Sempat Dibanderol Rp815.000, Pemkot Bekasi Korting Biaya Medical Check Up untuk TKK jadi Rp394.125

- Jurnalis

Senin, 6 Januari 2025 - 15:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhamad.

Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhamad.

Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi, Raden Gani Muhamad, memperkirakan pelaksanaan Medical Check Up (MCU) terpusat yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa (06/01/2024) esok di Stadion Patriot Chandrabhaga bagi para Tenaga Kerja Kontrak (TKK) Pemkot Bekasi yang lolos seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) akan berjalan selama sepekan lamanya.

Cek kesehatan ini merupakan syarat wajib bagi TKK yang sudah lulus untuk melengkapi persyaratan selanjutnya.

“Ya, prakiraan pelaksanaan cek MCU tersebut berlangsung seminggu, karena kita banyak. Beda dengan daerah-daerah lain yang hanya 1.500 atau 3.000, kita ini hampir 8.000,” ucap Raden Gani saat ditemui RakyatBekasi.com selepas pelaksanaan Pidato Apel Perdana Tahun 2025 di Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Senin (06/01/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bekasi melaporkan bahwa Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah mengeluarkan hasil seleksi kompetensi penerimaan PPPK di lingkungan Pemkot Bekasi.

Hal itu diumumkan tepat pada malam pergantian tahun kemarin. Namun, belum seluruhnya terpublikasi. Jumlah TKK yang ikut seleksi PPPK terdapat sebanyak 8.160 pegawai, dengan rincian 6.920 pegawai teknis, 1.066 guru, dan 174 tenaga kesehatan.

Dalam kesiapan pelaksanaan MCU tersebut, Pemkot Bekasi telah menyiapkan beberapa langkah kesiapan.

“Alhamdulillah kita sudah persiapkan jauh-jauh hari, karena kita pahami dan sadari jumlah TKK di Kota Bekasi ini sangat banyak,” jelas Pj Gani.

“Jika tidak diatur, ini akan menimbulkan kegaduhan. Misalnya, jika semua TKK ke RSUD akan terjadi penumpukan, begitu juga dengan SKCK yang akan terjadi penumpukan,” tambahnya.

Atas dasar itu, pihaknya akan mengatur kegiatan tersebut di satu titik lokasi dan semua tindak lanjutnya akan diatur oleh pihak terkait seperti RSUD Chasbullah Abdul Madjid, BKPSDM, maupun pihak lainnya.

“Disitu akan diatur jadwalnya oleh BKPSDM. Per hari itu kurang lebih 800 orang. Kita tempuh, pokoknya sampai hari terakhir itu kita harus mengupload dan memastikan semuanya terpenuhi,” ulasnya.

Lebih lanjut, Kabiro Hukum Asal Kemendagri menyatakan bahwa pelaksanaan MCU bagi PPPK yang lolos seleksi telah mengurangi anggaran menjadi Rp 394.125 untuk pelaksanaan Medical Check Up.

“Harga cek kesehatan MCU bagi para PPPK lolos seleksi sudah kita sepakati. Dengan diskresi Wali Kota untuk menurunkan dari Rp800 ribu menjadi Rp394.125,” imbuhnya.

Sebelumnya, tes kesehatan atau Medical Check Up (MCU) tersebut didukung karena mahalnya biaya cek kesehatan di RSUD Kota Bekasi yang hampir mencapai Rp 800 ribu sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda).

Oleh karena itu, Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi, Raden Gani Muhamad, memberikan kemudahan kepada para TKK agar dilakukan cek kesehatan terpusat dengan biaya yang lebih terjangkau.

“Karena itu potongan persentase, saya bulatkan ke atas nanti ada kelebihan dari persentase, bulatkan ke bawah nanti ada pengurangan. Yang penting itu nanti dibayar secara cashless tidak uang tunai, langsung ditransfer ke Bank BJB,” tuturnya mengakhiri.

Dengan adanya pelaksanaan MCU yang terpusat ini, diharapkan proses seleksi administrasi PPPK dapat berjalan lancar dan semua persyaratan dapat terpenuhi tepat waktu.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penataan Pasar Baru Bekasi: Wali Kota Tri Adhianto Kaji Eskalator dan Awning Rooftop demi Kenyamanan
Perpustakaan Modern Bekasi Dirombak, Target Beroperasi 2027
753 RW di Kota Bekasi Belum Cairkan Dana Hibah Rp100 Juta
Realisasi Lingkar RW Beken Melonjak, 267 RW Sudah Nikmati Dana Rp100 Juta
Pemkot Bekasi Prioritaskan Pembangunan Pos Damkar Bekasi Timur pada 2027
Kemarau Landa Kota Bekasi, Perumda Tirta Patriot Jamin Air Tak Mati Total
Wali Kota Bekasi Resmi Ambil Alih Aset Perumda Tirta Bhagasasi, Layanan Air Bersih Siap Ditingkatkan
Debit Kali Bekasi Susut, Wali Kota Tri Adhianto Imbau Warga Hemat Air
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:28 WIB

Penataan Pasar Baru Bekasi: Wali Kota Tri Adhianto Kaji Eskalator dan Awning Rooftop demi Kenyamanan

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:07 WIB

Perpustakaan Modern Bekasi Dirombak, Target Beroperasi 2027

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:14 WIB

753 RW di Kota Bekasi Belum Cairkan Dana Hibah Rp100 Juta

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:19 WIB

Realisasi Lingkar RW Beken Melonjak, 267 RW Sudah Nikmati Dana Rp100 Juta

Senin, 20 Juli 2026 - 15:37 WIB

Kemarau Landa Kota Bekasi, Perumda Tirta Patriot Jamin Air Tak Mati Total

Berita Terbaru

ARSITEK NEGARA: Suasana hiruk-pikuk aktivitas masyarakat dan lalu lintas di sekitar Jalan R.P. Soeroso, kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Jalan protokol bersejarah ini diabadikan untuk menghormati Pahlawan Nasional Raden Panji Soeroso, Wakil Ketua BPUPKI sekaligus Gubernur Jawa Tengah pertama yang meletakkan fondasi tangguh birokrasi pada masa awal kemerdekaan Republik Indonesia. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan R.P. Soeroso: Sang Arsitek Kemerdekaan RI

Selasa, 21 Jul 2026 - 16:54 WIB

Sejumlah pekerja tengah menyelesaikan tahap konstruksi fisik proyek Gedung Perpustakaan Modern Kota Bekasi di Eks Gedung Dinas Kesehatan, Jalan Jenderal Sudirman, Selasa (21/07/2026). Bangunan ini tengah melalui tahap re-desain agar lebih modern dan inklusif.

Bekasi

Perpustakaan Modern Bekasi Dirombak, Target Beroperasi 2027

Selasa, 21 Jul 2026 - 14:07 WIB

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bekasi, Yudianto, saat memberikan keterangan terkait lonjakan realisasi pencairan dana hibah Program Lingkar RW Beken yang kini telah dinikmati oleh 267 RW di Kota Bekasi, Selasa (21/07/2026).

Bekasi

753 RW di Kota Bekasi Belum Cairkan Dana Hibah Rp100 Juta

Selasa, 21 Jul 2026 - 13:14 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x