Soal Larangan Jual Rokok Eceran, Pj Gani Ajak Masyarakat Aktif Berpartisipasi

- Jurnalis

Selasa, 6 Agustus 2024 - 10:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi rokok bercukai.

ilustrasi rokok bercukai.

KOTA BEKASI – Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhamad meminta kepada masyarakat untuk turut aktif melakukan pemantauan terhadap penjualan rokok secara eceran per batang.

Adapun hal itu dipinta PJ Gani, menyusul telah ditekennya aturan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Peraturan Pemerintah (PP) nomor 28 tahun 2024.

PP nomor 28 tahun 2024 itu melarang penjualan rokok secara eceran per batang. Sekaligus, aturan itu juga mengharuskan pedagang rokok tidak menjual di kawasan sekolah atau ramah anak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami pasti akan patuh dan taat dengan kebijakan dari Pemerintah Pusat, kita bangun komunikasi dengan masyarakat, karena kontroling dari penjualan rokok eceran ini tentu bukan hal yang mudah, ini perlu pemahaman dan kerjasama semua pihak,” ucap Pj Gani saat dikonfirmasi, RakyatBekasi.com melalui keterangannya, Selasa (06/08/2024).

Menurut PJ Gani, kebijakan yang diambil oleh Pemerintah Pusat tentunya turut membangun anak Indonesia agar lebih baik ke depan, untuk tidak terpengaruh atupun kecanduan terhadap rokok.

“Intinya pemerintah itu ingin membangun anak Indonesia yang lebih baik ke depan, tidak terpengaruh oleh kecanduan rokok. Karena kalau sudah kecanduan rokok, belum punya penghasilan itu menjadi tambah beban bagi orang tuanya,” paparnya

PP No 28 tahun 2024 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang No 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan itu diberlakukan pada saat tanggal diundangkan, yaitu 26 Juli 2024.

Pasal 434 ayat 1 memuat aturan menyangkut penjualan rokok konvensional maupun rokok elektronik. Salah satunya adalah rokok tidak boleh dijual secara eceran atau ketengan.

Berikut bunyi pasal 434 ayat 1 poin (a) hingga (c) PP nomor 28 tahun 2024:

  1. Setiap orang dilarang menjual produk tembakau dan rokok elektronik:
    • (a) menggunakan mesin layan diri;
    • (b) kepada setiap orang di bawah usia 21 (dua puluh satu) tahun dan perempuan hamil;
    • (c) secara eceran satuan per batang, kecuali bagi produk tembakau berupa cerutu dan rokok elektronik;

Pada poin berikutnya, tertulis bahwa rokok konvensional maupun elektronik juga tidak boleh dijual di area pintu masuk atau keluar, serta dekat dengan kawasan sekolah dan taman bermain anak:

    • (d) dengan menempatkan produk tembakau dan rokok elektronik pada area sekitar pintu masuk dan keluar atau pada tempat yang sering dilalui;
    • (e) dalam radius 200 (dua ratus) meter dari satuan pendidikan dan tempat bermain anak;

Selanjutnya pada poin (f) dijelaskan warga dilarang menjual rokok menggunakan situs web atau aplikasi elektronik komersial serta media sosial, kecuali jika terdapat verifikasi umur.

“Ketentuan larangan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf (f) bagi jasa situs web atau aplikasi elektronik komersial dikecualikan jika terdapat verifikasi umur,” demikian tertulis pada pasal 434 ayat 2.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Loker Palsu di Bekasi Kembali Beroperasi, GMNI Semprot Disnaker dan Sebut Komitmen KDM Hanya Konten Belaka
Tersisa 3 Bidang Tanah, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Pastikan Konstruksi FO Bulak Kapal Mulai Awal November
Hari Kedua Larangan Parkir Pemkot Bekasi: Petugas Dishub Gembosi Ban Mobil ASN
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Kantongi Rp1,75 Miliar Lewat Lelang Digital SI-BALAI KEREN, Ini Rincian Proyeknya
Target Tuntas Akhir Oktober, Ganti Rugi Lahan Fly Over Bulak Kapal Bekasi Timur Mulai Dibayar
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Instruksikan 21 Ribu ASN Turun Tangan Jadi Agen Aktivasi IKD
Baru 17 Ribu dari Target 800 Ribu KK, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Desak Camat dan Lurah Kebut Pendataan Perlinsos Digital
Ajang Bekasi City Fashion Movement 2026 Cetak Perputaran Ekonomi Rp334,9 Juta dalam 3 Hari
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:57 WIB

Loker Palsu di Bekasi Kembali Beroperasi, GMNI Semprot Disnaker dan Sebut Komitmen KDM Hanya Konten Belaka

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:46 WIB

Tersisa 3 Bidang Tanah, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Pastikan Konstruksi FO Bulak Kapal Mulai Awal November

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Hari Kedua Larangan Parkir Pemkot Bekasi: Petugas Dishub Gembosi Ban Mobil ASN

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Kantongi Rp1,75 Miliar Lewat Lelang Digital SI-BALAI KEREN, Ini Rincian Proyeknya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:57 WIB

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Instruksikan 21 Ribu ASN Turun Tangan Jadi Agen Aktivasi IKD

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x