Presiden Prabowo Tinjau Korban Kecelakaan KA di RSUD CAM Bekasi, Pastikan Investigasi Segera Dilakukan

- Jurnalis

Selasa, 28 April 2026 - 09:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden RI Prabowo Subianto (tengah) didampingi Sekretaris Kabinet Mayor Teddy Indra Wijaya (kiri belakang) dan Dirut PT KAI Bobby Rasyidin (kanan) saat meninjau langsung penanganan korban kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di RSUD dr. Chasbullah Abdul Majid, Kota Bekasi, Selasa (28/04/2026). (Foto: RakyatBekasi.Com)

Presiden RI Prabowo Subianto (tengah) didampingi Sekretaris Kabinet Mayor Teddy Indra Wijaya (kiri belakang) dan Dirut PT KAI Bobby Rasyidin (kanan) saat meninjau langsung penanganan korban kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di RSUD dr. Chasbullah Abdul Majid, Kota Bekasi, Selasa (28/04/2026). (Foto: RakyatBekasi.Com)

​Poin Utama:

  • ​Presiden RI Prabowo Subianto meninjau langsung korban kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di RSUD dr. Chasbullah Abdul Majid, Kota Bekasi, Selasa (28/4/2026).
  • ​Pemerintah Pusat memastikan investigasi segera digelar terkait insiden maut di kawasan Stasiun Bekasi Timur tersebut.
  • ​Update korban terkini: 7 orang meninggal dunia dan 81 orang mengalami luka-luka serta masih dirawat intensif.
  • ​Tim gabungan dan Basarnas masih berupaya keras mengevakuasi 3 korban yang terjebak di dalam gerbong selama lebih dari 8 jam.

​Tragedi tabrakan maut antara Kereta Api Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line rute Bekasi-Jakarta di dekat Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam menyisakan duka mendalam.

Merespons insiden mematikan tersebut, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, langsung turun tangan meninjau penanganan medis para korban di RSUD dr. Chasbullah Abdul Majid Kota Bekasi pada Selasa (28/04/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kehadiran RI 1 ini menjadi sinyal kuat bahwa Pemerintah Pusat menaruh atensi serius untuk mengusut tuntas penyebab musibah ini.

​Apa Langkah Prabowo Sikapi Kecelakaan KA di Bekasi Timur?

​Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan jajarannya untuk segera melakukan investigasi mendalam guna mengetahui secara pasti pemicu tabrakan kereta tersebut.

Didampingi oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan elemen terkait, beliau menegaskan bahwa keselamatan warga dan evaluasi infrastruktur transportasi adalah prioritas mutlak.

​”Saya hari ini datang ke rumah sakit Bekasi. Tentunya kita semua prihatin dan kaget dengan kecelakaan yang telah terjadi. Saya ucapkan belasungkawa atas nama pribadi dan pemerintah,” kata Prabowo Subianto kepada awak media di RSUD dr. Chasbullah Abdul Majid, Selasa (28/04/2026).

​Mengapa Kecelakaan Kereta Api Kerap Terjadi?

​Menanggapi akar persoalan kecelakaan di perlintasan, Presiden secara kritis menyoroti lemahnya penjagaan di sejumlah titik perlintasan kereta api.

Sinergi antara Pemerintah Pusat, Pemkot Bekasi, dan PT KAI dinilai mendesak untuk menyelesaikan titik-titik rawan yang mengancam nyawa masyarakat.

​”Secara garis besar memang kita perhatikan lintasan kereta api ini banyak yang tidak dijaga ya. Kita akan segera mengatasi masalah ini,” tegas Prabowo Subianto.

​Berapa Jumlah Korban Tabrakan KRL dan Argo Bromo Anggrek?

​Dampak dari insiden nahas ini terbukti fatal dengan jumlah korban yang terus bertambah seiring berjalannya proses penyisiran di lapangan.

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Bobby Rasyidin, mengonfirmasi bahwa puluhan penumpang menjadi korban luka hingga meninggal dunia.

​”Saya mengupdate jumlah korban kecelakaan kereta malam tadi. Meninggal dunia 7 orang, dan luka-luka yang dirawat sebanyak 81 orang,” ucap Bobby Rasyidin kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/04/2026).

