indonesia. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan H.O.S Tjokroaminoto: Guru Para Pendiri Bangsa

Minggu, 12 Jul 2026 - 12:15 WIB

Suasana lalu lintas di kawasan Jalan Imam Bonjol. Nama jalan protokol elite yang kerap ditemui di berbagai kota besar ini didedikasikan untuk menghormati Pahlawan Nasional Tuanku Imam Bonjol, ulama besar Sumatra Barat yang berhasil menyatukan rakyat dan memimpin Perang Padri (1803–1838) melawan penjajah Belanda. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan Imam Bonjol: Taktik Ulama di Perang Padri

Sabtu, 11 Jul 2026 - 12:11 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x