Antisipasi Demonstrasi Lanjutan Penolakan RUU Pilkada, Polrestro Bekasi Kota Sweeping Wilayah

- Jurnalis

Jumat, 23 Agustus 2024 - 12:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Massa berunjuk rasa di depan Gedung DPR, Jakarta, Kamis (22/8), menolak revisi UU Pilkada. Foto: Ricardo/JPNN

Massa berunjuk rasa di depan Gedung DPR, Jakarta, Kamis (22/8), menolak revisi UU Pilkada. Foto: Ricardo/JPNN

KOTA BEKASI – Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota meningkatkan giat patroli di wilayah dalam mengantisipasi terjadinya aksi demontrasi lanjutan di kewilayahan terhadap penolakan pengesahan RUU Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 dan menyatakan sikap dukungannya untuk mengawal putusan dari Mahkamah Konstitusi (MK).

Kabag OPS Polres Metro Bekasi Kota Kompol Agus Rohmat mengatakan, peningkatan patroli tersebut sebagai bentuk langkah antisipasi terjadi demonstrasi di tingkat skala kewilayahan.

“Dimana perihal hal itu, tetap kita antisipasi,” ucap dia saat dikonfirmasi, Jumat (23/08/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, dalam mengantisipasi terjadinya potensi demonstrasi susulan. Pihak kepolisian melakukan sweeping di beberapa wilayah, dalam melakukan pemantauan dan pengamanan.

“Demi mengantisipasi terjadinya aksi susulan, Kami melakukan sweeping dengan patroli di kewilayahan. Mudah-mudahan sudah tidak ada aksi lanjutan yang terjadi, Karena kemarin sudah ada penjelasan dari DPR akan mengikuti putusan MK terhadap RUU Pilkada,” pungkasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Bekasi berencana melakukan antisipasi dalam potensi aksi demontrasi terhadap penolakan pengesahan RUU Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Langkah tersebut, sebagai bentuk mitigasi. Meski, eskalasi aksi massa tersebut bersifat skala Nasional.

“Ya ini kan peristiwa yang sifatnya nasional, tentu kita juga diwilayah mengantisipasi hal hal seperti ini dengan membuat iklim yang kondusif kita monitor terus perkembangan dan ini wujud daripada demokrasi,” ucap Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhamad saat dikonfirmasi rakyatbekasi melalui keterangannya, Kamis (22/08/2024) malam.

Pj Gani menyebut setiap elemen masyarakat, tentunya diberikan waktu dan ruang untuk menyampaikan segala aspirasi yang nantinya hendak disampaikan.

Akan tetapi, menurutnya baik aspirasi yang disampaikan tetap menjaga kondusifitas dan kamtibmas wilayah agar tidak merugikan seluruh pihak.

“Silahkan menyampaikan pendapat, tetapi saya berharap dalam penyampaian pendapat tidak mengganggu kepentingan umum. Yang penting aspirasi dari mereka sudah mendapat atensi dan diperhatikan oleh pemerintah sehingga iklim tetap kondusif,” paparnya.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Bekasi Targetkan Sisa Temuan BPK Sejak 2003 Tuntas dalam 3,5 Tahun
Progres Capai 80 Persen, Wisata Air Kalimalang Rampung Akhir Agustus 2026
Kritik Tajam LAPENMI Bekasi: MBG Jalan, Kelas Masih Bocor?
Resmi Diumumkan! Ini Dia Daftar Tiga Besar Open Bidding Pemkot Bekasi
APBD Kota Bekasi 2027 Diproyeksi Turun jadi Rp6,5 Triliun, Ini Penyebabnya
Diduga Ada Pencemaran Limbah dari Hulu Bogor, Aliran Kali Bekasi Hitam Pekat
Normalisasi Kali Bekasi Berlanjut November 2026 untuk Cegah Banjir
Tumpukan Sampah di Terminal Bekasi Picu Bau Busuk, DLH Janji Angkut Hari Ini
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:39 WIB

Wali Kota Bekasi Targetkan Sisa Temuan BPK Sejak 2003 Tuntas dalam 3,5 Tahun

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:09 WIB

Progres Capai 80 Persen, Wisata Air Kalimalang Rampung Akhir Agustus 2026

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:06 WIB

Kritik Tajam LAPENMI Bekasi: MBG Jalan, Kelas Masih Bocor?

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:40 WIB

Resmi Diumumkan! Ini Dia Daftar Tiga Besar Open Bidding Pemkot Bekasi

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:16 WIB

APBD Kota Bekasi 2027 Diproyeksi Turun jadi Rp6,5 Triliun, Ini Penyebabnya

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x