Terinspirasi HI Avenue, DLH Kaji Penerapan PLTS Atap untuk Gedung Pemerintah

- Jurnalis

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi.

Ilustrasi.

Poin Utama:

  • Inisiatif: DLH Kota Bekasi mengkaji penggunaan PLTS Atap untuk gedung pemerintah.
  • Inspirasi: Langkah ini menyusul suksesnya penerapan PLTS di HI Avenue bersama Xurya Daya Indonesia.
  • Target Efisiensi: PLTS Atap diproyeksikan mampu menyuplai 25% kebutuhan listrik dan menekan biaya operasional.
  • Status: Masih dalam tahap kajian mendalam dan perencanaan anggaran daerah.

​Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi mulai melakukan kajian mendalam terkait penerapan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di gedung-gedung milik Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi.

Langkah strategis ini diambil sebagai upaya efisiensi anggaran daerah sekaligus mewujudkan konsep bangunan ramah lingkungan (Green Building) di wilayah Kota Bekasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Apa Pemicu Rencana Penerapan PLTS Atap di Pemkot Bekasi?

​Gagasan penerapan energi terbarukan ini menguat setelah pihak swasta di Kota Bekasi mulai beralih ke energi bersih. Salah satunya adalah Pusat Perbelanjaan HI Avenue yang baru saja meresmikan instalasi PLTS hasil kerja sama dengan Xurya Daya Indonesia, pada Rabu (11/02/2026) lalu. Langkah swasta ini dinilai selaras dengan visi jangka panjang pemerintah daerah.

​”Program mereka (swasta) sudah sejalan dengan program Pemerintah Kota Bekasi. Pemerintah sudah mempunyai programnya, hingga akhirnya dari pihak swasta juga turut mendukung, sehingga tujuannya sudah sinkron untuk mewujudkan Bekasi Hijau,” kata Kiswatiningsih kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com melalui keterangan tertulisnya di Kota Bekasi, Jumat (13/02/2026).

​Menurut Kiswatiningsih, konsep Green Building memiliki cakupan yang luas. Hal ini tidak hanya terbatas pada penghijauan fisik, tetapi juga mencakup manajemen energi, pengolahan limbah air, hingga sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi.

​Berapa Besar Potensi Penghematan Anggaran Listrik?

​Salah satu keunggulan utama dari teknologi PLTS Atap adalah kemampuannya dalam menekan biaya operasional gedung secara signifikan.

Jika diterapkan di kantor-kantor pemerintahan, beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk pos kelistrikan dapat dikurangi.

​Kiswatiningsih menjelaskan bahwa teknologi energi surya modern memiliki efisiensi tinggi dalam menyuplai daya.

​”Salah satu yang paling menonjol adalah kemampuan PLTS atap dalam menekan biaya operasional kelistrikan. Teknologi ini mampu menyuplai hampir 25 persen dari kebutuhan listrik bangunan secara mandiri. Jadi kalau pakai energi surya, otomatis secara ekonomi bisa mengurangi tagihan listrik bulanannya,” ungkapnya.

​Kapan PLTS Atap Akan Dipasang di Gedung Pemerintah?

​Meskipun potensinya besar, realisasi pemasangan PLTS di aset milik Pemkot Bekasi tidak bisa dilakukan secara instan.

Diperlukan proses perencanaan yang matang agar penggunaan anggaran tepat guna dan sesuai regulasi.

​Saat ini, DLH Kota Bekasi masih menempatkan rencana ini dalam tahap kajian teknis dan finansial. Kiswatiningsih menegaskan bahwa inisiatif ini harus didukung dengan kesiapan infrastruktur dan alokasi dana yang memadai.

​”Penerapan di fasilitas publik milik Pemkot Bekasi masih harus dibahas lebih lanjut ya, karena harus ada perencanaan dan lain sebagainya. Tapi ini inisiatif yang cukup bagus yang bisa dicontoh untuk masa depan,” pungkasnya.

​Dengan adanya kajian ini, Pemkot Bekasi diharapkan dapat segera menyusul langkah sektor swasta dalam transisi menuju energi baru terbarukan.

Sinergi antara pemerintah dan swasta menjadi kunci terwujudnya lingkungan Kota Bekasi yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Punya informasi terkait inovasi lingkungan di sekitar tempat tinggal Anda? Laporkan kepada Redaksi RakyatBekasi.Com melalui layanan pengaduan warga.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Provinsi Banten Tiga Kali Kunker ke Perumda Tirta Bhagasasi, Ketagihan?
Cegah Loyo Usai Lebaran! Dirut Perumda Tirta Bhagasasi Tuntut 3 ‘Mantra’ Ini ke Pegawai
Imbas Maut TPST Bantargebang, Pemkot Bekasi Kaji Risiko Longsor TPA Sumurbatu, Panik?
TPU Perwira Tersisa 3.000 M², Pemkot Bekasi Siapkan 30 Hektar Lahan Makam Baru di Bantargebang
Awas Cuaca Ekstrem! Ini Strategi Jitu Wali Kota Bekasi Hadapi Ancaman ‘Godzilla El Nino’ 2026
Bekasi Darurat Sampah? Wali Kota Tri Adhianto Mendadak Nyapu dan Tanam Pohon
Kucurkan Rp700 M, Bank BJB Janji Berantas Rumah Kumuh di Jawa Barat dan Bekasi!
Kreator Video Terancam Bui, Gekrafs Kota Bekasi Lawan Balik!

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 22:03 WIB

DPRD Provinsi Banten Tiga Kali Kunker ke Perumda Tirta Bhagasasi, Ketagihan?

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:42 WIB

Cegah Loyo Usai Lebaran! Dirut Perumda Tirta Bhagasasi Tuntut 3 ‘Mantra’ Ini ke Pegawai

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:43 WIB

Imbas Maut TPST Bantargebang, Pemkot Bekasi Kaji Risiko Longsor TPA Sumurbatu, Panik?

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:00 WIB

TPU Perwira Tersisa 3.000 M², Pemkot Bekasi Siapkan 30 Hektar Lahan Makam Baru di Bantargebang

Selasa, 31 Maret 2026 - 09:26 WIB

Bekasi Darurat Sampah? Wali Kota Tri Adhianto Mendadak Nyapu dan Tanam Pohon

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca