Steering Committee Mendadak Coret Dua Kandidat, Musda VII KNPI Kota Bekasi Kembali Ricuh

- Jurnalis

Senin, 23 Desember 2024 - 19:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas kepolisian terlihat sangat lelah dengan jalannya Musda VII KNPI Kota Bekasi yang skorsing berkali-kali karena ricuh, Senin (23/12/2024).

Petugas kepolisian terlihat sangat lelah dengan jalannya Musda VII KNPI Kota Bekasi yang skorsing berkali-kali karena ricuh, Senin (23/12/2024).

Musyawarah Daerah (Musda) VII KNPI Kota Bekasi yang sempat dipending selama dua hari, dijadwalkan kembali dilanjutkan pada hari ini, Senin (23/12/2024), di Ballroom Global Persada Mandiri, Bekasi Timur. Namun, berdasarkan informasi yang diterima redaksi rakyatbekasi.com, skorsing yang sempat dicabut kini kembali dipending karena kericuhan peserta.

Kericuhan ini dipicu oleh keputusan Steering Committee (SC) Musda VII KNPI Kota Bekasi yang dengan arogan dan tanpa dasar yang jelas mencoret dua nama kandidat, yakni Ikrar Saptaji dan Adelia, tanpa alasan yang jelas.

Sontak Keputusan ini menimbulkan protes dan kemarahan dari para peserta Musda VII KNPI Kota Bekasi terhadap SC, hingga menyebabkan kericuhan yang mengakibatkan jalannya Musda kembali diskorsing.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua DPK KNPI Bekasi Timur, Mumu Muhaemin, menyampaikan kekecewaannya terhadap ulah oknum SC yang dinilai tidak bertanggung jawab penuh atas ulah mereka dengan mencoret calon ketua seenaknya.

“Saya sangat menyayangkan kejadian oknum SC yang sengaja mencoret nama calon ketua yang sudah mendaftarkan dirinya beberapa hari yang lalu. Saya sangat kecewa dengan sikap panitia pelaksana maupun SC lainnya yang tidak bertanggung jawab penuh atas ulah oknum SC tersebut,” ujarnya.

Mumu menambahkan bahwa forum kemarin dipending berulangkali karena ada oknum SC yang sengaja menghilang dari arena dengan membawa berkas persidangan, yang cenderung seperti mensabotase kegiatan Musda KNPI.

“Maka jadi pertanyaan, bila ada oknum yang coba menggagalkan Musda dengan cara playing victim di beberapa media belakangan ini,” tambahnya.

Di tempat yang sama Ketua DPC GMNI Bekasi, Christianto Manurung, mengungkapkan bahwa Musda merupakan forum musyawarah tertinggi Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) di tingkat wilayah, dan semua harus menghormati hal itu.

“SC jangan menjadi kaki tangan calon, DPD KNPI Jawa Barat lah yang menyelamatkan sehingga Musda tetap bisa berjalan,” terangnya.

Christianto menghimbau kepada semua elemen untuk tidak membuat keruh suasana.

“SC juga saya harap bisa bertanggung jawab menyelesaikan Musda ini. Jangan di arena hilang tiba-tiba muncul di media dengan opini kambing hitam. Kami menilai KNPI Jabar sudah berjalan on the track, tinggal para oknum SC ini yang seenaknya mencoret nama calon yang dipertanyakan, mau menyelesaikan Musda atau tidak?” tutupnya.

Dengan adanya kejadian ini, diharapkan semua pihak dapat bekerja sama untuk menyelesaikan Musda VII KNPI Kota Bekasi dengan baik dan menjaga kondusivitas selama pelaksanaan Musda.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sejarah Jalan Sunan Gresik: Jejak Pelopor Dakwah Nusantara
Kecelakaan Maut di Jatiasih: Truk Semen Hantam Pohon, Sopir Tewas Terjepit
Siswa Trauma Dibully Guru, Kepsek SMKN 1 Kota Bekasi Bungkam
Hasut Pedagang di Masjid, Dirut PTMP Polisikan Provokator Pedagang Pasar Baru Bekasi
Pencemaran Kali Bekasi Mereda, DLH Pastikan Air Kembali Bening
Waspada El Nino, Disdamkarmat Bekasi Larang Warga Bakar Sampah di Lahan Kosong
Ngeri! Lapak Rongsok Gang Selon Ludes Dilalap Jago Merah
Cegah Demo Angkot, DPRD Soroti Rute Baru TransBeken di Bekasi
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:05 WIB

Sejarah Jalan Sunan Gresik: Jejak Pelopor Dakwah Nusantara

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:13 WIB

Kecelakaan Maut di Jatiasih: Truk Semen Hantam Pohon, Sopir Tewas Terjepit

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:27 WIB

Siswa Trauma Dibully Guru, Kepsek SMKN 1 Kota Bekasi Bungkam

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:44 WIB

Hasut Pedagang di Masjid, Dirut PTMP Polisikan Provokator Pedagang Pasar Baru Bekasi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:38 WIB

Pencemaran Kali Bekasi Mereda, DLH Pastikan Air Kembali Bening

Berita Terbaru

Ilustrasi

Politik

Survei IPO 2026: Surya Paloh Ungguli Prabowo dan Megawati

Minggu, 9 Agu 2026 - 15:17 WIB

PELOPOR DAKWAH NUSANTARA: Suasana lalu lintas dan aktivitas warga di sekitar ruas Jalan Sunan Gresik, tak jauh dari kawasan Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Jakarta Timur, Minggu (09/08/2026). Penamaan jalan protokol ini diabadikan secara khusus untuk menghormati Maulana Malik Ibrahim (Sunan Gresik), sesepuh Walisongo perintis pondok pesantren pertama di Nusantara yang sukses menyebarkan Islam melalui pendekatan sosial kemasyarakatan, ekonomi, dan pendidikan pada awal abad ke-15 Masehi. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Bekasi

Sejarah Jalan Sunan Gresik: Jejak Pelopor Dakwah Nusantara

Minggu, 9 Agu 2026 - 15:05 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x