DBMSDA Kota Bekasi Segera Perbaiki Jalan Rusak yang Ditanami Pohon Pisang oleh Warga

- Jurnalis

Rabu, 2 Oktober 2024 - 11:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas sedang melakukan pengukuran panjang jalan yang rusak.

Petugas sedang melakukan pengukuran panjang jalan yang rusak.

Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi mengaku pihaknya sudah merespon keluhan warga lantaran minimnya perhatian pemerintah daerah yang tak kunjung melakukan perbaikan atas kondisi jalan yang rusak parah hingga tergenang air.

“Kami sudah menerjunkan Tim PHL dan UPTD Jatisampurna ke lokasi jalan yang rusak. Kami juga sedang upayakan penyelesaian secepatnya Bang,” ucap Kepala DBMSDA Kota Bekasi Aceng Solahudin kepada rakyatbekasi, Selasa (01/10/2024) malam.

Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas di lapangan, kata dia, jalan yang dikeluhkan oleh warga kondisinya rusak dan ada saluran yang belum terkoneksi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sudah ada pertemuan Kabid Bina Marga dan Sumber Daya Air yang menghasilkan kesepakatan (jalan dan saluran air) akan dikerjakan oleh Bidang BM,” tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah Warga Kelurahan Jatirangga, Kecamatan Jatisampurna melakukan aksi penanaman pohon pisang di Jalan Lurah Namat, Kranggan sebagai bentuk langkah protes, lantaran Pemerintah Daerah tak kunjung memperbaiki jalan yang kondisinya rusak parah dan tergenang air.

Ketua Karang Taruna Kelurahan Jatirangga, Indra Pujiyanto mengatakan, kejadian tersebut telah ramai-ramai terjadi pada bulan-bulan sekarang, Itu lokasinya di dua RW, RW 2 dan RW 3, Kelurahan Jatirangga.

“Banyak yang jatuh, seperti anak sekolah itu kalau jatuh udah pulang nggak jadi sekolah.Kalau genangan itu memang tidak kenal waktu, mau musim hujan musim terang tetap ada genangan,” ucap Indra Pujianto kepada awak media, Senin (30/09/2024).

“Karena memang posisi jalannya cekung dan tidak ada jalan air yang mengarah ke hilirnya, ke kali, jadi putus disitu jalan airnya,” tambahnya.

Menurut Indra, pihaknya juga sudah membicarakan perbaikan jalan tersebut ke pemangku wilayah RT setempat, dan juga sudah beberapa kali diajukan melalui Musrenbang, tetapi belum terealisasi hingga saat ini.

“Kita tidak tahu apakah anggarannya terlalu besar atau apa, kita tidak tahu. Saluran air di lingkungan warga rapih, hanya itu, terputus. Jadi saluran air hanya sebelah, di RW 2, di RW 3 sebelah kanan jalan tidak ada saluran air yang tergenang itu,” sambungnya.

Terlebih, kata dia kembali keberadaan genangan air di Jalan Lurah Namat diperkirakan sudah berlangsung sekitar lima tahun. Dengan, sudah lama hal itu dibiarkan, karena ketinggian genangan air semakin tinggi setelah keberadaan lahan yang semula merupakan resapan air diuruk oleh pemiliknya.

Sementara itu terpisah, Camat Jatisampurna Nata Wirya beralasan bahwa keberadaan genangan air di Jalan Lurah Namat tak kunjung surut, disebabkan karena ketiadaan sistem drainase. Tak hanya itu, Nata juga mengaku bahwa pihaknya sudah lebih dulu merespon persoalan tersebut sebelum jalan ditanam pohon pisang

“Sebetulnya sebelum warga bereaksi menanam pohon pisang, kita lebih dulu datang ke sini dan merespon keadaan jalan disini dengan DBMSDA,” ucap Nata seraya berkelit.

“Bisa dibilang ini jalan utama, karena tidak ada akses lain. Jadi meskipun tergenang, tetap setiap hari buat lewat,” kata dia.

Oleh sebab itu, pihaknya meminta kepada masyarakat untuk bersabar. Sebab Pemkot Bekasi tidak tinggal diam terhadap masalah tersebut.

“Kepada masyarakat harap bersabar. Kita tidak tinggal diam, kita berupaya mencari solusi permasalahan tersebut, Insya Allah tahun ini juga akan segera diperbaiki. Nanti perbaikannya satu paket. Saluran airnya diperbaiki, jalannya juga nanti ditinggiin, ini elevasinya bisa 10 sampai 15 sentimeter,” pungkasnya.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Seleksi Persipasi U-17: 220 Pemain Muda Berebut 25 Posisi Utama
Kejar Cashback 100% di Pakuwon Mall Bekasi, Begini Caranya!
Alfamidi Bagi 6 Ribu Telur Cegah Stunting Berlanjut di Kabupaten Bekasi
Peras Sopir Truk Jutaan Rupiah: 5 Oknum Petugas Dishub Kota Bekasi Resmi Dipecat!
Nakhodai Diskominfostandi, Eka Chorid Kebut Digitalisasi Kota Bekasi
Kasus Korupsi Perumda Tirta Bhagasasi Cacat Hukum? Ini Kata Direktur LBH Fraksi ’98
Dishub Kota Bekasi Bentuk Majelis Kode Etik, Lima Oknum Petugas Pelaku Pungli Jalani Pemeriksaan
Atensi Gubernur Jabar, Wali Kota Bekasi SatSet Nonaktifkan Oknum Dishub Pelaku Pungli
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:53 WIB

Seleksi Persipasi U-17: 220 Pemain Muda Berebut 25 Posisi Utama

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:11 WIB

Kejar Cashback 100% di Pakuwon Mall Bekasi, Begini Caranya!

Jumat, 31 Juli 2026 - 18:52 WIB

Alfamidi Bagi 6 Ribu Telur Cegah Stunting Berlanjut di Kabupaten Bekasi

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:46 WIB

Peras Sopir Truk Jutaan Rupiah: 5 Oknum Petugas Dishub Kota Bekasi Resmi Dipecat!

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:11 WIB

Nakhodai Diskominfostandi, Eka Chorid Kebut Digitalisasi Kota Bekasi

Berita Terbaru

Suasana rapat audiensi antara Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi, pihak Unity School, dan wali murid saat membedah kronologi dugaan kasus perundungan (bullying) di Ruang Rapat Komisi IV DPRD Kota Bekasi. (Foto: RakyatBekasi.com)

Parlementaria

DPRD Kota Bekasi Ancam Cabut Izin Unity School Imbas Kasus Bullying

Jumat, 31 Jul 2026 - 21:31 WIB

JEJAK DAKWAH ULAMA: Suasana lalu lintas dan aktivitas warga di sekitar ruas Jalan Alaydrus yang melintang dari kawasan Harmoni hingga Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat, pada Jumat (31/07/2026). Jalan protokol bersejarah ini diabadikan secara khusus untuk menghormati marga ulama Ba'alawi keturunan Nabi Muhammad SAW asal Hadhramaut, Yaman, yang berperan penting menyebarkan ajaran Islam Nusantara dengan penuh kedamaian sejak era Batavia. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan Alaydrus: Jejak Keturunan Nabi di Jakarta

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:05 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x