Demi Efisiensi Pembelajaran, Disdik Kota Bekasi Proyeksikan Merger 50 SD

- Jurnalis

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah Kepala Sekolah dan Pengawas menghadiri sosialisasi merger yang digelar oleh Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Rabu (21/05/2025).

Sejumlah Kepala Sekolah dan Pengawas menghadiri sosialisasi merger yang digelar oleh Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Rabu (21/05/2025).

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi memproyeksikan usulan penggabungan atau merger sekolah untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Pengawas Sekolah tingkat wilayah Kecamatan.

Langkah ini, diambil sebagai bentuk efektivitas dan efisiensi pembelajaran dari sekolah yang siswanya kurang dari 500 siswa.

Sekretaris Disdik Kota Bekasi Warsim Suryana mengatakan, kurang lebih ada sebanyak 50 Sekolah SD dan 6 Pengawasan Sekolah yang diusulkan agar dilakukan merger melalui tahap awal dari sosialisasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kemarin kami mengundang beberapa pihak termasuk Kepala Sekolah SD terkait atas usulan yang kami gagaskan,” ucap dia saat dikonfirmasi RakyatBekasi.com, Kamis (22/05/2025).

Ia menjelaskan, proyeksi merger sekolah sendiri diusulkan. Sebagai, upaya agar dari satu sekolah yang berada di satu hamparan wilayah tidak terdapat banyak sekolah. Tetapi, lebih dioptimalkan secara kebutuhan

Contohnya, apabila ada SD yang siswanya tidak lebih dari 500 siswa. Maka, diusulkan untuk dilakukan merger.

Setelah itu, gedung sekolah sisa merger akan dijadikan aset Pemerintah Daerah dalam proyeksi usulan Gedung SMP Negeri baru yang dilihat secara kebutuhan di lapangan.

“Merger ini bukan karena siswanya engga ada, tapi karena di satu lokasi wilayah itu, Usia anak di Usia 5 sampai 12 Tahun itu sudah engga ada anak usia produktifnya disana,” sambungnya.

Kata dia, rata-rata proyeksi merger sekolah sendiri adalah sekolah SD Negeri berstatus di wilayah perumahan, dibandingkan perkampungan

“Salah satu pemicunya, turut berpengaruh dari sisi angka kelahiran secara faktor atau sekolah swasta nya yang lebih unggul, misal seperti agama atau lainnya,” tuturnya.

Warsim berujar, besar harapan proyeksi merger ini sebagai langkah optimalisasi kekurangan guru di Kota Bekasi. Sehingga, bagi Guru Prodi ataupun Staff Tata Usaha bisa dimaksimalkan.

“Kurang lebih kalau dari 56 usulan itu. Kalau dilihat efisensi paling jadi 28 sekolah SD yang berkurang. Karena ada yang dihapus, ada yang dimerger dan itu berproses nanti. Kita sosialisasikan dulu ini ke sekolah dan orang tua wali murid dan butuh waktu, nanti ada kesepakatan baru kita eksekusi hitungan perubahan nomenklatur nama sekolahnya menyesuaikan,” pungkasnya.


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sapu Bersih Birokrasi, Pemkot Bekasi Pecat Puluhan Pegawai: PPPK Terbanyak, Dishub Terseret Pungli!
Pembangunan JPO Stasiun Bekasi Kembali Molor, Kapan Selesai? DBMSDA Ungkap Kendalanya
Polemik Bazar UMKM Pemkot Bekasi: Kutipan Rp50 Ribu oleh Dekranasda Diduga Mengalir ke Rekening Pribadi
Gagal Total! Penertiban Parkir Liar di Jalan Ahmad Yani Cuma Isapan Jempol Kepala Dishub Kota Bekasi
Pastikan Dana Rp100 Juta Tepat Sasaran, Wali Kota Bekasi Bakal ‘Ngantor’ di RW Mulai 2027
UM Indonesia Gebrak PMB 2026 Lewat Atraksi Panjat Tebing, Tegaskan Transformasi Total dari Unisma Bekasi
Editorial: Menggugat Etika Kekuasaan dalam Seleksi Jabatan Sekda, Bolehkah Adik Ipar Memimpin Birokrasi?
Gedung Sekolah Tua Masih Jadi PR, Pemkot Bekasi Masukkan Rencana Renovasi Prioritas di 2027
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 10:50 WIB

Sapu Bersih Birokrasi, Pemkot Bekasi Pecat Puluhan Pegawai: PPPK Terbanyak, Dishub Terseret Pungli!

Senin, 21 September 2026 - 10:22 WIB

Pembangunan JPO Stasiun Bekasi Kembali Molor, Kapan Selesai? DBMSDA Ungkap Kendalanya

Senin, 21 September 2026 - 07:13 WIB

Polemik Bazar UMKM Pemkot Bekasi: Kutipan Rp50 Ribu oleh Dekranasda Diduga Mengalir ke Rekening Pribadi

Minggu, 20 September 2026 - 21:41 WIB

Gagal Total! Penertiban Parkir Liar di Jalan Ahmad Yani Cuma Isapan Jempol Kepala Dishub Kota Bekasi

Minggu, 20 September 2026 - 17:20 WIB

Pastikan Dana Rp100 Juta Tepat Sasaran, Wali Kota Bekasi Bakal ‘Ngantor’ di RW Mulai 2027

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x