MPLS 2025 Kota Bekasi Dimulai Besok: Disdik Tekankan Pendekatan Humanis

- Jurnalis

Minggu, 13 Juli 2025 - 12:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Siswa SMP.

Ilustrasi Siswa SMP.

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi memastikan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk tahun ajaran 2025/2026 akan dimulai serentak pada Senin, 14 Juli 2025.

Seluruh satuan pendidikan, mulai dari tingkat TK/PAUD, SD, hingga SMP, diimbau untuk menerapkan pendekatan yang humanis, edukatif, serta bebas dari segala bentuk perpeloncoan dan bullying.

Penegasan ini disampaikan seiring dengan dimulainya kebijakan uji coba jam masuk sekolah pada pukul 06.30 WIB di hari yang sama, sebuah perubahan signifikan yang menuntut adaptasi dari siswa, guru, dan orang tua.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Alexander Zulkarnain, menyatakan bahwa MPLS tahun ini harus menjadi momentum positif bagi siswa baru.

Tujuannya adalah untuk mengenalkan lingkungan sekolah secara menyeluruh sebelum kegiatan belajar mengajar (KBM) resmi dimulai pada pekan berikutnya.

“Fokus utama MPLS adalah pengenalan. Kami menginstruksikan agar setiap anak didik benar-benar dikenalkan dengan lingkungan sekolahnya secara komprehensif,” ujar Alexander kepada rakyatbekasi.com saat dikonfirmasi pada Sabtu (12/07/2025).

Fokus pada MPLS Humanis dan Edukatif

Alexander merinci bahwa pengenalan tersebut tidak hanya terbatas pada fisik bangunan sekolah, tetapi juga mencakup ekosistem pembelajaran yang akan dihadapi siswa.

“Pengenalan ini meliputi lingkungan fisik sekolah, budaya belajar, kurikulum yang akan digunakan, hingga sistem evaluasi. Kami ingin menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan aman sejak hari pertama,” jelasnya.

Disdik Kota Bekasi secara tegas melarang praktik perpeloncoan yang tidak relevan dengan pendidikan, seperti penggunaan atribut aneh atau tugas yang membebani siswa.

Hal ini sejalan dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) yang mengatur pelaksanaan MPLS secara nasional, yang mengedepankan kegiatan positif dan membangun karakter.

Seluruh tenaga pendidik diminta untuk proaktif dalam membimbing siswa baru, memastikan setiap kegiatan MPLS memberikan nilai edukatif dan membangun interaksi yang sehat antar siswa.

Uji Coba Jam Masuk Sekolah Pukul 06.30 WIB

Salah satu sorotan utama pada hari pertama sekolah di Kota Bekasi adalah penerapan kebijakan baru jam masuk sekolah pukul 06.30 WIB.

Kebijakan ini, yang tertuang dalam Surat Edaran NOMOR: 400.3/9430/DISDIK.Set, merupakan tindak lanjut dari arahan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Menyadari potensi tantangan adaptasi, Disdik Kota Bekasi akan memberikan kompensasi waktu bagi siswa yang mungkin terlambat pada hari-hari pertama.

“Untuk hari pertama MPLS besok, kami pastikan ada kelonggaran. Jika ada siswa yang terlambat karena penyesuaian jadwal baru ini, akan kami maklumi. Ini adalah masa transisi,” terang Alexander.

Uji coba kebijakan ini akan berlangsung selama satu pekan pertama. Selama periode tersebut, Disdik akan secara aktif mengumpulkan masukan dan respons dari masyarakat, khususnya para orang tua wali murid, untuk mengevaluasi efektivitasnya.

“Kami akan melakukan trial terlebih dahulu sesuai arahan. Masukan dari masyarakat sangat kami butuhkan untuk menentukan apakah kebijakan ini cocok dan dapat dilanjutkan. Jika responsnya kurang positif, kami siap untuk mengembalikan jam masuk sekolah ke pukul 07.00 WIB,” pungkasnya.

Imbauan untuk Orang Tua

Disdik Kota Bekasi juga mengimbau para orang tua untuk turut berperan aktif dalam mendukung adaptasi anak-anak mereka, baik dalam mengikuti kegiatan MPLS maupun dalam menyesuaikan diri dengan jadwal masuk sekolah yang lebih pagi.

Bagaimana pendapat Anda mengenai kebijakan baru jam masuk sekolah pukul 06.30 WIB di Kota Bekasi? Bagikan pandangan Anda di kolom komentar di bawah ini.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Groundbreaking PSEL Sumurbatu: Zulhas Hadir Atasi Darurat Sampah Bekasi
Normalisasi Kali Harun, Distaru Kota Bekasi Ratakan 40 Bangunan Liar
Akademisi UGM Kritik Cara Wali Kota Bekasi Tegur PKL: Pemimpin Harus Jadi Teladan, Bukan Adu Mulut
Terbukti Pungli Sopir Truk di Pos Poncol, Wali Kota Bekasi Usulkan Pemecatan 5 Petugas Dishub ke BKN
Buntut Sidak Wali Kota Bekasi, Satpol-PP Pertebal Pasukan Usir PKL Liar di Plaza Patriot!
Wali Kota Bekasi Copot Sementara 5 Pejabat Pemkot untuk Diperiksa Maraton
Buntut PKL Semrawut di Plaza Patriot, Wali Kota Bekasi Nonaktifkan 5 Pejabat Teras Pemkot!
Buntut Sidak Wali Kota Bekasi di Plaza Patriot, Satpol PP Akui Pengawasan Lemah dan Bakal Evaluasi Petugas
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:09 WIB

Groundbreaking PSEL Sumurbatu: Zulhas Hadir Atasi Darurat Sampah Bekasi

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:08 WIB

Normalisasi Kali Harun, Distaru Kota Bekasi Ratakan 40 Bangunan Liar

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:28 WIB

Akademisi UGM Kritik Cara Wali Kota Bekasi Tegur PKL: Pemimpin Harus Jadi Teladan, Bukan Adu Mulut

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:04 WIB

Terbukti Pungli Sopir Truk di Pos Poncol, Wali Kota Bekasi Usulkan Pemecatan 5 Petugas Dishub ke BKN

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:38 WIB

Buntut Sidak Wali Kota Bekasi, Satpol-PP Pertebal Pasukan Usir PKL Liar di Plaza Patriot!

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x