TEPIS ISU MIRING! Suami Kades Lambangsari Sebut Video Viral di Lift Trik Politik Kotor Jelang Pilkades

- Jurnalis

Jumat, 4 September 2026 - 12:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Desa Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Pipit Haryanti (kanan) didampingi sang suami, Muhammad Arief (kiri), saat memberikan klarifikasi resmi kepada awak media pada Kamis (03/09/2026).

Kepala Desa Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Pipit Haryanti (kanan) didampingi sang suami, Muhammad Arief (kiri), saat memberikan klarifikasi resmi kepada awak media pada Kamis (03/09/2026).

  • ​Muhammad Arief, suami Kepala Desa Lambangsari Pipit Haryanti, membantah tegas adanya narasi perselingkuhan dalam video amatir berdurasi 11 detik.
  • ​Pihak keluarga menilai penyebaran rekaman tersebut merupakan tindakan keji dan bermuatan politik kotor jelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak.
  • ​Arief memastikan dirinya selalu mengetahui seluruh aktivitas sang istri sehingga insiden ini tidak memengaruhi keharmonisan rumah tangga mereka.
  • ​Dukungan penuh tetap diberikan kepada Pipit Haryanti untuk kembali maju bertarung di Pilkades wilayah Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

​Beredarnya video berdurasi 11 detik yang menuding Kepala Desa Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Pipit Haryanti bermesraan dengan politisi bernama Tigor Doris Sitorus, S.E. di dalam lift akhirnya ditanggapi pihak keluarga.

Muhammad Arief selaku suami sang Kades secara lugas membantah narasi miring tersebut dan menyebutnya sebagai bagian dari dinamika kampanye hitam menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades).

​Klarifikasi Suami Kades Lambangsari Pipit Haryanti Jelang Pilkades Kabupaten Bekasi

​Bagaimana Respons Suami Kades Lambangsari Terkait Video Viral di Lift?

​Muhammad Arief memberikan klarifikasi langsung didampingi istrinya pada Kamis (3/9/2026) guna meluruskan bola liar yang kadung menggelinding di masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia membantah keras bahwa rekaman video tersebut mengandung unsur asusila sebagaimana dinarasikan secara keliru oleh sejumlah akun media sosial.

​”Dengan adanya video yang beredar di media sosial, video tersebut tidak seperti yang disangkakan dan tidak dalam konotasi negatif,” tegas Muhammad Arief kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di Desa Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Kamis (03/09/2026).

​Arief menegaskan bahwa penyebaran video tersebut menjadi sebuah persoalan besar lantaran dilakukan tanpa adanya proses konfirmasi silang kepada pihak yang bersangkutan, sehingga menimbulkan fitnah.

​”Saya sebagai suami mengetahui semua kegiatan istri saya. Setiap langkahnya saya tahu,” tambahnya.

​Mengapa Penyebaran Video Tersebut Dinilai Sebagai Trik Politik Kotor?

​Di sisi lain, Arief menduga kuat bahwa motif di balik beredarnya video lawas tersebut tidak terlepas dari tingginya tensi politik di tingkat akar rumput.

Mengingat, pesta demokrasi Pilkades di wilayah hukum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi akan segera diselenggarakan dalam hitungan minggu.

​Kepala Desa Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Pipit Haryanti (kanan) didampingi sang suami, Muhammad Arief (kiri), saat memberikan klarifikasi resmi kepada awak media pada Kamis (03/09/2026).

​”Ini sebuah tindakan yang sangat keji. Karena tanpa terkonfirmasi kepada saya lalu dibuat narasi yang pada akhirnya disalahtafsirkan,” bebernya.

​Menurutnya, serangan pembunuhan karakter ini sengaja dilancarkan oleh oknum tak bertanggung jawab murni untuk menjatuhkan kredibilitas petahana jelang pemilihan.

​”Tindakan ini juga berbarengan dengan politik Pilkades hari ini,” jelas Arief.

