Buntut Sidak Wali Kota Bekasi di Plaza Patriot, Satpol PP Akui Pengawasan Lemah dan Bakal Evaluasi Petugas

- Jurnalis

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto (kanan, kemeja putih) memberikan teguran dan instruksi langsung kepada petugas Satpol PP Kota Bekasi saat menertibkan gerobak pedagang kaki lima (PKL) yang memasuki zona larangan berdagang di area Plaza Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Sabtu (22/08/2026) malam. Langkah tegas ini diambil demi menjaga kenyamanan masyarakat dalam memanfaatkan ruang publik dan fasilitas olahraga.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto (kanan, kemeja putih) memberikan teguran dan instruksi langsung kepada petugas Satpol PP Kota Bekasi saat menertibkan gerobak pedagang kaki lima (PKL) yang memasuki zona larangan berdagang di area Plaza Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Sabtu (22/08/2026) malam. Langkah tegas ini diambil demi menjaga kenyamanan masyarakat dalam memanfaatkan ruang publik dan fasilitas olahraga.

  • ​Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menertibkan PKL liar di area Plaza Patriot Chandrabhaga saat kegiatan Formaskot 2026 pada Sabtu (22/08/2026) malam.
  • ​Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bekasi mengakui adanya kelemahan pengawasan aset ruang publik milik Pemkot Bekasi.
  • ​Sebanyak 7 personel Satpol PP dan 4 anggota Linmas sebenarnya telah disiagakan di setiap titik ruang publik setiap harinya.
  • ​Sebagai sanksi tegas, petugas jaga yang dinilai tidak efektif menjaga sterilisasi kawasan akan segera dirotasi (rolling) ke tingkat kecamatan.

​Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bekasi segera melakukan evaluasi besar-besaran terhadap para petugas pengawas di kawasan Plaza Patriot Chandrabhaga (PCB).

Langkah tegas ini diambil sebagai buntut dari inspeksi mendadak (sidak) Wali Kota Bekasi Tri Adhianto yang menemukan masih maraknya pedagang kaki lima (PKL) membandel di area tersebut pada Sabtu (22/08/2026) malam.

Temuan ini menjadi bukti kuat bahwa sistem pengamanan aset fasilitas umum milik Pemkot Bekasi belum berjalan maksimal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Respons Tegas Satpol PP Kota Bekasi Usai Sidak Wali Kota Bekasi di Ruang Publik

​Kepala Satpol PP Kota Bekasi, Nesan Sujana, secara terbuka mengakui bahwa kinerja aparat di lapangan perlu dievaluasi total.

Hal ini krusial agar seluruh fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum) tetap steril dan berfungsi sesuai peruntukannya tanpa intervensi PKL liar.

​Mengapa Pengawasan PKL di Plaza Patriot Chandrabhaga Dinilai Lemah?

​Kelemahan sistem pengawasan yang berjalan di berbagai ruang publik terlihat jelas dari masih beroperasinya para PKL di zona larangan berdagang.

Padahal, Pemkot Bekasi telah menerjunkan belasan personel gabungan untuk menjaga sterilisasi kawasan setiap harinya.

​”Petugas yang ditempatkan di aset fasos dan fasum di lima titik, seperti Plaza Patriot Chandrabhaga, Hutan Kota, Alun-alun M. Hasibuan, dan Danau Duta sampai saat ini masih berjalan. Kami menugaskan sekitar tujuh personel per titik setiap hari, ditambah empat anggota linmas di masing-masing lokasi,” ujar Nesan Sujana kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Minggu (23/08/2026).

​Meskipun dijaga ketat secara kuantitas, realitas di lapangan menunjukkan masih banyak celah yang dimanfaatkan oleh oknum pedagang.

Satpol PP Kota Bekasi berjanji akan mengusut letak kelemahan di struktur pengamanan lapangan.

​”Kita juga mengetahui bahwa apa yang ditugaskan dari linmas masih lemah, buktinya masih ada pelanggaran yang terjadi. Begitu juga dengan Satpol PP. Ini yang akan kami evaluasi lebih lanjut, termasuk terhadap koordinator lapangan maupun petugas yang bertanggung jawab di lokasi,” tambahnya.

​Apa Saja Tugas Pokok dan Fungsi Satpol PP di Fasilitas Umum?

