Prabowo Tunjuk Komjen Suyudi Jadi Calon Kapolri Baru, PDIP Tuntut Reformasi Total Bukan Wacana

- Jurnalis

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto (kiri), saat memberikan keterangan pers kepada awak media terkait dukungan terhadap usulan calon Kapolri baru di sela acara Peringatan Hari Lansia Sedunia di Kawasan GOR Kota Bekasi, Kamis (01/10/2026). (Foto: Istimewa/RakyatBekasi.com)

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto (kiri), saat memberikan keterangan pers kepada awak media terkait dukungan terhadap usulan calon Kapolri baru di sela acara Peringatan Hari Lansia Sedunia di Kawasan GOR Kota Bekasi, Kamis (01/10/2026). (Foto: Istimewa/RakyatBekasi.com)

  • ​Presiden Prabowo Subianto resmi menyerahkan Surat Presiden (Surpres) ke DPR RI untuk mengajukan Kepala BNN, Komjen Pol Suyudi Ario Seto, sebagai calon Kapolri baru pada Kamis (01/10/2026).
  • ​PDI Perjuangan melalui Sekjen Hasto Kristiyanto mengapresiasi dan mendukung penuh keputusan strategis hak prerogatif presiden tersebut.
  • ​Fraksi PDIP di Komisi III DPR RI siap mengawal pembahasan dengan tuntutan utama: reformasi kepolisian yang nyata dan penguatan supremasi hukum.
  • ​Pernyataan ini ditegaskan Hasto di sela Peringatan Hari Lansia Sedunia yang digelar di Kawasan GOR Kota Bekasi.

​PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA PRABOWO SUBIANTO secara resmi telah menyerahkan Surat Presiden (Surpres) kepada DPR RI yang mengusulkan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Calon Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri).

Menyikapi keputusan tersebut, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan (PDIP) menyatakan dukungan penuh seraya menuntut adanya langkah nyata dalam reformasi Korps Bhayangkara.

Pengajuan pucuk pimpinan ini dinilai harus menjadi momentum nyata kebangkitan supremasi hukum di Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​PDIP Dukung Penuh Calon Kapolri Baru Pilihan Prabowo

​“PDI Perjuangan memberikan dukungan atas keputusan Presiden yang hari ini telah mengeluarkan surpres terkait penggantian Kapolri. Harapannya, ini ditempatkan sebagai bagian dari membangun supremasi hukum,” kata Hasto Kristiyanto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com usai acara Peringatan Hari Lansia Sedunia di Kawasan GOR Kota Bekasi, Kamis (01/10/2026).

​Hasto menjelaskan bahwa pergantian pimpinan tertinggi di setiap institusi negara merupakan mekanisme rotasi wajar yang diatur secara sah dalam konstitusi.

Oleh karena itu, kata dia, setiap pejabat publik dituntut untuk meninggalkan rekam jejak dan pengabdian terbaik bagi masyarakat.

​“Konstitusi memberikan batasan, undang-undang memberikan batasan. Sehingga yang dibuat oleh siapa pun yang menjabat adalah legasi bagi rakyat, bagi bangsa dan negara,” katanya.

​Mengapa Supremasi Hukum Menjadi Fokus Utama PDIP terhadap Kapolri Baru?

​Penguatan supremasi hukum yang berlandaskan nilai kemanusiaan dan keadilan merupakan fondasi paling krusial untuk menjawab berbagai tantangan penegakan hukum di Indonesia saat ini.

Pembenahan institusi penegak hukum secara merata sangat dibutuhkan demi memulihkan serta menjaga tingkat kepercayaan masyarakat luas terhadap aparat negara.

​“Ke depan, bangunan supremasi hukum ini sangat diperlukan, didasarkan pada nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan yang hakiki. Sehingga dengan adanya Kapolri yang baru, spirit itu kami harapkan menjadi fondasi,” ucapnya.

​Menurut Hasto, tanpa penegakan hukum yang adil, stabilitas nasional tidak akan terwujud. Hal ini merembet langsung pada kepastian iklim investasi ekonomi di tanah air.

​“Tanpa supremasi hukum tidak akan ada kemanusiaan. Tanpa supremasi hukum tidak akan ada iklim investasi yang baik. Itu harapan bagi PDI Perjuangan,” tegasnya.

​Bagaimana Sikap Fraksi PDIP di DPR RI Terkait Pengusulan Nama Calon Kapolri?

