Turbulensi Golkar Kota Bekasi: Isu Pemecatan Ketua PK Memanas, Ade Puspitasari Diingatkan ‘Kacang Lupa Kulit’

- Jurnalis

Rabu, 30 September 2026 - 20:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi.

Ilustrasi.

  • ​Wacana pemecatan mendadak sejumlah kader dan Ketua Pengurus Kecamatan (PK) Partai Golkar se-Kota Bekasi memicu turbulensi politik internal partai.
  • ​Mantan Sekretaris GEMA MKGR Kota Bekasi, Alifia Nur Indah, melayangkan kritik keras terhadap manuver sang Ketua DPD, Ade Puspitasari.
  • ​Langkah pemecatan tersebut dinilai sebagai tindakan pragmatis yang mengabaikan rekam jejak aklamasi PK yang mengangkat Ade Puspitasari pada Musda sebelumnya.

DINAMIKA INTERNAL DPD Partai Golkar Kota Bekasi mendadak memanas menyusul mencuatnya isu pemecatan sejumlah kader dan Ketua Pengurus Kecamatan (PK) secara sepihak.

Manuver kontroversial Ketua DPD Golkar Kota Bekasi, Ade Puspitasari ini langsung memicu reaksi keras dari basis akar rumput partai.

Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk pragmatisme yang mencederai etika politik kepartaian di wilayah Kota Bekasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Gejolak DPD Golkar Kota Bekasi: Manuver Pemecatan Tuai Polemik

​Mengapa Isu Pemecatan Ketua PK Golkar Kota Bekasi Memicu Kritik Keras?

​Isu pemecatan Ketua PK memicu polemik karena langkah tersebut dianggap memotong rantai konsolidasi dan membabat habis para elite pimpinan kecamatan yang telah membesarkan partai.

Mantan Sekretaris Generasi Muda (GEMA) MKGR Kota Bekasi, Alifia Nur Indah, menilai bahwa keputusan tersebut bertindak serampangan dan hanya didasari oleh kepentingan pragmatis personal.

​”Jangan asal berhentikan Ketua PK demi kepentingan pribadi. Mengingat Ketua PK yang saat ini menjabat adalah barisan pimpinan yang menjadikan Ade sebagai Ketua DPD Golkar Kota Bekasi pada saat itu,” kata Alifia Nur Indah kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com melalui keterangannya, Rabu (30/09/2026).

​Apa Dampak Manuver Ade Puspitasari Terhadap Soliditas Partai?

​Keputusan yang terkesan impulsif dan otoriter ini berpotensi meretakkan soliditas internal serta menggerus tingkat kepercayaan konstituen Partai Golkar di Kota Bekasi.

Catatan historis menunjukkan bahwa posisi strategis yang kini diduduki Ade Puspitasari berakar kuat dari cucuran keringat para Ketua PK.

​Pada Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Kota Bekasi periode lalu, takhta kepemimpinan tersebut berhasil diraih berkat dorongan aklamasi penuh dari para pimpinan di tingkat akar rumput yang saat ini justru berada di ambang pemecatan.

Di tengah persaingan peta politik yang kian dinamis, Alifia berharap nakhoda partai berlambang pohon beringin ini bisa tampil lebih matang dan bijaksana.

​”Jangan pernah melupakan siapa yang memberikan suaranya pada saat Musda Golkar periode lalu sehingga dia bisa menjadi Ketua DPD,” pungkas Alifia menutup kritikan kerasnya.

Turbulensi politik di tubuh DPD Golkar Kota Bekasi diprediksi masih akan terus bergulir seiring dengan memanasnya suhu konstelasi daerah menjelang agenda-agenda politik krusial ke depan.

​Bagikan pendapat Anda di kolom komentar terkait dinamika internal ini dan baca terus kabar politik terkini lainnya di portal kami. Pastikan Anda juga mengikuti Saluran WhatsApp RakyatBekasi melalui tautan berikut: [Follow WhatsApp Channel RakyatBekasi di sini] agar tidak tertinggal informasi update seputar layanan publik dan pemerintahan di Kota maupun Kabupaten Bekasi!


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bayang-Bayang “Serigala dan Domba” di Musda Golkar Kota Bekasi: Ranny Fahd Disarankan Mundur Demi Marwah
Kantongi Restu DPP dan 13 Suara Kunci, Ranny Fahd A Rafiq Mantap Menangkan Musda Golkar Kota Bekasi
Sah! Nawal Husni Pimpin PPP Kota Bekasi, Bidik 5 Kursi DPRD Lewat Kekuatan Akar Rumput
Efek Kasus KPK Sang Suami, Kans Ranny Fahd Arafiq di Musda Golkar Kota Bekasi Kian Meredup
Tanda Tangan Dicatut Oknum! Senior Golkar Medansatria Bantah Keras Isu Penolakan Plt Ketua PK
Lepas dari PPP, Gus Shol Dapat ‘Karpet Merah’ Pimpin Golkar Kota Bekasi?
Jokowi Safari Politik ke Bekasi, Hasto Lontarkan Sindiran Keras: PDIP Pilih Politik Kemanusiaan!
Prabowo Tunjuk Komjen Suyudi Jadi Calon Kapolri Baru, PDIP Tuntut Reformasi Total Bukan Wacana
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:44 WIB

Bayang-Bayang “Serigala dan Domba” di Musda Golkar Kota Bekasi: Ranny Fahd Disarankan Mundur Demi Marwah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Kantongi Restu DPP dan 13 Suara Kunci, Ranny Fahd A Rafiq Mantap Menangkan Musda Golkar Kota Bekasi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:33 WIB

Sah! Nawal Husni Pimpin PPP Kota Bekasi, Bidik 5 Kursi DPRD Lewat Kekuatan Akar Rumput

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Efek Kasus KPK Sang Suami, Kans Ranny Fahd Arafiq di Musda Golkar Kota Bekasi Kian Meredup

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Tanda Tangan Dicatut Oknum! Senior Golkar Medansatria Bantah Keras Isu Penolakan Plt Ketua PK

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x