​Petugas di lapangan sebenarnya memiliki kewenangan penuh yang tidak sekadar mengamankan lokasi secara pasif.

Mereka memikul tanggung jawab krusial yang mencakup fungsi pengawasan serta penertiban secara menyeluruh terhadap segala bentuk pelanggaran ketertiban umum di Kota Bekasi.

​”Petugas harus mampu menjalankan tugas pokok dan fungsi yang ada, mulai dari pengawasan dan penertiban PKL, pengunjung yang merokok sembarangan, merusak taman, merusak aset daerah, hingga parkir liar yang mengganggu ketertiban kawasan,” jelas Nesan.

​Bagaimana Dampak dan Tindak Lanjut dari Temuan Wali Kota Bekasi?

​Menindaklanjuti temuan tersebut, Satpol PP Kota Bekasi akan menjatuhkan sanksi administratif berupa rotasi ke tingkat kecamatan bagi petugas yang kinerjanya terbukti tidak efektif.

Sementara itu, petugas dengan rekam jejak kedisiplinan yang baik akan diprioritaskan menjaga titik-titik strategis.

​”Besok akan kami lakukan evaluasi. Kemungkinan petugas yang tidak efektif akan kami rolling ke kecamatan, sedangkan yang memiliki potensi dan kinerja baik akan kami tempatkan di lokasi tersebut. Namun bukan hanya di-rolling, mereka juga akan diberikan pembinaan agar memiliki perubahan pola pikir, disiplin, dan tanggung jawab yang lebih baik,” pungkasnya.

​Sebagai informasi tambahan, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto sebelumnya turun langsung menertibkan PKL yang menyerobot area Plaza Patriot Chandrabhaga saat menghadiri agenda Formaskot 2026.

Pemerintah Kota Bekasi menegaskan bahwa tidak ada larangan bagi warga untuk mencari nafkah, asalkan kegiatan ekonomi tersebut berada di zona resmi yang telah ditetapkan.

Hal ini mutlak diterapkan agar fungsi ruang publik sebagai sarana olahraga, interaksi warga, dan rekreasi tidak beralih fungsi menjadi pasar dadakan.

Bagaimana tanggapan Anda mengenai kinerja pengawasan ruang publik di Kota Bekasi saat ini?

Tinggalkan pendapat Anda di kolom komentar! Jangan lupa bagikan artikel ini dan ikuti terus informasi tajam serta terpercaya melalui Saluran WhatsApp RakyatBekasi di [follow WhatsApp Channel RakyatBekasi] agar Anda selalu update dengan dinamika terkini!


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Darurat Ekologi! 10 Alasan Kritis TPST Bantargebang Harus Segera Ditutup Sebelum 2026 Berakhir
Soroti Fenomena Penistaan Agama, Kajian Tematik SEPAGETI Bekasi Kupas Tuntas Sanksi Pelaku
MI Nurul Huda Setu Sabet Juara di LT-2 Pramuka Kabupaten Bekasi
Aksi Zenza TekSas ‘Manusia Kalender’ Hebohkan CFD Kamala Lagoon
Kawasan GOR Terpadu Bekasi Makin Modern, Transparansi Anggaran Bollard Hidrolik Tuai Sorotan
Atasi Macet Stasiun Bekasi, Pemkot Siapkan Underpass Bulan-Bulan Sepanjang 400 Meter
Tegas! Wali Kota Bekasi Tertibkan PKL Plaza Patriot Candrabhaga
Dana Hibah RW Bekasi Keren Cair, RW 03 Perwira Fokus Lengkapi Fasilitas Lingkungan dan Ibadah
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:03 WIB

Buntut Sidak Wali Kota Bekasi di Plaza Patriot, Satpol PP Akui Pengawasan Lemah dan Bakal Evaluasi Petugas

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:14 WIB

Darurat Ekologi! 10 Alasan Kritis TPST Bantargebang Harus Segera Ditutup Sebelum 2026 Berakhir

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:55 WIB

Soroti Fenomena Penistaan Agama, Kajian Tematik SEPAGETI Bekasi Kupas Tuntas Sanksi Pelaku

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:30 WIB

MI Nurul Huda Setu Sabet Juara di LT-2 Pramuka Kabupaten Bekasi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:24 WIB

Kawasan GOR Terpadu Bekasi Makin Modern, Transparansi Anggaran Bollard Hidrolik Tuai Sorotan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x