​Berikut adalah rekapitulasi sementara evakuasi korban:

  • ​Korban Meninggal Dunia: 7 Orang.
  • ​Korban Luka-Luka (Perawatan): 81 Orang.
  • ​Korban Terperangkap (Proses Evakuasi): 3 Orang.

​Bagaimana Proses Evakuasi Korban Berlangsung di Lokasi?

​Proses evakuasi di Stasiun Bekasi Timur berjalan sangat dramatis dan memakan waktu panjang. Petugas gabungan yang berkoordinasi langsung dengan Basarnas harus bekerja ekstra hati-hati membelah material gerbong demi menyelamatkan penumpang yang belum bisa keluar dari badan KRL maupun KAJJ Bromo Anggrek.

​”Ada sekitar 3 orang yang terperangkap di dalam kereta. Karena evakuasi ini terus terang cukup lama, selama 8 jam, dan kita lakukan sangat hati-hati sekali dalam menyelamatkan para korban,” jelas Bobby.

​Sebagai langkah taktis lebih lanjut, Bobby memastikan evakuasi terhadap 12 gerbong KAJJ Bromo Anggrek telah tuntas dilakukan, dan fokus kini beralih pada pengangkatan sisa lokomotif yang ringsek dengan mengutamakan aspek kehati-hatian.

​Tragedi KRL dan KA Argo Bromo Anggrek ini menjadi tamparan keras bagi sistem keamanan transportasi massal. Masyarakat Kota Bekasi menanti langkah konkret dari hasil investigasi agar insiden serupa tidak lagi terulang.

​Bagaimana pendapat Anda mengenai penanganan tragedi ini? Jangan lupa tinggalkan komentar di bawah dan bagikan informasi ini. Pantau terus RakyatBekasi.Com untuk pembaruan eksklusif seputar hasil investigasi insiden maut Stasiun Bekasi Timur!


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Babak Baru Skandal KSO PT Migas, Kejagung Periksa Tiga Direksi BUMD dan Pejabat Pemkot Bekasi
Mengejutkan! Suara Mengguntur dari Gontor, Sindir Pejabat ‘Cari Muka’ Langsung di Depan Presiden Prabowo
Desak Kemenag Tarik Majalah MPA dan Minta Maaf Terbuka, DPP GMNI Tegaskan Bukan Underbow PKI
Kritik Keras IPPS: Ulah Arogan Seskab Teddy Indra Wijaya Usir Pejabat LRT Coreng Marwah Presiden
Skandal Suap HGB Bogor: KPK Bidik Tersangka Korporasi, Dirut PT Summarecon Agung Terseret!
OTT KPK di Kementerian ATR/BPN: Uang Rp106 Miliar Disita, Dirut Summarecon dan Pejabat BPN Bogor Jadi Tersangka
Skandal HGB Summarecon: KPK Jebloskan 8 Tersangka ke Tahanan, Ada Pejabat BPN hingga Elit Golkar!
Lawan Ketimpangan Tanah! DPP GMNI Buka Petisi Publik Desak Pengesahan RUU Reforma Agraria
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 20:47 WIB

Babak Baru Skandal KSO PT Migas, Kejagung Periksa Tiga Direksi BUMD dan Pejabat Pemkot Bekasi

Senin, 21 September 2026 - 09:03 WIB

Mengejutkan! Suara Mengguntur dari Gontor, Sindir Pejabat ‘Cari Muka’ Langsung di Depan Presiden Prabowo

Sabtu, 19 September 2026 - 13:02 WIB

Desak Kemenag Tarik Majalah MPA dan Minta Maaf Terbuka, DPP GMNI Tegaskan Bukan Underbow PKI

Sabtu, 19 September 2026 - 12:40 WIB

Kritik Keras IPPS: Ulah Arogan Seskab Teddy Indra Wijaya Usir Pejabat LRT Coreng Marwah Presiden

Rabu, 16 September 2026 - 05:06 WIB

Skandal Suap HGB Bogor: KPK Bidik Tersangka Korporasi, Dirut PT Summarecon Agung Terseret!

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x