Poin Utama:
- Sebanyak 444 Jemaah Haji Kloter 1 asal Kota Bekasi telah tiba dengan selamat melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Selasa (02/06/2026) dini hari.
- Seluruh jemaah dipusatkan di Embarkasi Asrama Haji Jakarta Bekasi, Kelurahan Marga Mulya, Bekasi Selatan untuk menerima 5 liter air Zam-zam sebelum kembali ke rumah.
- Dinas Kesehatan jajaran Pemkot Bekasi akan memantau kondisi kesehatan para jemaah selama 20 hari pasca-kepulangan.
- Musim haji tahun ini memberangkatkan total 4.382 jemaah dari Kota Bekasi yang terbagi ke dalam 12 kloter keberangkatan.
Sebanyak 444 jemaah haji Kloter Pertama asal Kota Bekasi akhirnya menjejakkan kaki dengan selamat di Tanah Air pada Selasa (02/06/2026) dini hari melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Kedatangan rombongan ini menandai dimulainya fase pemulangan ribuan tamu Allah pasca-pelaksanaan rangkaian rukun Islam kelima.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Seusai mendarat, rombongan langsung diarahkan menuju Embarkasi Asrama Haji Jakarta Bekasi di Jalan Kemakmuran, Kelurahan Marga Mulya, sebelum diserahkan kembali kepada keluarga masing-masing.
Bagaimana Kondisi Kloter Pertama Jemaah Haji Kota Bekasi Saat Tiba?
Seluruh rombongan Kloter 1 yang terdiri dari 444 orang beserta petugas pendamping tiba di Embarkasi Asrama Haji Jakarta Bekasi sejak pagi buta dengan mayoritas dalam kondisi sehat walafiat.
Meski demikian, pihak kementerian memastikan kelancaran administrasi dan pengecekan medis dasar, mengingat terdapat satu jemaah yang memerlukan observasi kesehatan lebih lanjut usai perjalanan panjang dari Arab Saudi.
”Para jemaah sudah berpulang. Dengan dari total jemaah haji berserta pendamping, berjumlah 444 jemaah dan 1 jemaah dilaporkan sakit dan masih menjalani pengobatan,” kata Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Kota Bekasi Rian Fauzi kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com melalui pesan singkat, Selasa (02/06/2026).
Apa Saja Prosedur dan Fasilitas Pasca-Kepulangan Jemaah?
Rian memastikan seluruh hak jemaah terpenuhi setibanya di embarkasi, termasuk pendistribusian air suci secara tertib.
Fasilitas ini sudah disiapkan oleh panitia sebelum para jemaah beranjak meninggalkan area asrama.
”Selepas para jemaah haji pulang ke Tanah Suci, seluruh jemaah langsung diberikan pembagian Air Zam-zam di Embarkasi Asrama Haji sebanyak 5 liter per jemaah,” kata Rian.
Pasca-pembagian tersebut, barulah jemaah diperkenankan kembali ke wilayah tempat tinggal (RT/RW) mereka masing-masing di penjuru kota.
Guna mengantisipasi risiko penularan penyakit bawaan atau kelelahan akut, pengawasan fasilitas kesehatan daerah akan terus berjalan secara proaktif.
”Kemudian, setelah jemaah pulang ke kediamannya, nantinya selama 20 hari kedepan jemaah akan dilakukan pantauan oleh Dinas Kesehatan, apabila ada jemaah haji yang mengeluhkan kesehatannya, pasca kepulangan agar segera memeriksakan diri ke puskesmas setempat,” tuturnya.
Kapan Jadwal Kepulangan Kloter Haji Kota Bekasi Berikutnya?
Arus pemulangan jemaah haji Kota Bekasi akan berlanjut secara bergelombang sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh kementerian.
Kloter terdekat dijadwalkan merapat pada akhir pekan pertama di bulan Juni. Berikut adalah rincian data kepulangan dan statistik jemaah haji Kota Bekasi 2026:
- Jadwal Kloter Selanjutnya: Kloter 5 dijadwalkan tiba pada Minggu, 7 Juni 2026.
- Total Jemaah: 4.382 jemaah asal Kota Bekasi.
- Pembagian Rombongan: Terdiri dari 12 kloter (9 kloter utuh asal Kota Bekasi dan 3 kloter gabungan).
- Rincian Nomor Kloter: Kloter 1, 5, 8, 11, serta kloter gabungan 13, 15, 17, 19, 22, 24, dan 25.
- Rentang Usia Jemaah: Termuda berusia 17 tahun dan tertua mencapai 94 tahun.
Sebagai informasi tambahan, selama momentum operasional haji tahun ini, Embarkasi Asrama Haji Jakarta Bekasi melayani kepulangan sebanyak 28 Kloter.
Sementara itu, Embarkasi Haji Kertajati di Indramayu menerima 40 kloter, menampung jemaah dari 27 Kota dan Kabupaten di lingkup Provinsi Jawa Barat.
Pemulangan kloter pertama ini menjadi momentum haru sekaligus krusial bagi warga Kota Bekasi yang telah menanti kepulangan kerabat mereka.
Kolaborasi aktif dari petugas puskesmas dan Dinas Kesehatan di lingkup Pemkot Bekasi diharapkan mampu menjaga status kesehatan para lansia secara optimal di masa transisi iklim ini.
Bagaimana suasana dan pengalaman kerabat Anda saat menyambut kedatangan jemaah haji tahun ini? Bagikan cerita Anda di kolom komentar, dan ikuti terus pantauan jadwal kloter selanjutnya hanya di RakyatBekasi.Com!







