Apa yang jadi Perhatian Uu Saeful Mikdar? Bakal Calon Wali Kota Bekasi yang Diusung Golkar dan Nasdem

- Jurnalis

Jumat, 6 September 2024 - 04:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bakal Calon Wali Kota Bekasi Uu Saeful Mikdar.

Bakal Calon Wali Kota Bekasi Uu Saeful Mikdar.

Sejumlah permasalahan yang menjadi perhatian Bakal Calon Wali Kota Bekasi Uu Saeful Mikdar, di antaranya persoalan Sumber Daya Manusia, pengangguran, toleransi hingga demokrasi di Kota Bekasi.

Pertama, Uu bakal fokus bagaimana meningkatkan SDM di Kota Bekasi agar mempunyai daya dengan daerah lain.

Kalau di perhatikan semua program dan semua kegiatan itu bermuara pada SDM.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau SDM nya unggul, mengelolanya juga akan baik,” kata Bakal Calon Wali Kota Bekasi yang diusung oleh Golkar dan Nasdem ini.

Lalu kedua, bila dilihat sekarang tingkat pengangguran di Kota Bekasi tinggi dibandingkan dengan daerah yang lain.

Kenapa tinggi, lanjut Uu, karena disebabkan arus urbanisasi yang sangat besar.

“Jadi paling utama saya akan meningkatkan kompetensi SDM masyarakat di Kota Bekasi. Baik kompetensi lulusan SLTA maupun perguruan tinggi. Kadang-kadang sekarang itu, suka tidak suka warga Kota Bekasi yang memiliki lulusan SMK itu kalah bersaing,” bebernya.

“Bukan berarti SDM warga di Kota Bekasi tidak memiliki kompetensi. Tetapi akan kita tingkatkan supaya SDM di Kota Bekasi bisa menjadi pemenang, di dalam semua pencarian kerja,” imbuhnya.

Mantan Kadisdik Kota Bekasi ini pun tak malu – malu mengungkapkan bahwa dirinya bakal melanjutkan program Wali Kota Bekasi sebelumnya yang menurutnya bagus.

Ia mengatakan akan mempertahankan program mantan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.

Karena menurutnya program Bang Pepen sapaan akrabnya, itu luar biasa. Jadi suka tidak suka program Bang Pepen itu masih bisa di pertahankan.

“Bukan untuk saya saja tetapi untuk semuanya dipertahankan. Karena Bang Pepen sebagai pemangku jabatan di Kota Bekasi waktu itu, saat ini harus bisa dipertahankan,” tukasnya.

“Kalau belum maju Kotanya ya akan kita tingkatkan dan lebih baik lagi. Posisinya, yang jelek-jelek jangan Apriori, kita akan coret konsep yang kurang baik,” tandasnya.

Terakhir, Uu berharap demokrasi di Kota Bekasi tetap terjaga, mengingat kini sudah ada tiga pasang Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi.

Tak lupa Uu mengingatkan bahwa Kota Bekasi adalah Miniatur Indonesia. Prestasi Kota Bekasi sudah luar biasa. Ini harus dipertahankan oleh seluruh pasangan calon untuk berkompetisi dengan arif dan bijaksana.

“Harmonisnya itu jangan sampai melakukan hal-hal yang kurang baik, terutama untuk membubarkan persatuan dan kesatuan. Jangan sampai terpecah belah dengan adanya kepentingan – kepentingan dari segelintir pasangan – pasangan calon,” ujarnya.

“Saya mengajak agar semua yang berkompetisi dengan memberikan edukasi kepada masyarakat Kota Bekasi. Ini adalah demokrasi di Kota Bekasi itu harus dengan ketentuan. Jangan sampai pertarungan Pilkada itu memporak-porandakan kerukunan dan harmonisasi masyarakat Kota Bekasi,” pungkasnya.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bursa Calon Wakil Bupati Bekasi Memanas: Tarik Ulur Koalisi PDIP, PPP, dan PBB, Sosok Waras Wasisto Jadi Sorotan!
Evaluasi 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Fraksi Gerindra DPRD Kota Bekasi Desak Anggaran Tepat Sasaran
Tak Sekadar Manuver Politik, Ketua DPC PPP Kota Bekasi Gus Nawal Salurkan Kursi Roda untuk Warga Bantargebang
Demokrasi Lokal Diuji Politik Uang dan Disinformasi, Bawaslu Rangkul Aktivis Cipayung hingga Pemkot Bekasi Perketat Pengawasan Pemilu
Bayang-Bayang “Serigala dan Domba” di Musda Golkar Kota Bekasi: Ranny Fahd Disarankan Mundur Demi Marwah
Kantongi Restu DPP dan 13 Suara Kunci, Ranny Fahd A Rafiq Mantap Menangkan Musda Golkar Kota Bekasi
Sah! Nawal Husni Pimpin PPP Kota Bekasi, Bidik 5 Kursi DPRD Lewat Kekuatan Akar Rumput
Efek Kasus KPK Sang Suami, Kans Ranny Fahd Arafiq di Musda Golkar Kota Bekasi Kian Meredup
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Bursa Calon Wakil Bupati Bekasi Memanas: Tarik Ulur Koalisi PDIP, PPP, dan PBB, Sosok Waras Wasisto Jadi Sorotan!

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Evaluasi 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Fraksi Gerindra DPRD Kota Bekasi Desak Anggaran Tepat Sasaran

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Tak Sekadar Manuver Politik, Ketua DPC PPP Kota Bekasi Gus Nawal Salurkan Kursi Roda untuk Warga Bantargebang

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:30 WIB

Demokrasi Lokal Diuji Politik Uang dan Disinformasi, Bawaslu Rangkul Aktivis Cipayung hingga Pemkot Bekasi Perketat Pengawasan Pemilu

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:44 WIB

Bayang-Bayang “Serigala dan Domba” di Musda Golkar Kota Bekasi: Ranny Fahd Disarankan Mundur Demi Marwah

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x