​Menjawab pertanyaan awak media mengenai isu kemungkinan adanya nama usulan calon Kapolri dari internal PDIP, Hasto menegaskan bahwa penunjukan Kapolri merupakan hak mutlak dari Kepala Negara.

Fraksi PDIP, kata dia, dipastikan akan berfokus mengawal proses pembahasannya secara konstitusional di parlemen.

​“Ini hak prerogatif Presiden. Ketika Presiden Prabowo mengeluarkan surpres, sikap Fraksi PDI Perjuangan adalah memberikan dukungan dan mengawal pembahasannya di Komisi III DPR RI,” katanya.

​Apa Harapan Masyarakat Terhadap Sosok Komjen Pol Suyudi Ario Seto?

​Uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) Calon Kapolri di DPR RI nantinya diharapkan dapat menjadi ruang evaluasi terbuka.

Publik mendambakan institusi kepolisian yang lebih profesional, humanis, dan berintegritas.

​“Agenda pentingnya adalah supremasi hukum dan reformasi Polri yang menjadi harapan seluruh masyarakat Indonesia,” sambungnya.

​Menakar profil calon tunggal yang diajukan, Hasto menilai sosok Kepala BNN tersebut memiliki kapasitas mumpuni.

Rekam jejak panjang dari bawah, terutama keahlian di bidang reserse dan pemberantasan narkotika, merupakan kombinasi kuat untuk membenahi institusi.

​“Beliau sosok pemimpin yang muncul dari bawah, memiliki pengalaman di Badan Narkotika Nasional, berbicara tentang menyelamatkan kehidupan, penegakan hukum, dan juga memiliki banyak persentuhan dengan tugas-tugas reserse. Itu merupakan modal yang baik dalam membangun supremasi hukum,” tandasnya.

​Proses pergantian kepemimpinan ini kini bersiap memasuki babak baru di Senayan. Publik tentu menanti komitmen nyata dan gebrakan awal dari pucuk pimpinan Polri yang baru demi terwujudnya keadilan yang tidak tajam ke bawah dan tumpul ke atas.

​Bagaimana harapan Anda untuk calon Kapolri yang baru ini? Bagikan pendapat Anda di kolom komentar dan share artikel ini ke rekan Anda. Ikuti terus Saluran WhatsApp RakyatBekasi [Follow WhatsApp Channel RakyatBekasi di sini] agar selalu update dengan isu politik dan layanan publik terkini!


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bayang-Bayang “Serigala dan Domba” di Musda Golkar Kota Bekasi: Ranny Fahd Disarankan Mundur Demi Marwah
Kantongi Restu DPP dan 13 Suara Kunci, Ranny Fahd A Rafiq Mantap Menangkan Musda Golkar Kota Bekasi
Sah! Nawal Husni Pimpin PPP Kota Bekasi, Bidik 5 Kursi DPRD Lewat Kekuatan Akar Rumput
Efek Kasus KPK Sang Suami, Kans Ranny Fahd Arafiq di Musda Golkar Kota Bekasi Kian Meredup
Tanda Tangan Dicatut Oknum! Senior Golkar Medansatria Bantah Keras Isu Penolakan Plt Ketua PK
Lepas dari PPP, Gus Shol Dapat ‘Karpet Merah’ Pimpin Golkar Kota Bekasi?
Jokowi Safari Politik ke Bekasi, Hasto Lontarkan Sindiran Keras: PDIP Pilih Politik Kemanusiaan!
Turbulensi Golkar Kota Bekasi: Isu Pemecatan Ketua PK Memanas, Ade Puspitasari Diingatkan ‘Kacang Lupa Kulit’
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:44 WIB

Bayang-Bayang “Serigala dan Domba” di Musda Golkar Kota Bekasi: Ranny Fahd Disarankan Mundur Demi Marwah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Kantongi Restu DPP dan 13 Suara Kunci, Ranny Fahd A Rafiq Mantap Menangkan Musda Golkar Kota Bekasi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:33 WIB

Sah! Nawal Husni Pimpin PPP Kota Bekasi, Bidik 5 Kursi DPRD Lewat Kekuatan Akar Rumput

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Efek Kasus KPK Sang Suami, Kans Ranny Fahd Arafiq di Musda Golkar Kota Bekasi Kian Meredup

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Tanda Tangan Dicatut Oknum! Senior Golkar Medansatria Bantah Keras Isu Penolakan Plt Ketua PK

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x