​Beredarnya narasi liar tersebut dipastikan tidak sedikit pun menggoyahkan kepercayaan dan keharmonisan rumah tangganya bersama Pipit.

​”Saya akan selalu menjaga istri saya di mana pun berada, salah satunya dari penyebaran video yang tidak beradab,” ungkap Arief.

​Apakah Kasus Ini Memengaruhi Langkah Pipit Haryanti di Pilkades Mendatang?

​Dalam kesempatan yang sama, Arief menjamin bahwa serangan mental dan politik ini tidak akan menyurutkan niat mulia istrinya untuk kembali mengabdi kepada masyarakat Tambun Selatan.

Ia meminta seluruh elemen warga untuk menjaga agar persaingan politik tetap berjalan objektif.

​”Saya meminta pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab tidak menjadikan persoalan picisan ini ke dalam politik di Desa Lambangsari,” tegas Arief.

​Ia juga menjanjikan perlawanan yang elegan dengan tetap mendorong langkah istrinya, sembari mempertimbangkan langkah hukum yang tegas terhadap pihak-pihak yang menyebarluaskan video berserta narasi palsu tersebut.

​”Saya terus mendukung istri saya untuk maju sebagai calon kepala desa hingga terpilih kembali dan membangun desa yang kita cintai ini,” tambahnya.

​Skandal penyebaran video tak berdasar menjelang pesta demokrasi ini patut menjadi pembelajaran bagi masyarakat agar tidak mudah terhasut oleh kampanye hitam (black campaign).

Jangan lewatkan informasi terkini seputar dinamika Pilkades dan berita krusial lainnya di wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi.

Silakan bagikan artikel ini, sampaikan pandangan Anda di kolom komentar, dan ikuti langsung Saluran WhatsApp RakyatBekasi [Follow WhatsApp Channel RakyatBekasi di sini] agar selalu update dengan berita paling tajam dan terpercaya!


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Abai Tertibkan Prostitusi Panti Pijat ‘Be Glow’, 190 Personel Satpol PP Kota Bekasi Malah Touring ke Bogor
Pria Diduga Anggota BNPT Terjun dan Tenggelam di Kalimalang Bekasi, Tim SAR Sisir Arus Deras
Wali Kota Bekasi Rombak Total Penataan PKL Alun-alun M. Hasibuan, Lapak Jadi Satu Jalur dan 150 Gerobak Diseragamkan
Wisata Air Kalimalang Kota Bekasi Capai 85 Persen, Dedi Mulyadi Dijadwalkan Gunting Pita 10 November 2026
Siap Beroperasi, JPO Stasiun Bekasi Tinggal Tunggu Mesin Lift dan Bongkar Kaca Akses Stasiun
Dari Bekasi Tembus Inggris! Ikuti Pelatihan Digital Printing Bareng CALMA Indonesia, Cek Jadwal dan Cara Daftarnya
​Waspada Jebakan Mafia Lowongan Kerja Bodong Berbayar Berkedok Biaya Seragam dan Diklat!
Disnaker Kota Bekasi Tepis Isu Oknum “A” Jadi Beking Loker Bodong Berbayar di Jalan Cut Meutia
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Abai Tertibkan Prostitusi Panti Pijat ‘Be Glow’, 190 Personel Satpol PP Kota Bekasi Malah Touring ke Bogor

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Pria Diduga Anggota BNPT Terjun dan Tenggelam di Kalimalang Bekasi, Tim SAR Sisir Arus Deras

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Wali Kota Bekasi Rombak Total Penataan PKL Alun-alun M. Hasibuan, Lapak Jadi Satu Jalur dan 150 Gerobak Diseragamkan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Wisata Air Kalimalang Kota Bekasi Capai 85 Persen, Dedi Mulyadi Dijadwalkan Gunting Pita 10 November 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Dari Bekasi Tembus Inggris! Ikuti Pelatihan Digital Printing Bareng CALMA Indonesia, Cek Jadwal dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x